p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Development
Mainita Mainita
Universitas Muhammadiyah Jambi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENGEVALUASI PERAN DESENTRALISASI FISKAL: ANALISIS TERHADAP PENURUNAN KETIMPANGAN PENDAPATAN DI DAERAH Irmanelly Irmanelly; Deka Veronica; Yunie Rahayu; Asrini Asrini; Mainita Mainita; Sugma Dewi Apriyani
Jurnal Development Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Development
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jd.v13i1.584

Abstract

Ketimpangan pendapatan menjadi isu utama dalam pembangunan ekonomi, dengan penurunan ketimpangan sering dijadikan indikator keberhasilan. Di Provinsi Jambi, perbedaan potensi sumber daya, demografi, dan pertumbuhan antar wilayah menyebabkan ketimpangan ini. Sebagai upaya mengatasinya, pemerintah menerapkan desentralisasi fiskal melalui UU No.33 Tahun 2004, meski efektivitasnya belum sepenuhnya terukur. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis implementasi kebijakan desentralisasi fiskal, (2) mengevaluasi perannya dalam menurunkan ketimpangan pendapatan, (3) memetakan ketimpangan berdasarkan penerimaan daerah, dan (4) mengidentifikasi strategi peningkatan efektivitas desentralisasi fiskal. Penelitian dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan data primer dan sekunder dari BPS, Bappeda, serta literatur terkait, mencakup kabupaten/kota di Provinsi Jambi dalam periode 15 tahun. Analisis dilakukan menggunakan regresi berganda, tipologi Klassen, cross-tabulation, dan SWOT. Hasil menunjukkan bahwa ketimpangan pendapatan di Provinsi Jambi dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti sumber daya alam, infrastruktur, akses pendidikan, urbanisasi, dan kebijakan pemerintah. Secara simultan, Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Bagi Hasil (DBH) berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan pembangunan, meskipun kontribusi DAU terhadap ketimpangan pembangunan tidak signifikan. Untuk mengurangi ketimpangan, diperlukan pendekatan holistik yang mencakup peningkatan infrastruktur, investasi pendidikan, diversifikasi ekonomi, dan kebijakan pembangunan inklusif. Penelitian ini memberikan dasar evaluasi penting bagi pemerintah dalam mengoptimalkan kebijakan desentralisasi fiskal untuk mengurangi ketimpangan pendapatan.
ANALISIS PENGARUH SEKTOR PERTANIAN DAN TENAGA KERJA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN MERANGIN Mainita Mainita; Etik Winarni; Esti Susilawati; M. Fajri
Jurnal Development Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Development
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jd.v13i1.586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui perkembangan sektor pertanian, tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Merangin. Dan untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh sektor pertanian dan tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Merangin. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif untuk menjawab tujuan pertama, melihat perkembangan perkembangan sektor pertanian, tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Merangin selama periode tahun 2010-2023. Kedua untuk menganalisis pengaruh sektor pertanian dan tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Merangin dilakukan dengan menggunakan alat analisis regresi linear berganda dengan bantuan alat analisis aplikasi software SPSS 21. Hasil analisis yang dilakukan menyimpulkan, pertama yaitu perkembangan sektor pertanian, tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Merangin yaitu rata-rata berflutuasi meningkat selama periode 2010-2023 dengan besar rata- ratanya untuk sektor pertanian 5,03 persen, tenaga kerja rata-rata sebesar 1,39 persen dan pertumbuhan ekonomi rata-rata sebesar 5,59 persen. Kedua yaitu secara parsial sektor pertanian selama periode 2010-2023 berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Merangin, Sedangkan untuk tenaga kerja secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pertubuhan ekonomi Kabupaten Merangin. Namun secara simultan baik itu sektor pertanian dan tenaga kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Merangin dengan tingkat signifikansinya sebesar 99,80 persen.