Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah Cair Industri Tahu Sebagai Pupuk Organik Cair (POC) Guna Mendukung Program Lorong Garden (Longgar) Kota Makassar Sitti Saenab; Mimien Henie Irawati Al Muhdar; Fatchur Rohman; Arifah Novia Arifin
Prosiding Seminar Biologi Vol 4 No 1 (2018): Prosiding Seminar Nasional Megabiodiversitas Indonesia
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/psb.v4i1.5935

Abstract

The purpose of this research is to know how the utilization of liquid waste of tofu as liquid organic fertilizer to support Makassar city government program. This research is descriptive research which describes the utilization of liquid waste of tofu as liquid organic fertilizer which studied through literature study and direct observation. From the results of field observations and literature studies in the know that the Karang Anyar village has the potential for the development of liquid fertilizer derived from the tofu industry liquid waste. Utilization of liquid fertilizer generated also has great potential in supporting the government program to realize the lorong garden into the center of organic crops because liquid fertilizer that has been produced can be applied to the organic plant in the lorong garden of the new urban village.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Analisis Peserta Didik pada Materi Tata Surya Kelas VIIB SMP PGRI 9 Maos Sri Karyani; Arifah Novia Arifin; Arniati Rasyid
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 2, No 2 Okt (2021)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah dengan penerapan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan kemampuan analisis peserta didik kelas VIIB SMP PGRI 9 Maos tahun ajaran 2020/ 2021 pada materi Tata Surya. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIIB SMP PGRI 9 Maos tahun ajaran 2020/ 2021 yang terdiri dari 12 peserta didik. Pelaksanaan penelitian tindakan kelas berhasil, hal ini dapat dilihat dari siklus I dengan kriteria penilaian kemampuan analisis peserta didik adalah baik. Dan pada siklus II penilaian kemampuan analisis peserta didik meningkat menjadi kategori sangat baik. Dengan demikian, penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan kemampuan analisis peserta didik pada materi Tata Surya.Kata Kunci : Penelitian Tindakan Kelas, Problem Based Learning (PBL), Kemampuan analisis
Peningkatan Keterampilan Berkomunikasi Peserta Didik Kelas 7 UPTD SMPN 1 Barru Melalui Model Problem Based Learning Faisal Can Putra; Arifah Novia Arifin; Arniati Rasyid
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 2, No 1 Apr (2021)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan tentang peningkatan keterampilan berkomunikasi peserta didik kelas 7 di UPTD SMPN 1 Barru pada pelajaran IPA melalui model pembelajaran Problem Based Learning. Metode penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus. Data penelitian dikumpulkan menggunakan instrumen lembar observasi dan tes keterampilan komunikasi kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil observasi keterampilan komunikasi siklus 1 sebesar 59,37% meningkat menjadi 70,50% pada siklus 2. Sedangkan hasil tes keterampilan komunikasi memperoleh nilai ketuntasan klasikal 26,67% pada siklus 1 meningkat menjadi 93,33% pada siklus 2. Sehingga peneliti berkesimpulan bahwa model Problem Based Learning (PBL) mampu meningkatkan keterampilan berkomunikasi peserta didik.Kata Kunci : Keterampilan Berkomunikasi, Problem Based Learning.
Profil Kemampuan Literasi Sains Peserta Didik di SMA Negeri Kabupaten Pinrang Muhiddin Palennari; Andi Nur Safitri; Arifah Novia Arifin
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 10, No 1 (2022): JURNAL NALAR PENDIDIKAN
Publisher : Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jnp.v10i1.33114

Abstract

The aim of the study was to determine the profile of the scientific literacy ability of state high school students in Pinrang Regency. This study is a descriptive study with a survey method conducted on students of class X MIA SMAN in Pinrang Regency in 2020 on the subject of Biodiversity. The population in this study were 584 class X MIA students spread across SMAN 1 Pinrang, SMAN 4 Pinrang, SMAN 5 Pinrang and SMAN 9 Pinrang.The sample used in this study amounted to 272 students who were scattered from various high school study groups in selected by ramdom sampling. Based on the results of data analysis, it is known that the highest students' science literacy skills were in the medium category at 34.9%. Furthermore, 32.7% were in a low category, 24.3% were in the high category, 6.3% were in the very high category, and the remaining 1.8% were in the very low category. Although the science literacy skills of SMAN students in Pinrang Regency are in the moderate category. From the results of this study, it is suggested for biology teachers to be able to maximize the application of learning strategies that can train students' scientific literacy skills.
Efektifitas Anti Inflamasi Daun Mangga (Mangifera Indica) Terhadap Luka Bakar Derajat Dua Nurul Anisa; Nur Azizah Amaliah; Panji Mujahid Al Haq; Arifah Novia Arifin
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 8, No 1 (2019): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (873.911 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat81101182019

Abstract

Masyarakat pada umumnya memanfaatkan mangga sebagai buah untuk konsumsi memperoleh nutrisi misalnya vit.C, namun hanya sebatas itu sedangkan bagian lain dari mangga terbuang begitu saja dan menjadi limbah, misalnya daun mangga.Daun mangga memiliki kandungan yang bermanfaat bagi kesehatan, seperti flavonoid, fenol, tanin, terpenoid dan kuinon dapat berfungsi sebagai anti inflamasi.Penggunaan anti inflamasi sering dijumpai pada pengobatan luka bakar, namun selama ini menggunakan obat luka bakar sintetik yang memiliki efek samping berbahaya sehingga perlu adanya obat anti inflamasi luka bakar alami untuk mengurangi efek samping. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui cara daun mangga dapat dijadikan anti inflamasi penyembuhan luka bakar derajat dua, serta efektivitas daun mangga sebagai anti inflamasi terhadap luka bakar derajat dua. Jenis penelitian yaitu penelitian true eksperiment post test dengan kelompok eksperimen dan kontrol. Penelitian dilakukan selama tiga bulan bertempat di Laboratorium Biologi, Universitas Negeri Makassar.Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu analisis data kuantitatif.Hasil yang dicapai yaitu diperoleh ekstrak daun mangga dan uji penapisan fitokimia ditemukan adanya senyawa metabolit sekunder yang dapat digunakan sebagai anti inflamasi. Uji efektivitas anti inflamasi dan penutupan luka bakar derajat berhasil dilihat dari mencit perlakuan memiliki hasil tidak beda nyata dengan kontrol positif.
PELATIHAN PEMBUATAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA BERBASIS SAINTIFIK BAGI GURU IPA DI SULAWESI SELATAN Yusminah Hala; Sitti Saenab; Arifah Novia arifin; Nani Kurnia; Andi Rahmat Saleh
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.9547

Abstract

Kemampuan guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran yang tepat akan berdampak pada kualitas pembelajaran. Salah satunya kemampuan dalam mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis saintifik, akan tetapi pada kenyataannya di beberapa sekolah di Sulawesi Selatan belum mampu mengembangkan perangkat pembelajaran sendiri. Pengabdian ini dimaksudkan melatih guru IPA mengembangankan perangkat pembelajaran IPA berbasis saintifik. Pelatihan ini dilaksanakan selama 4 minggu melalui tiga tahap yaitu: tahap pertama pengenalan dalam bentuk presentase yang diikuti dengan penugasan, tahap kedua konsultasi hasil kerja guru dan saran perbaikan, serta tahap ketiga adalah presentasi masing-masing guru terkait dengan hasil perbaikannya tahap keempat adalah evaluasi. luaran pengabdian ini yaitu perangkat pembelajaran biologi berbasis saintifik. Hasil menunjukkan bahwa peserta dapat mengembangkan perangkat berupa rencana pelaksanaan pembelajaran dan lembar kerja peserta didik dengan baik. Respons peserta terhadap pelatihan pengembangan perangkat pembelajaran berbasis pendekatan saintifik yang dilaksanakan pada umumnya sangat baik. Dari segi tingkat kepuasan mereka mengikuti pelatihan, sebanyak 60% merasa sangat puas atau sebanyak 9 orang menyatakan sangat puas dan 6 orang yang menyatakan puas (40%). Meskipun demikian pelaksanaan pelatihan ini tidak sepenuhnya sempurna, masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi jika pelatihan serupa dilaksanakan kembali, dari pelatihan ini pula terungkap bahwa kemampuan guru-guru untuk merumuskan indikator pencapaian kompetensi masih kurang, masih banyak merumuskan indikator pencapaian kompetensi yang tidak disesuaikan dengan model pembelajaran. Untuk itu pelatihan yang disarankan untuk diadakan berikutnya adalah pengembangan perangkat berbasis model pembelajaran.
Analisis Hubungan antara Respon dan Hasil Belajar Mahasiswa pada Pembelajaran Outdoor Learning untuk Meningkatkan Literasi Lingkungan S. Syamsiah; Andi Farida Arsal; Arifah Novia Arifin
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 10, No 2 (2021): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat102263692021

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara respon dan hasil belajar mahasiswa terhadap pembelajaran outdor learning untuk meningkatkan literasi lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian explanatory dengan pendekatan kuantitatif. Sampel sebagai subjek penelitian ialah mahasiswa biologi UNM angkatan 2018 sebanyak 20 orang. Instrumen yang digunakan adalah angket respon mahasiswa terhadap pelaksanaan praktikum di Kebun Raya Massenrempulu Enrekang berupa outdoor learning, yang mengacu pada empat aspek, yaitu respon mahasiswa terhadap pelaksanaan outdoor learning, respon terhadap manfaat outdoor learning, respon terhadap pemahaman materi, dan respon terhadap kenyamanan/kebersihan lingkungan. Instrumen soal pilihan ganda untuk menentukan hasil belajar mahasiswa. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t untuk melihat hubungan antara respon dan hasil belajar mahasiswa pada pembelajaran outdoor learning. Hubungan antara respon dan hasil belajar mahasiswa pada pembelajaran outdoor learning diuji dengan menggunakan independent sampel t-test (uji- t). Hasil analisis data menunjukkan bahwa ada pengaruh antara respon dan hasil belajar mahasiswa terhadap pembelajaran outdoor learning. Pembelajaran dengan menggunakan sistem outdoor learning merupakan pembelajaran yang dilaksanakan di lingkungan sehingga mahasiswa dapat mengamati secara langsung hal-hal yang terjadi dan mengasosiasikan pembelajaran yang dilakukan dengan keadaan lingkungan tempat belajar. Respon terhadap pembelajaran outdoor learning diharapkan dapat meningkatkan kemampuan literasi lingkungan mahasiswa. Kata kunci: Outdoor learning, literasi lingkungan, respon mahasiswa, hasil belajaThis study aims to analyze the relationship between responses and student learning outcomes to outdoor learning to improve environmental literacy. This research is an explanatory research with a quantitative approach. The sample was 20 students of UNM biology class 2018. The instrument used is a student response questionnaire to the implementation of the practicum at the Massenrempulu Enrekang Botanical Garden, which refers to four aspects, namely student responses to the implementation of outdoor learning, responses to the benefits of outdoor learning, responses to understanding the material, and responses to comfort/cleanliness. environment. Multiple choice questions instrument to determine student learning outcomes. The data were analyzed using t-test to know the relationship between response and student learning outcomes in outdoor learning. That relationship was tested using independent sample t-test (t-test). The results of data analysis show that there is an influence between the response and learning outcomes on outdoor learning. Learning using the outdoor learning system is learning that is carried out in the environment so that students can observe directly what is happening and associate the learning carried out with the state of the environment where they are studying. The response to outdoor learning is expected to improve students' environmental literacy skills.Keywords : Outdoor learning, environmental literacy , student’s respons, learning outcome
Isolasi dan Identifikasi Bakteri Endofit dari Batang dan Akar Tanaman Kayu Jawa (Lannea Coromandelica) Yusminah Hala; Arifah Novia Arifin; Hilda Karim; Andi Faridah Arsal
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 8
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.729 KB)

Abstract

Abstrak. Bakteri endofit merupakan bakteri yang terdapat pada jaringan tumbuhan yang tidak memberikan infeksi atau efek negatif pada tumbuhan inangnya. Bakteri endofit dapat ditemukan di berbagai jenis tumbuhan, terutama tumbuhan yang sering dijadikan tanaman obat. Salah satunya adalah tanaman Kayu Jawa (Lannea coromandelica) yang memiliki empat senyawa kimia, yang berkhasiat sebagai obat, yakni senyawa golongan saponin, flavonoid, polifenol dan tanin. Oleh karena itu pada penelitian ini akan diisolasi bakteri endofit dari batang dan akar tanaman Kayu Jawa untuk mengetahui keragaman dan fisiologinya. Batang dan akar Kayu Jawa diambil dari tanaman Kayu Jawa yang tersebar di Pulau Sulawesi. Isolasi Bakteri Endofit dari batang dan Akar Kayu Jawa menghasilkan koloni bakteri dan dilanjutkan dengan identifikasi secara biokimia untuk menentukan Genus nya. Bakteri endofit yang menghuni akar tanaman Kayu Jawa ditemukan 2 isolat yaitu dari genus Pseudomonas dan Bacillus sementara bakteri endofit yang ditemukan di batang tanaman Kayu Jawa ada 3 isolat yaitu dari genus Monococcus, Bacillus dan Staphylococcus. Kata Kunci: Isolasi dan karakterisasi, Bakteri endofit, tanaman Kayu Jawa (Lannea coromandelica)
Pengembangan E-Modul Biologi untuk Siswa Sma Kelas XII Arsad Bahri; Arifah Novia Arifin; Saparuddin Saparuddin; Ahmad Abrar
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 7
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1366.8 KB)

Abstract

Abstrak. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana cara mengembangkan dan melihat kevalidan dan kepraktisan dari bahan ajar e-modul Biologi. Tujuan penelitian adalah untuk menghasilkan produk berupa bahan ajar e-modul Biologi yang valid dan praktis. Subjek penelitian adalah peserta didik dari kelas XII MIA SMAN 6 Makassar. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi, instrumen dan angket respon. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dibuat berdasarkan kebutuhan penelitian, yaitu kevalidan dan kepraktisan. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan analisis statistik deskriptif. Metode analisis ini adalah menganalisis data hasil penelitian dengan cara menggambarkan hasilnya dalam jumlah persen. Dengan analisis data ini akan diperoleh seberapa besar persentase kepraktisan e-modul Biologi. E-modul dikembangkan dengan mengacu pada pengembangan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahap yaitu 1) analyze, 2) design, 3) develope, 4) implement dan 5) evaluate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar modul elektronik (e-modul) dinyatakan valid oleh validator ahli yaitu 1 (sangat valid) menggunakan validitas Gregory. Uji kepraktisan bahan ajar berdasarkan respon guru yaitu 92,87% dan respon siswa 90,9%, hal ini menunjukkan bahwa e-modul bersifat praktis dengan memberikan respon positif. Ini menunjukkan bahwa bahan ajar e-modul yang dikembangkan layak digunakan untuk menunjang pembelajaran mandiri.Kata Kunci: E-Modul, Bahan Ajar, Pembelajaran Biologi 
Profil Soal Tes Kemampuan Berpikir Kritis Berbasis Materi Ajar Metabolisme Bagi Mahasiswa Biologi Abd Muis; Ismail Ismail; Arifah Novia Arifin
Seminar Nasional LP2M UNM SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 5
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.808 KB)

Abstract

Teaching material-based thinking ability tests are used to assess students' critical thinking skills. The development of critical test questions on teaching materials aimed at producing valid instruments was carried out using the ADDIE development model (Analysis, Determine, Design, Implementation, Evaluate). Data collection using instrument validation test item description. The product design of the critical test questions produced was validated with a very valid category. The results of the development of the facts of critical thinking test questions based on teaching material that is implemented have a scope of material based on RPS Basic Biology, Structures related to critical thinking skills and material indicators, nine critical thinking indicators derived from Ennis, Greenstein, and Ministry of Education, The main points in the rubric are arranged as a continuum, the pattern of answering is continued by each discourse