Mohamad Yahya
SD Negeri Karanganyar 01 Jember

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual untuk Meningkatkan Pemahaman Praktik Wudhu dan Salat pada Anak Usia Dini Ira Siti Hajar; Moch. Chotib; Mohamad Yahya
Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development, January 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jptpd.v1i2.30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak usia dini di Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu Insan Kamil Purwakarta mengenai tata cara wudhu dan salat melalui penerapan pembelajaran kontekstual. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan melibatkan 15 siswa. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi, di mana siswa terlibat dalam kegiatan praktis yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman siswa, dengan persentase keberhasilan naik dari 70% pada siklus pertama menjadi 85% pada siklus kedua. Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran kontekstual efektif dalam membantu siswa memahami tata cara wudhu dan salat. Penelitian ini merekomendasikan penerapan metode serupa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada tingkat usia dini untuk mendukung pemahaman praktik ibadah secara mendalam. This study aims to improve young children's understanding of ablution (wudhu) and prayer practices at TK IT Insan Kamil Purwakarta through the application of contextual learning. This Classroom Action Research (CAR) was conducted in two cycles involving 15 students. Each cycle included stages of planning, implementation, observation, and reflection, where students engaged in practical activities relevant to daily life. Evaluation results showed an increase in students’ understanding, with success rates rising from 70% in the first cycle to 85% in the second. These findings indicate that contextual learning effectively enhances students’ comprehension of ablution and prayer practices. The study recommends the broader application of this method in early childhood Islamic education to foster a deeper understanding of religious practices.
Peningkatan Pemahaman Materi Zakat Fitrah dengan Memanfaatkan Media Audiovisual Digital Alvi Hairian; Abdul Mu’is; Mohamad Yahya
Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development Vol. 2 No. 2 (2026): Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development, January 2026
Publisher : Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jptpd.v2i2.531

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep zakat fitrah siswa kelas V SD Negeri 1 Lemahbangdewo Banyuwangi melalui penerapan media audiovisual digital dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil menunjukkan bahwa pemahaman siswa meningkat secara signifikan dengan nilai rata-rata sebelum tindakan sebesar 66,4 (tingkat ketuntasan 36%), meningkat menjadi 75 (ketuntasan 60%) pada siklus I, dan mencapai 85,6 (ketuntasan 92%) pada siklus II. Selain peningkatan nilai, siswa juga menunjukkan antusiasme tinggi, partisipasi aktif, dan kemampuan menjelaskan konsep zakat fitrah secara lebih baik. Kesimpulan penelitian ini didapatkan bahwa media audiovisual digital terbukti efektif sebagai metode pembelajaran inovatif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi zakat fitrah. This study aims to enhance fifth-grade students' understanding of zakat fitrah concepts at SD Negeri 1 Lemahbangdewo Banyuwangi through the integration of audiovisual digital media in Islamic Education (PAI) and Character Education. The methodology employed is Classroom Action Research (CAR) conducted across two cycles, each comprising planning, action, observation, and reflection phases. The results indicate substantial improvement: the pre-cycle mean score was 66.4 with a mastery level of 36%, increasing to 75 (mastery 60%) in Cycle I, and reaching 85.6 (mastery 92%) in Cycle II. In addition to academic gains, students exhibited high enthusiasm, active participation, and better explanation of zakat fitrah concepts. The conclusion affirms that audiovisual digital media is an effective, innovative teaching method for enhancing students’ understanding of zakat fitrah.