Yanti
STAIN Mandailing Natal

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Acara Marsipulut sebagai Bentuk Pemberdayaan Budaya Lokal di Jorong Silaping Sofa Rahmadayani; Ainun Salsabila; Neni Angriani Batubara; Ahmad Idris; Devi Permata Sari; Yanti; Juni Soleha Btr; Dian Mariana; Pahrur Rozi Pane; Nanang Arianto
Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): Edisi November
Publisher : PT. Willy Print Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi Marsipulut di Jorong Silaping menjadi salah satu warisan budaya lokal yang memiliki otensi untuk senantiasa tetap dikembangkan dan diberdayakan. Kegiatan ini merupakan prosesi adat dalam acara pernikahan yang tentunya melibatkan sekumpulan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegiatan Marsipulut ini sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat oleh sekelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata dalam upaya pemberdayaan budaya lokal. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan partisipasi aktif, mahasiswa berperan langsung dalam mendokumentasikan, mempelajari, dan membantu pelaksanaan tradisi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengabdian melalui tradisi ini dapat memberikan dampak positif serta menjalin tali silaturahmi antara masyarakatnya. Acara ini menunjukkan tradisi kebersamaan dan kerja sama yang diwariskan dari generasi ke generasi. Untuk mempertahankan eksistensi dan keberlanjutannya, penting untuk mempertahankan tradisi lokal seperti acara Marsipulut ini. Tradisi Marsipulut sudah ada sejak zaman nenek moyang terdahulu di masyarakat Jorong Silaping. Hal ini tak diherankan lagi, sebab tradisi ini sudah menjadi warisan secara turun temurun.
Penyuluhan Pencegahan Bullying terhadap Pembentukan Karakter Peserta Didik di MAN 3 Mandailing Natal Ahmad Zunaidi Lubis; Ali Ikhsan Umar; Dina Putri Andini; Ainun Salsabila; Aini Sakinah; Sasti Azfa Nasution; Luri Atikah; Zenat Kautsar; Yanti; Fuji Pratami
Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Edisi Maret
Publisher : PT. Willy Print Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying adalah fenomena sosial yang melibatkan perilaku agresif, intimidasi, atau kekerasan yang dilakukan secara berulang terhadap individu lain dengan maksud untuk menyakiti baik secara fisik maupun psikologis. Bullying dapat terjadi di berbagai lokasi, seperti di sekolah, di tempat kerja, atau bahkan dalam dunia maya (cyberbullying).  Bullying dapat dibedakan dalam empat kategori utama, yaitu perundungan fisik, verbal, sosial, dan siber, yg lebih dikenal sebagai cyberbullying. Dampak psikologis pada korban bullying: depresi dan kecemasan, rendah diri dan kurangnya percaya diri, isolasi sosial, trauma dan gangguan stres pasca-trauma (PTSD), gangguan akademis dan produktivitas, pikiran atau tidakan bunuh diri. Dampak psikologis pada pelaku bullying kecenderungan agresif dan kurangnya empati, masalah perilaku dan keterlibatan dalam tindak kriminal, gangguan relasi sosial, masalah dengan otoritas, dan kedisiplinan pelaku bullying, kecenderungan depresi dan masalah mental, kesulitan akademis dan produktivitas.