Muhiddin Palennari
State University Of Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRENGTHENING INCLUSIVE BIOLOGY-ORIENTED IPAS LEARNING THROUGH DIFFERENTIATION, ASSESSMENT, COLLABORATION, AND SUPPORT: A QUALITATIVE STUDY Sri Wahyuni; Ernawati Ernawati; Aynun Atira; Muhiddin Palennari; Abd Muis
Jurnal Dedikasi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/dedikasi.v10i2.7816

Abstract

Inclusive education in elementary schools requires more than admitting students with special needs into regular classrooms; it must be supported by adaptive learning, fair assessment, collaboration, and sustainable services. In biology-oriented IPAS learning, these needs are crucial because science learning involves observation, simple practical activities, concrete media, communication, and active participation. This study aimed to analyze the need to strengthen inclusive education in biology-oriented IPAS learning, focusing on differentiation, teacher–special assistant teacher–parent collaboration, inclusive assessment, and learning support. A descriptive qualitative approach was used through observation, semi-structured interviews, and documentation at UPT SPF SDN Mongisidi 1 Makassar. The main informant was a teacher/special assistant teacher involved in supporting students with special needs. Data were analyzed through reduction, thematic coding, presentation, and conclusion drawing, with trustworthiness strengthened through technique and source triangulation. The findings show that the school has implemented inclusive practices through regular classroom placement, special assistant teacher support, an inclusion room, modified indicators, simple IPAS activities, differentiated assessment, parent communication, and general learning technologies. However, further strengthening is needed in adaptive IPAS modules, individual rubrics, behavior-management procedures, accessibility, assistive technology, psychologist collaboration, and sustainable financing for special assistant teachers.
Pelatihan Pemanfaatan Gemini AI Dalam Pembelajaran Bagi Guru SMP Di Kabupaten Takalar: Evaluasi Kepuasan Peserta Dan Arah Keberlanjutan Program Muhiddin Palennari; Jendri Mamangkey; Oriny Tri Ananda; Arifah Novia Arifin; Saparuddin Saparuddin; Lyra Ananda Awaliah; Muhammad Tasnim Mubarak
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/4t9dan18

Abstract

Perkembangan generative artificial intelligence (GenAI) membuka peluang bagi guru untuk mendukung pengembangan bahan ajar dan instrumen evaluasi. Namun, pemanfaatannya memerlukan keterampilan praktis serta pemahaman mengenai validasi informasi dan etika penggunaan AI. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan memberikan pelatihan pemanfaatan Gemini AI dalam pembelajaran bagi guru SMP di Kabupaten Takalar serta mengevaluasi kepuasan peserta dan kebutuhan pengembangan program. Kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, penguatan konsep, diskusi etika dan validasi informasi, praktik prompt engineering, pengembangan bahan ajar dan instrumen evaluasi, serta pendampingan. Evaluasi dilakukan menggunakan angket kepuasan dan pertanyaan terbuka mengenai saran peserta. Hasil menunjukkan respons positif pada seluruh indikator yang dinilai. Sebanyak 26 respons diperoleh pada sebagian besar indikator dan 25 respons pada indikator keterpahaman materi dan praktik, dengan seluruh respons berada pada kategori positif. Peserta mengapresiasi manfaat dan wawasan yang diperoleh serta mengharapkan durasi pelatihan yang lebih panjang, pendalaman prompt engineering dan fitur Gemini AI, serta pendampingan praktik yang lebih intensif. Pelatihan berbasis praktik menunjukkan penerimaan yang sangat baik dan perlu dilanjutkan melalui program pengembangan profesional yang berkelanjutan