Budi Hartono
Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia, Jakarta

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pajanan Particulate Matter (PM10) dan gejala gangguan pernafasan pada Siswa SD Efi Kurniatiningsih; Budi Hartono
Buletin Keslingmas Vol 41, No 1 (2022): BULETIN KESLINGMAS VOL.41 NO.1 TAHUN 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v41i1.8099

Abstract

Anak-anak merupakan kelompok umur yang memiliki risiko tinggi karena pencemaran particulate matter PM10. Oleh sebab itu dilakukan penelitian untuk melihat hubungan intake pajanan PM10 dengan gejala gangguan pernafasan pada anak sekolah dasar. Dalam penelitian ini variabel intake pajanan particulate matter, jenis kelamin, umur dan status gizi diteliti pengaruhnya terhadap gejala gangguan pernafasan. Disain studi yang digunakan adalah cross sectional, analisis data dilakukan dengan univariat dan bivariat terhadap 102 responden. Pengukuran  PM10 dilakukan selama 1 jam  pada 4 titik sampling telah menunjukkan bahwa konsentrasi PM10 telah melampaui baku mutu sebesar 120,25 µg/m3. Sebanyak 43,1% responden  mengalami gejala gangguan pernafasan dan disimpulkan bahwa intake pajanan PM10 yang tinggi berhubungan signifikan dengan gejala gangguan pernafasan dengan peluang 3 kali dibanding responden dengan intake pajanan rendah (p value =0,009). Hubungan antara intake PM10 dan gejala gangguan pernafasan dipengaruhi juga oleh umur responden dengan p value 0,018.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN LOW BACK PAIN PADA PEKERJA CETAK BATU BATA DI NAGARI PADANG SIBUSUK KABUPATEN SIJUNJUNG Silvia Elzadinita; Budi Hartono
HUMAN CARE JOURNAL Vol 7, No 1 (2022): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v7i1.1527

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan low back pain (LBP) pada pekerja cetak batu bata di Nagari Padang Sibusuk Kabupaten Sijunjung. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan desain cross sectional, dan dilakukan di Industri cetak batu bata Nagari Padang Sibusuk Kabupaten Sijunjung dari bulan Februari – Maret. Sampel terdiri dari 45 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Pengolahan data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan ujistatistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan usia responden sebagian besar adalah ≥ 35 tahun (82,2%), Pekerja perempuan hampir sama banyak dengan pekerja laki-laki 55,6%, sebagian besar pekerja bekerja dengan sikap kerja dengan risiko tinggi 88,9%. Hasil analisis factor risiko keluhan LBP menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan keluhan LBP yaitu umur (p=0,001)  dan sikap kerja (p=0,033). Tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan keluhan LBP (p=1,000). Umur dan sikap kerja merupakan factor risiko keluhan LBP. Kepada pemilik Industri cetak batu bata agar mengatur waktu kerja, istirahat secara seimbang. Bagi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi melakukan pengawasan izin usaha industri rumah tangga sehingga pencegahan secara lebih dini terhadap risiko sakit akibat kerja. Bagi Puskesmas Padang Sibusuk agar melakukan pengecekan kesehatan secara berkala kepada pekerja industri rumah tangga.
Suhu Udara Dengan Kasus Konfirmasi COVID-19 di Kota Surabaya Ratna Maya Paramita; Haryoto Kusnoputranto; Budi Hartono
Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 11 No 2 (2021): October
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

WHO declares COVID-19 as a global pandemic on March 11th, 2020. Indonesia has confirmed the first case for COVID-19 is on March 2nd, 2020. That case happens in Depok City. Then Jawa Timur Province already confirms for the COVID-19 case is on March 17th, 2020. In particular, there are six persons that have been confirmed to be Surabaya citizens. Infection of COVID-19 is caused by SARS-Cov-2 which has an ability for human-to-human transmission. The aim of this study is to capture the relation between air temperature with confirmed cases of COVID-19 in Surabaya City, 2020. The data provider for this study is the Board of Meteorology, Climatology, and Geophysics (BMKG) Perak I Surabaya, and the Surabaya Health Office. The research design of this study is an ecological study-time series analysis from March to November 2020. This study found that negative correlation between air temperature with confirmed cases of COVID-19. The strength of correlation was 0,305. The direction of that correlation is negative, which means the increasing air temperature so the case confirmation of COVID-19 is decreasing. Surabaya Health Office can do a massive briefing to Surabaya citizens to stand under the sun rays in the morning.
FAKTOR RISIKO KEJADIAN LEPTOSPIROSIS DI INDONESIA: LITERATURE REVIEW Sthevani Eka Purnama; Budi Hartono
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.8543

Abstract

Leptospirosis adalah penyakit menular zoonosis yang disebabkan bakteri  dari genus Leptospira sp. Perkiraan menunjukkan bahwa ada lebih dari 500.000 kasus leptospirosis setiap tahun di seluruh dunia. Leptospirosis merupakan penyakit yang berpotensi mewabah, terutama setelah hujan deras atau banjir. Pada tahun 2021 ditemukan adanya 734 kasus Leptospirosis di Indonesia yang dilaporkan oleh delapan provinsi. Dari sejumlah kasus yang dilaporkan tersebut, terdapat 84 kasus meninggal dengan Case Fatality Rate (CFR) sebesar 11,4%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai faktor yang berhubungan atau berpengaruh dengan penyakit leptospirosis di Indonesia. Metode penelitian ini adalah literature review menggunakan sumber data elektronik Google Scholar, Sciencedirect, dan Scopus. Jurnal yang dipilih, menggunakan kata kunci berupa faktor risiko, leptospirosis, dan Indonesia dengan kriteria inklusi adalah memiliki teks lengkap yang tidak berbayar, menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris, terbit tahun 2017-2022 dan memiliki ISSN. Kriteria eksklusi terdiri dari duplikasi, artikel literature review, artikel berbayar, tidak menggunakan teks lengkap dan tidak sesuai dengan kata kunci yang digunakan. Terdapat 7 literatur yang memenuhi kriteria inklusi. Seluruh artikel penelitian yang didapat berasal dari studi yang dilakukan di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. Kesimpulan dalam literatur review ini adalah terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi atau berhubungan dengan leptospirosis di Indonesia diantaranya adalah faktor lingkungan,  faktor kondisi kesehatan dan karakteristik individu dan faktor prilaku. Pada kajian literatur review ini diketahui bahwa kondisi lingkungan yang buruk merupakan faktor yang paling banyak mempengaruhi kejadian leptospirosis di Indonesia. 
Keberhasilan Upaya Penyehatan dan Higiene dan Sanitasi Air Minum dalam Meningkatkan Kualitas Bakteriologis Air Minum Isi Ulang Adelia Suryani; Agustin Kusumayati; Budi Hartono; Umar Fahmi Achmadi
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 15, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf15443

Abstract

 Drinking water contaminated with pathogenic bacteria can cause health problems. The need for consumption of refill drinking water as one of the sources of drinking water in Jambi City is always increasing, as evidenced by the increasing number of refill drinking water depots (DAMIU) in Jambi City. This study aimed to analyze the bacteriological quality of refill drinking water in Jambi City. This study is descriptive with a cross-sectional design. The sample consisted of 96 DAMIU from all sub-districts in Jambi City and was selected by random sampling from January to February 2023. Data collection on the water treatment process was carried out through interviews and observations, while data on drinking water quality was collected by taking drinking water samples at each DAMIU. Bacteriological analysis was carried out through laboratory tests using the Compact Dry EC (CDEC) method, while data analysis on the water treatment process was carried out descriptively, bivariately to multivariately. Of the 96 DAMIU, 9 of them (9.4%) contained E. coli and coliform. The results of the analysis showed that there was no relationship between drinking water security efforts and the bacteriological content of water (p value = 0.173), there was a relationship between drinking water sanitation efforts and the bacteriological content of water (p value = 0.002) and there was a relationship between sanitation hygiene efforts and the bacteriological content of water (p value = 0.003). Furthermore, it was concluded that the bacteriological content of water was related to drinking water sanitation efforts and sanitation hygiene efforts at DAMIU in Jambi City.Keywords: refill drinking water; bacteriological quality; sanitation efforts; sanitation hygiene ABSTRAK Air minum terkontaminasi bakteri patogen dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Kebutuhan konsumsi air minum isi ulang sebagai salah satu sumber air minum di Kota Jambi selalu meningkat, dibuktikan dengan bertambahnya jumlah depot air minum isi ulang (DAMIU) Kota Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas bakteriologis air minum isi ulang yang ada di Kota Jambi. Penelitian ini berjenis deskriptif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 96 DAMIU dari seluruh kecamatan di Kota Jambi dan dipilih secara  random sampling mulai bulan Januari hingga Februari 2023. Pengumpulan data proses pengolahan air dilakukan melalui wawancara dan observasi, sedangkan data kualitas air minum dikumpulkan dengan mengambil sampel air minum pada setiap DAMIU. Analisis bakteriologis dilakukan melalui uji laboratorium menggunakan metode Compact Dry EC (CDEC), sedangkan analisis data proses pengolahan air dilakukan secara deskriptif, bivariat hingga multivariat. Dari 96 DAMIU sebanyak 9 di antaranya (9,4 %) memiliki kandungan E.coli dan koliform. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara upaya pengamanan air minum dengan kandungan bakteriologis air (nilai p = 0,173), ada hubungan antara upaya penyehatan air minum dengan kandungan bakteriologis air (nilai p = 0,002) dan ada hubungan antara upaya higiene sanitasi dengan kandungan bakteriologis air (nilai p = 0,003). Selanjutnya disimpulkan bahwa kandungan bakteriologis air berhubungan dengan upaya penyehatan air minum dan upaya higiene sanitasi pada DAMIU di Kota Jambi.Kata kunci: air minum isi ulang; kualitas bakteriologis; upaya penyehatan; higiene sanitasi