Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan berpikir kritis siswa serta kebutuhan untuk mengetahui efektivitas Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam meningkatkannya. Kebaruan penelitian terletak pada lokasi studi yang belum pernah diteliti, perbedaan waktu penelitian, jumlah variabel, sampel, serta metode analisis yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila bertema kearifan lokal terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, serta mengidentifikasi hambatan dalam pelaksanaannya di SDN 01 Mekar Jaya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan subjek seluruh siswa kelas V berjumlah 17 orang. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda meliputi pre-test dan post-test sebanyak lima butir soal. Analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pre-test sebesar 59,83 dan post-test sebesar 79,33. Uji Paired Sample T-Test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dengan tema kearifan lokal berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V di SDN 01 Mekar Jaya. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi kearifan lokal dalam proyek P5 dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kualitas berpikir kritis peserta didik.