Kiyat Sudrajad
Poltekkes Kemenkes Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Persepsi Terapis Wicara Terhadap Penggunaan Metode Auditory Verbal Therapy (AVT) Pada Anak Gangguan Pendengaran di Jawa Tengah Hafidz Imam Mustaqim; Setyadi Nugroho; Kiyat Sudrajad
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56193

Abstract

Gangguan pendengaran pada anak memengaruhi perkembangan bahasa sehingga membutuhkan deteksi dini, akses alat bantu, dan intervensi tepat. Terapis wicara berperan dalam rehabilitasi auditori, termasuk penerapan Auditory Verbal Therapy (AVT) untuk mengoptimalkan kemampuan mendengar dan berbicara. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi terapis wicara mengenai efektivitas metode AVT dalam memperbaiki kemampuan komunikasi anak dengan gangguan pendengaran. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif untuk menggambarkan persepsi terapis wicara terhadap AVT di Jawa Tengah. Sampel dipilih menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebagai instrumen utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapis wicara di Jawa Tengah memiliki persepsi positif terhadap Auditory Verbal Therapy (AVT). AVT dianggap efektif meningkatkan kemampuan komunikasi anak pada skor rata-rata 3.8 sampai 4.2, dengan keterlibatan orang tua sebagai faktor pendukung utama dengan rata – rata 4.45. Namun, pelatihan formal masih kurang, karena hanya 44% terapis yang pernah mengikutinya. Secara keseluruhan, AVT dinilai membantu perkembangan bahasa anak dengan gangguan pendengaran. Penelitian menunjukkan terapis wicara memiliki persepsi sangat positif terhadap AVT, menilai metode ini efektif meningkatkan komunikasi anak dan didukung pemahaman baik tentang tahapannya. Kata Kunci: Persepsi Terapis Wicara, Metode Auditory Verbal Therapy, Anak Gangguan Pendengaran
Pengaruh Peer-Mediated Intervention Terhadap Kemampuan Fonologi Anak dengan ASD Umur 6-9 Tahun di PLDPI Surakarta Tyrend Dea Nanda; Anisyah Dewi Syah Fitri; Kiyat Sudrajad
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8073

Abstract

Disabilitas dalam interaksi sosial, komunikasi, dan pola perilaku yang terbatas dan berulang merupakan ciri khas dari gangguan spektrum autisme (ASD), suatu penyakit neurodevelopmental. Meningkatkan pertumbuhan emosional, sosial, dan bahasa anak adalah tujuan utama dari intervensi yang dimediasi oleh teman sebaya (PMI). Anak-anak dengan gangguan spektrum autisme (ASD) menjadi fokus penelitian ini, yang bertujuan untuk menilai efektivitas intervensi yang dimediasi oleh teman sebaya (PMI) untuk meningkatkan kemampuan fonologis. Desain Pretest-Posttest Satu Kelompok digunakan dalam penelitian ini. Sepuluh anak dengan ASD, berusia enam hingga sembilan tahun, berpartisipasi dalam intervensi ini. Pengambilan sampel bertujuan digunakan dalam prosedur pengambilan sampel. Lembar kerja proses fonologis digunakan untuk mengukur keterampilan fonologis. Analisis data menunjukkan peningkatan substansial dalam hasil tes (p = 0,010). Ini menunjukkan bahwa keterampilan fonologis sebelum dan sesudah intervensi berubah secara signifikan. Secara teoritis, hasil memperkuat kajian intervensi bahasa anak dengan ASD secara praktis dan mendukung penerapan PMI oleh terapis wicara, guru paud, dan layanan inklusif.