Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

RESEARCH BOOTCAMP DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS ARTIKEL ILMIAH Rico Elhando Badri; Susanti; Edi Pranyoto; Arief Gunawan; Stefanus Rumangkit
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3: Agustus 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i3.2989

Abstract

Salah satu tantangan yang dihadapi oleh Perguruan Tinggi adalah meningkatkan publikasi lewat sinta score. Selain itu, dapat dilihat juga dari jumlah paper dosen Perguruan Tinggi, baik yang terindeks google scholar dan scopus. Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman dan keterampilan yang memadai dari pemangku kepentingan dalam aplikasi yang bermanfaat dari penelitian yang dilakukan, dan tingkat plagiasi yang masih sangat tinggi serta dalam mencari topik dari jurnal nasional dan internasional. Sehingga solusi yang dilakukan yaitu 1) Pelatihan menulis manuskrip yang akan dipublikasikan pada jurnal internasional dan nasional, 2) Pelatihan mencari novelty dengan analisis bibliometrik, 3) Pelatihan mencari referensi yang legal, dan 4) Pelatihan menggunakan sofware management reference tool. Kegiatan ini dilakukan secara daring selama 1 hari penuh. Sebanyak 100 peserta berpartisipasi yang terdiri dari dosen dan mahasiswa dari kampus di Indonesia. Setelah mengikuti kegiatan pelatihan ini sebanyak 62% dari peserta dapat memahami dalam mencari Research Gap dan Novelty Dengan Bilbiometric Analysis dan sebanyak 68% peserta yang memahami penggunaan Zotero sebagai alat manajemen referensi
Financial Constraints and Investment Decisions of Sharia MSMEs in Indonesia: The Mediating Role of Cash Holding Edi Pranyoto; Susanti Susanti; Ita Fionita
International Journal of Management Science and Information Technology Vol. 6 No. 1 (2026): January - June 2026
Publisher : Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh (KITA), Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/ijmsit.v6i1.6583

Abstract

Access to external financing remains one of the most critical challenges limiting the investment capacity of micro, small, and medium enterprises (MSMEs), particularly those operating under Sharia principles. While prior studies have extensively examined the relationship between financial constraints and investment decisions in large firms, limited attention has been given to the internal financial mechanisms that enable Sharia-compliant MSMEs to cope with such constraints. This study addresses this gap by examining the role of cash holding as a mediating mechanism linking financial constraints and investment decisions among Sharia MSMEs in Indonesia. Data were collected through a structured survey of 200 MSME owners or managers and analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS), with mediation effects assessed through bootstrapping procedures. The results reveal that financial constraints exert a significant negative effect on investment decisions (β = −0.938, p < 0.01), while simultaneously increasing cash holding (β = 0.347, p < 0.01). Cash holding, in turn, positively influences investment decisions (β = 0.643, p < 0.01) and significantly mediates the relationship between financial constraints and investment behavior (β = 0.325, p < 0.01). The structural model demonstrates strong explanatory power, with R² values of 0.932 for cash holding and 0.828 for investment decisions. These findings suggest that cash holding functions as a financial buffering mechanism that partially mitigates the adverse impact of financing constraints on MSME investment activity. By integrating financial constraints, internal liquidity management, and investment behavior within a single analytical framework, this study extends entrepreneurial finance research into the domain of Islamic MSME finance and provides practical insights for policymakers and Islamic financial institutions seeking to improve access to Sharia-compliant financing and support sustainable MSME investment.