Eny Haryati
Universitas Dr. Soetomo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inovasi Layanan Kesehatan di Wilayah Terisolasi: Analisis Program Puskesmas Bergerak di Papua Fathanul Adzim Aituara; Zainal Fatah; Eny Haryati
Majalah Ilmiah "CAHAYA ILMU" Vol 8 No 2 (2026): MAJALAH ILMIAH CAHAYA ILMU
Publisher : STIA Pembangunan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37849/mici.v8i2.542

Abstract

Aksesibilitas layanan kesehatan di wilayah terisolasi Papua merupakan permasalahan yang dihadapi Indonesia, dimana masyarakat harus menempuh perjalanan 2-3 hari dengan berjalan kaki untuk mencapai fasilitas kesehatan terdekat, mengakibatkan tingginya angka kematian ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi Program Puskesmas Bergerak di Papua dalam meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan di wilayah terisolasi menggunakan teori difusi inovasi Everett M. Rogers. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap informan kunci meliputi Kepala Kampung Yakonde Distrik Kurulu Kabupaten Yahukimo, Kepala Desa Kampung Wainaga, petugas Puskesmas, dan masyarakat penerima layanan. Data primer dikumpulkan melalui observasi langsung serta analisis dokumen evaluasi program untuk memahami dinamika adopsi inovasi layanan kesehatan di wilayah terisolasi. Temuan penelitian menunjukkan keberhasilan signifikan Program Puskesmas Bergerak dengan eliminasi total kematian ibu melahirkan selama 3 tahun terakhir di Kampung Yakonde, penghapusan kasus kematian bayi akibat diare dan demam tinggi, serta adopsi spontan program oleh kampung-kampung tetangga melalui pembelajaran observasional. Program ini berhasil mentransformasi aksesibilitas layanan kesehatan dari yang sebelumnya mustahil dijangkau menjadi realitas rutin dengan kunjungan tim medis setiap dua minggu. Penelitian merekomendasikan penguatan sistem monitoring, peningkatan anggaran operasional, pengembangan protokol pelayanan yang disesuaikan kondisi Papua, serta pembentukan kader kesehatan lokal untuk keberlanjutan program
The Role of Women's Digital Literacy in the Effectiveness of Parent Program Policy in Elementary School Learning Heny Widyawati Saptosari; Eny Haryati; Fedianty Augustinah
Educational Dynamics: International Journal of Education and Social Sciences Vol. 3 No. 3 (2026): July: Educational Dynamics: International Journal of Education and Social Scien
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70062/educationaldynamics.v3i3.334

Abstract

This study aims to (1) analyze the role of women's digital literacy in the effectiveness of Parent Program policy implementation in elementary school learning, and (2) formulate a model for strengthening women's digital literacy to enhance the effectiveness of such policy. A mixed methods approach with a sequential explanatory design was employed, involving 248 mothers of elementary school students as survey respondents and 18 key informants for in-depth interviews. Quantitative data were analyzed using multiple linear regression, while qualitative data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña. The findings indicate that the four pillars of national digital literacy simultaneously explained 62.1% of the variance in Parent Program effectiveness (R² = 0.621), with the largest contribution from digital skills (β = 0.384), followed by digital safety (β = 0.271), digital ethics (β = 0.196), and digital culture (β = 0.142). The study also identified three typologies of mothers based on digital literacy level, namely digital-active, digital-reactive, and digital-dependent. Based on these findings, the model was formulated, consisting of four cyclical components: Maternal Digital Capacity Assessment, Tiered Mentoring, Inclusive Communication Governance, and Participatory Evaluation. This study contributes to the development of gender-sensitive and digitalization-adaptive education policy implementation studies in public administration.