Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Dan Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Pada Masyarakat Desa Suka Raja Siti Salwa Hanafiah; Syuaib Afri Mulana; Vioni Nabila Alyaza; Rosi Anggraini; Putri Kirana; Ayu Nani; Putri Lestari; Sri Handayani; Sulastri Asriatun; Sumarti Agustina; Suparmi Suparmi; Fitri Fitri; Indra Gunawan; Gita Sopianti; Desi Febriani; Muhammad Fajri; Rina S.E Sitindaon
JURNAL PENGABDIAN KADER BANGSA Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kader Bangsa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jpkb.v1i2.909

Abstract

Education and socialization of clean and healthy living behavior (PHBS) is one of the important efforts to maintain environmental cleanliness and health. One behavior that needs serious attention is the habit of littering. The purpose of this counseling activity (PHBS) is to encourage the community to dispose of waste in its place which is carried out through direct communication in the Sukaraja Village community. The data processing method used in this activity is SPSS software, to make it easier to detect the data. Based on the results of data processing, it was found that 67.5% of respondents still burned waste because the community did not know how to properly manage waste while 12% of respondents said that they littered because there was no landfill, and 8.4% of respondents disposed of waste by piling it up because the community did not know how to properly manage waste and 4.8% of respondents threw waste in the river. Based on the data obtained, it can be concluded that the community still burns waste because the landfill has not been provided, but we can take this from this counseling and education activity to encourage the community to change healthy behavior such as disposing of waste in its place.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN REBUSAN DAUN KELOR TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI IBU NIFAS DI PMB FAULIEN KECAMATAN GANDUS KOTA PAPLEMBANG TAHUN 2025 Putri Kirana; Erma Puspita Sari; Rini Gustina Sari
Jurnal Kesehatan Abdurrahman Vol 15 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan Abudurahman
Publisher : STIKES Abdurahman. Pusat Informasi dan Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55045/jkab.v15i1.274

Abstract

Produksi ASI yang kurang optimal pada ibu nifas merupakan hambatan utama dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Daun kelor (Moringa oleifera) mengandung senyawa fitosterol dan polifenol yang berperan sebagai laktagogum, mampu meningkatkan sekresi hormon prolaktin dan mendukung produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian rebusan daun kelor terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest dengan jumlah sampel sebanyak 15 ibu nifas yang mengalami masalah produksi ASI, dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Intervensi berupa pemberian rebusan daun kelor dilakukan selama 7 hari berturut-turut dengan dosis yang telah ditentukan. Data dikumpulkan melalui lembar observasi yang mencatat frekuensi menyusui sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired Sample T-Test untuk mengetahui perbedaa n rata-rata sebelum dan sesudah pemberian intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada frekuensi menyusui sebelum dan sesudah pemberian rebusan daun kelor dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Temuan ini membuktikan bahwa rebusan daun kelor dapat meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas secara bermakna. Kesimpulan: Pemberian rebusan daun kelor efektif meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas dan dapat dijadikan alternatif intervensi alami yang mudah diaplikasikan di masyarakat untuk mendukung keberhasilan program ASI eksklusif. Saran: Diharapkan tenaga kesehatan dapat mempertimbangkan penggunaan daun kelor sebagai intervensi pendukung laktasi, serta melakukan edukasi kepada ibu nifas mengenai manfaat dan cara penyajiannya.