Nanda Wahyu Saputra
STAIN Mandailing Natal

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Tata Cara Pengurusan Jenazah Bagi Siswa SMP Negeri 4 Sungai Aur Muhammad Sukron; Nanda Wahyu Saputra; Syawal Hanafi; Nurmin Patima; Nurul Padilah; Nurmayanti Fitri Simbolon; Sonia; Suci aryuni; Wenny Elida Harahap; Ali Jusri Pohan; Suryadi Nasution
Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): Edisi November
Publisher : PT. Willy Print Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas pemahaman Islam mengenai kematian dan penyelenggaraan jenazah serta upaya peningkatan keterampilan siswa dalam pelaksanaan tata cara pengurusan jenazah melalui program pelatihan. Artikel ini menjelaskan secara rinci tata cara memandikan, mengkafani, menshalati, dan menguburkan jenazah berdasarkan ajaran Islam. Untuk memperdalam pemahaman dan keterampilan mengenai penyelenggaraan jenazah, sebuah program pelatihan diadakan di SMPN Negeri 4 Sungai Aur. Program ini bertujuan untuk melatih siswa dan guru dalam praktik penyelenggaraan jenazah dan meningkatkan kesadaran mereka tentang pentingnya mengikuti tata cara yang benar. Metode pelatihan meliputi observasi, presentasi materi, tanya jawab, dan praktek langsung. Hasil dari pelatihan menunjukkan bahwa pengetahuan dan keterampilan peserta meningkat secara signifikan. Oleh karena itu, disarankan untuk melanjutkan pelatihan serupa di tempat lain dan melibatkan lebih banyak peserta untuk meningkatkan pemahaman dan praktik penyelenggaraan jenazah di masyarakat.
Dalihan natolu PERAN DALIHAN NATOLU DALAM TRANSFORMASI EKONOMI KOMUNITA MANDAILING: ANALISIS STRUKTURAL DAN MODAL SOSIAL KULTURAL: Modal Sosial dan Struktur Sosial Nanda Wahyu Saputra; Nida Aisyah; Nur Paisah
EKSYA : Jurnal Ekonomi Syariah Vol 6 No 1 (2025): JURNAL EKSYA: JURNAL EKONOMI SYARIAH
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem sosial Dalihan Natolu merupakan mekanisme fundamental yang mentransformasi dinamika ekonomi masyarakat Mandailing di era kontemporer. Penelitian ini mengeksplorasi kompleksitas struktur sosial tradisional yang tidak sekadar menjadi warisan budaya, melainkan instrumen adaptif dalam navigasi perubahan ekonomi global. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode etnografis, penelitian ini mengungkap bagaimana modal sosial kultural yang terkandung dalam arsitektur Dalihan Natolu mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang berketahanan dan berkelanjutan. Kerangka teori modal sosial Pierre Bourdieu dan teori strukturasi Anthony Giddens menjadi landasan analitis untuk membedah mekanisme transformasi ekonomi dalam masyarakat Mandailing. Penelitian mengidentifikasi tiga elemen kunci Dalihan Natolu - Hula-hula, Dongan Sabutuha, dan Boru - sebagai sistem interaksi yang memfasilitasi pertukaran sumber daya, distribusi modal, dan pembentukan jejaring ekonomi berbasis kepercayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini tidak hanya mempertahankan struktur sosial tradisional, tetapi secara aktif mentransformasi modal sosial menjadi modal ekonomi yang adaptif terhadap perubahan struktural dalam konteks pembangunan ekonomi nasional.Kontribusi utama penelitian ini terletak pada pengembangan pemahaman teoritis tentang transformasi sistem sosial ekonomi berbasis kearifan lokal. Temuan menunjukkan bahwa Dalihan Natolu bukanlah sekadar mekanisme statistik kultural, melainkan sistem dinamis yang mampu beradaptasi dengan tuntutan ekonomi modern sambil mempertahankan integritas nilai-nilai komunal. Implikasi praktis dari kajian ini mencakup potensi model pengembangan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas, strategi pengembangan wilayah yang sensitif budaya, dan kerangka konsep alternatif dalam memahami transformasi ekonomi di tingkat lokal. Penelitian ini membuka ruang diskursus akademis baru tentang peran modal sosial kultural dalam mendorong inovasi dan ketahanan ekonomi masyarakat etnis di Indonesia. Artikel ini mengkaji peran fundamental sistem sosial Dalihan Natolu dalam transformasi ekonomi masyarakat Mandailing. Melalui pendekatan analisis struktural dan modal sosial kultural, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana struktur sosial tradisional mampu membentuk, memediasi, dan mentransformasi praktik ekonomi komunitas. Studi ini mengungkapkan bahwa Dalihan Natolu tidak sekadar sistem kekerabatan, melainkan mekanisme kompleks yang mengintegrasikan modal sosial ke dalam dinamika ekonomi kontemporer.