Rizkita Rodearni Sebayang
Universitas Negeri Medan, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Potensi Media Sosial Dalam Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Indonesia Pada SMP Rizkita Rodearni Sebayang; Fonti Fai Banjarnahor; Aqia Insani; Gracesela S. Sibuea; Yenti Siburian; Yunita Peranginangin
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i4.1155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi media sosial dalam pengembangan bahan ajar Bahasa Indonesia di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode penelitian kepustakaan, studi ini mengidentifikasi berbagai platform media sosial yang efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan mendistribusikan materi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial, seperti Instagram, YouTube, dan WhatsApp, tidak hanya berfungsi sebagai sarana distribusi, tetapi juga sebagai sumber konten kreatif yang dapat meningkatkan keterampilan berbahasa siswa, termasuk membaca, menulis, berbicara, dan mendengarkan. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan dalam pemanfaatan media sosial, seperti pengelolaan konten yang relevan dan risiko distraksi. Temuan ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi praktis bagi guru dan pengembang kurikulum dalam menciptakan bahan ajar yang lebih inovatif dan sesuai dengan kebutuhan generasi digital.
Eksplorasi Eksplorasi Nilai Filosofis Rumah Adat Karo dalam Mempertahankan Identitas Budaya Lokal di Era Modernisasi Elisabeth Purba; Monica Monalisa Hutabarat; Rizkita Rodearni Sebayang; Sheshilia Putri Damanik; Yanti Melina Ambarita; Ika Febriana
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2383

Abstract

Penelitian ini mengkaji makna dan kelestarian rumah adat Karo (Siwaluh Jabu) sebagai representasi identitas budaya masyarakat Batak Karo di tengah arus globalisasi. Rumah adat Siwaluh Jabu tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal delapan keluarga, namun juga mencerminkan struktur sosial, sistem kekeluargaan, dan nilai-nilai filosofis seperti gotong-royong, musyawarah, serta toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui studi literatur, observasi langsung di kawasan tradisional Karo, serta wawancara dengan tokoh adat dan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap ruangan (jabu) memiliki fungsi, aturan, dan makna khusus yang memperkuat tatanan dan interaksi sosial. Namun, modernisasi dan urbanisasi menyebabkan perubahan fisik, fungsi, serta pergeseran nilai budaya di kalangan generasi muda, sehingga mengancam kelestarian rumah adat tersebut. Diperlukan strategi pelestarian yang adaptif dan kolaboratif antara pemerintah, masyarakat adat, dan generasi muda melalui edukasi, revitalisasi budaya, serta perlindungan hukum agar Siwaluh Jabu tetap eksis sebagai warisan budaya dan sumber pembentukan karakter. Temuan ini diharapkan menjadi acuan pelestarian budaya lokal dalam menghadapi tantangan modernisasi.