Keberagaman merupakan realitas sosial yang perlu dipahami oleh siswa sejak dini agar mereka mampu hidup berdampingan secara damai, toleran, dan saling menghargai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membentuk karakter siswa melalui edukasi kebinekaan berbasis pendidikan multikultural. Kegiatan dilaksanakan di MA Plus Al Jabbar Medan dengan melibatkan 35 siswa sebagai peserta. Metode kegiatan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi kasus, refleksi individu, dan deklarasi komitmen “Siswa Sahabat Kebinekaan”. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pemahaman dan sikap siswa sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa rata-rata skor siswa meningkat dari 66,2% sebelum kegiatan menjadi 87,4% sesudah kegiatan, dengan peningkatan sebesar 21,2 poin persentase atau sekitar 32,0%. Peningkatan terjadi pada aspek pemahaman kebinekaan, pemahaman pendidikan multikultural, kemampuan mengenali bentuk intoleransi, sikap toleransi terhadap perbedaan, serta empati dan kerja sama lintas perbedaan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kebinekaan melalui pendidikan multikultural dapat menjadi strategi efektif dalam membentuk karakter siswa yang toleran, empatik, inklusif, dan mampu menghargai keberagaman di lingkungan sekolah. Program serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan melalui pembiasaan sekolah, keteladanan guru, dan integrasi nilai multikultural dalam kegiatan pembelajaran maupun ekstrakurikuler.