Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Survei Kebermanfaatan Program Bantuan Pojok Baca (POCADI) Dalam Meningkatkan Budaya Baca dan Peningkatan Literasi Masyarakat Indonesia Rita Suartini Adikusumah; ⁠Iwan Kurniawan Subagja; ⁠Azis Hakim
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Mei - Juni 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i4.4871

Abstract

Pojok Baca Digital (POCADI) merupakan salah satu program bantuan yang diberikan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia kepada Perpustakaan Umum dan Perpustakaan Khusus untuk menyediakan ruangan baca yang nyaman, aman dan bisa diakses oleh publik dalam rangka meningkatkan minat baca masyarakat, sekaligus sebagai tempat untuk mengakses informasi secara online maupun offline melalui koleksi buku-buku pustaka yang bermutu. Bantuan Pojok Baca Digital (POCADI) telah dilaksanakan sejak tahun 2020 dan hingga saat ini telah tersebar 533 Pojok Baca Digital (POCADI) di berbagai lokasi di Indonesia. Dengan banyaknya titik yang tersebar, maka perlu adanya pemantauan pemanfaatan dan kepuasan terhadap layanan Pojok Baca Digital di daerah. Tujuan dari penelitian ini untuk memberikan Gambaran tentang pentingnya program bantuan pojok baca digital (OPOCADI) dalam meningkatkan budaya baca dan peningkatan literasu masyarakat Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan analisis deskripsi, dengan sampel survey di berbagai daerah di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Pojok Baca Digital (POCADI) dihadirkan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dalam upaya meningkatkan akses masyarakat kepada perpustakaan pada ruang-ruang publik yang ada di masyarakat luas. Pojok Baca Digital (POCADI) diharapkan dapat meningkatkan kegemaran membaca masyarakat untuk mengisi waktu mereka dengan membaca di Pojok Baca Digital (POCADI). Hal ini diharapkan dapat membentuk masyarakat yang unggul dengan budaya membaca dan kecakapan literasi yang tinggi.
The Influence of Transformational Leadership Style and Employee Behavior on the Implementation of Role-Based Matrix Task Distribution in the Deputy for Investment Planning, Ministry of Investment and Downstream Industry/BKPM Eka Yulianti; Budi Supriyatno; ⁠Azis Hakim
Dinasti International Journal of Management Science Vol. 7 No. 2 (2025): Dinasti International Journal of Management Science (November - December 2025)
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijms.v7i2.5873

Abstract

To determine the optimality of implementing a Result-Oriented Role Matrix (RORM) task allocation in achieving an organization's vision and mission, transformational leadership style and employee behavior are essential for the effectiveness of such implementation. A transformational leader, with the ability to provide inspiration, motivation, and intellectual stimulation, can create a conducive work environment for a matrix system that demands high collaboration and accountability. Aspects of employee behavior, such as initiative, adaptability, and commitment to team goals, are also examined as supporting factors in implementing RORM-based task allocation in a measurable manner. The RORM concept is an approach in a matrix format that allocates tasks based on specific roles and maps responsibilities to avoid overlap. This research employs a quantitative approach with a causal-associative method. This approach was chosen to test the cause-and-effect relationship between independent and dependent variables. The research design is explanatory, aiming to explain the extent to which Transformational Leadership Style and Employee Behavior influence the success of the Implementation of Role-Based Output Matrix Task Division. The results indicate that transformational leadership and positive employee behavior significantly support the effectiveness of task division within a matrix structure, particularly in enhancing coordination and achieving investment objectives. This study affirms the importance of developing inspirational leadership and proactive employee behavior to optimize organizational performance within a matrix context. The practical implication is the necessity for leadership training and the enhancement of a collaborative work culture to support the implementation of matrix structures in government agency environments.