Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Lingkungan Sekitar Sebagai Media Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar Nur Haizah Aopmonaim; Waode Ekadayant; Saqjuddin; Ahmad Muhardin Hadmar
Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2025): TERMASYHUR: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/termasyhur.v3i4.8110

Abstract

Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan mata pelajaran yang memfokuskan pada pemahaman siswa terhadap lingkungan sosial dan budaya di sekitarnya. Pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai media pembelajaran IPS menjadi pendekatan kontekstual yang efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi serta membangun kepedulian sosial. Jenis kegiatan berupa pelatihan, praktik langsung, dan refleksi kolaboratif dengan guru-guru sekolah dasar. Lokasi pengabdian dilaksanakan di SD Negeri 7 Kusambi. Sasaran kegiatan ini adalah guru-guru kelas IV–VI dan siswa sebagai peserta pembelajaran lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi partisipatif, wawancara semi-struktural, dokumentasi, dan angket sederhana. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan cara reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil pengabdian ini menunjukkan pembelajaran IPS berbasis lingkungan di sekolah dasar menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konseptual dan partisipasi aktif siswa dalam proses belajar. Dengan melibatkan siswa secara langsung dalam pengamatan dan eksplorasi lingkungan sekitar seperti pasar tradisional, kantor desa, tempat ibadah bahkan jalanan di sekitar sekolah menyimpan beragam fenomena sosial dan budaya pembelajaran menjadi lebih hidup dan bermakna. Siswa tidak hanya menghafal teori, tetapi juga mengalami dan menganalisis peristiwa sosial secara nyata. Guru juga lebih kreatif dalam menyusun strategi pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kehidupan siswa. Pendekatan ini memperkuat hubungan antara sekolah dan masyarakat serta mendukung prinsip Kurikulum Merdeka yang mengedepankan kemandirian belajar dan penguatan karakter melalui Profil Pelajar Pancasila.