Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pengenaan Kebijakan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) pada Kinerja Ekspor Sektor Industri Agro Prima Indrasari; Veithzal Rivai Zainal; Azis Hakim
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2025 - Januari 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i1.6795

Abstract

Selama lima tahun terakhir, kinerja ekspor sektor industri agro di Indonesia menunjukkan tren positif secara umum, meningkatnya ekspor produk olahan di sektor industri agro, kontribusi sektor industri agro terhadap PDB Nasional pada industri pengolahan non migas cukup besar, yaitu lebih dari 50%. Sejak tahun 2019, Pemerintah menerapkan kebijakan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) untuk menjaga stabilitas ketahanan ekonomi nasional, sektor industri agro juga termasuk sektor yang terkena kebijakan tersebut. Kebijakan DHE SDA merupakan kebijakan pemerintah yang mewajibkan eksportir komoditas SDA untuk menempatkan DHE-nya di Sistem Keuangan Indonesia (SKI), dengan tujuan memperkuat cadangan devisa nasional, menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, dan mendorong likuiditas valuta asing domestik. Melalui pendekatan studi literatur, penelitian ini membahas pengaruh penerapan DHE SDA pada kinerja ekspor komoditas di sektor industri agro. Kinerja ekspor industri agro merupakan hasil interaksi antara faktor eksternal (permintaan dunia internasional, public awareness, pemasok dan distributor, kebijakan pemerintah, daya beli konsumen, dan lain sebagainya) dan faktor internal (efisiensi produksi, infrastruktur, keberlanjutan industri, dan lain sebagainya). Kesimpulannya, adanya faktor eksternal, faktor internal, pemberian insentif, dan fleksibilitas pengaturan penggunaan retensi DHE SDA mempengaruhi kinerja ekspor di sektor industri agro tetap tumbuh di tahun 2025 walau terkena implementasi pengaturan DHE SDA.
Strategi Kebijakan Pemerintah Dalam Meningkatkan Daya Saing Industri Agro yang Berkelanjutan Prima Indrasari; Iwan Kurniawan Subagja; Azis Hakim
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November - Desember 2024)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i2.3246

Abstract

Sektor industri memegang kedudukan penting bagi perekonomian Indonesia dan bisa diibaratkan sebagai mesin pembangunan. Dalam upaya mengungkit daya saing industri, peran Pemerintah khususnya dukungan Kementerian Perindustrian sangat penting dalam pengembangan sektor industri. Penelitian ini bertujuan untuk memahami kompleksitas hubungan antara strategi pemerintah dengan daya saing industri yang berkelanjutan. Melalui pendekatan studi literatur, penelitian ini membahas peran penting kebijakan pemerintah dalam meningkatkan daya saing industri yang berkelanjutan dengan menerapkan konsep industri hijau, sehingga mendukung pencapaian Net Zero Emission (NZE) di 2050. Kebijakan pemerintah dalam hal pemberian fasilitas fiskal dan non fiskal serta konsep industri hijau dapat meningkatkan daya saing industri. Pemerintah harus mendukung peningkatan keahlian dan pengembangan keterampilan tenaga kerja industri yang handal dan memahami konsep ekonomi hijau dibahas secara mendalam. Kesimpulannya, dukungan pemerintah dalam kebijakan fiskal, non fiskal, serta dengan mendorong industri beralih ke green industri merupakan kunci dalam meningkatkan daya saing industri dan mempercepat pertumbuhan ekonomi, produktivitas, dan lapangan kerja di Indonesia.