Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

FLY HIGH WITH SETMA : PELATIHAN PENGGUNAAN UAV DALAM MEWUJUDKAN MAHASISWA YANG BERKOMPETENSI DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Amati Eltriman Hulu; Yudya Kurnia Sari; Nopriamal Gisdaronli Amrin; Zaenab Bidala; Muliyadi Lemba; Amir Lareke; Muhammad Adam Suni; Naharuddin Naharuddin; Rhamdhani Fitrah Baharuddin; Rizky Purnama
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 4 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i4.16209

Abstract

Abstrak: Era Revolusi Industri 4.0 ditandai dengan adopsi teknologi digital yang semakin luas, termasuk dalam bidang pemetaan dan survei. Dalam era ini, mahasiswa dituntut untuk memiliki keterampilan yang relevan dengan perkembangan teknologi, termasuk penggunaan UAV (Unmanned Aerial Vehicle) atau drone sebagai alat pemetaan yang efektif. Untuk mempersiapkan mahasiswa dengan keterampilan yang relevan untuk menghadapi tuntutan era Revolusi Industri 4.0. Mahasiswa harus memiliki pemahaman tentang teknologi UAV, pengoperasian, pemrosesan data, dan aplikasi pemetaan yang relevan. Tujuan dari pelaksanaan program ini yaitu untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa program studi kehutanan dalam menggunakan dan mengolah data hasil foto udara serta memberikan mahasiswa landasan yang kuat dan mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan dan peluang yang ada di dunia kerja, pelaksanaan kegiatan ini dilaksankan dengan metode ceramah dan praktek secara langsung yang dilaksanakan selama dua hari bertempat di Fakultas Kehutanan Universitas Tadulako yang diikuti oleh Mahasiswa Fakultas Kehutanan dan Fakultas lain Universitas Tadulako. Selama pelatihan, peserta terlibat dalam sesi pelatihan dalam ruangan dan luar ruangan yang melibatkan pengoperasian UAV, pengumpulan data, dan pemrosesan data menggunakan perangkat lunak pemetaan. Pelaksanaan kegiatan ini berlangsung dengan baik serta mahasiswa memperoleh pengetahuan dan ketrampilan baru ditandai dengan hasil perbandingan pre-test dan post-test yang menunjukan hasil yang sangat signifikan dengan dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 72,33 sedangkan rata-rata nilai post-test sebesar 92,33.Abstract: The era of the Industrial Revolution 4.0 was marked by the wider adoption of digital technology, including in the fields of mapping and surveying. In this era, students are required to have skills relevant to technological developments, including the use of UAV (Unmanned Aerial Vehicle) or drones as an effective mapping tool. To prepare students with relevant skills to face the demands of the Industrial Revolution 4.0 era. Students must have an understanding of relevant UAV technology, operation, data processing, and mapping applications. The purpose of implementing this program is to increase the competence of forestry study program students in using and processing aerial photo data and to provide students with a strong foundation and prepare them to face the challenges and opportunities that exist in the world of work, the implementation of this activity was carried out using the lecture method and direct practice which was carried out for two days at the Faculty of Forestry, Tadulako University which was attended by students from the Faculty of Forestry and other Faculties of Tadulako University. During the training participants engage in indoor and outdoor training sessions involving UAV operation, data collection and data processing using mapping software. The implementation of this activity went well and students acquired new knowledge and skills as indicated by the results of the pre-test and post-test comparison which showed very significant results with an average pre-test score of 72.33 while the average post-test score test of 92.33.
Komposisi vegetasi pada Daerah Aliran Sungai Pangasi Kawasan Cagar Alam Pangi Binangga Kabupaten Parigi Moutong Pramayanti, Diah Natasya Arif; Naharuddin, Naharuddin; Rosyid, Abdul; Purnama, Rizky; Maiwa, Arman; Hulu, Amati Eltriman
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v8i1.14864

Abstract

This research aims to determine the types of plants and the Important Value Index in the Pangasi River Watershed (DAS) in the Pangi Binangga Nature Reserve. The method used in collecting data is the plot method or checkered path method with four growth levels, namely seedlings (20 m × 20 m), saplings (10 m × 10 m), poles (5 m × 5 m) and trees (2 m × 2 m). Data analysis used the Importance Value Index (INP), a method commonly used in ecological studies. INP analysis includes several parameters, namely relative density, relative frequency, and relative dominance. The results of field identification found 532 individuals with 19 species. Vegetation Analysis Results: Important Value Index at tree level is dominated by Bayur (Pterospermum spp), the pillar level is dominated by Ebony (Diospyros celebica bakh), at the stake level dominated by Pangi/Kepayang (Pangium to success) and at the pillar level dominated by Nyatoh (Palaquium obtusifolium). Results of INP calculations at tree, pole, sapling and seedling levels. In general, of the four growth levels, Nyatoh (Palaquium obtusifolium) is the most dominant plant in the Pangasi River Basin.
Analisis komparatif laju korosi pada material aluminium 5083 dan 5052 dengan menggunakan media air laut sebagai aplikasi bahan lambung kapal Purnama, Rizky; Mu’izzadin Wa’adulloh; Abdul Hamid; Sutrisno
Jurnal Universal Technic Vol. 3 No. 2 (2024): Oktober: Jurnal Universal Technic
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/unitech.v4i1.2593

Abstract

ABSTRAK Indonesia sebagai negara kepulauan sangat bergantung pada transportasi kapal laut untuk menghubungkan antar pulau. Pada proses perencanaan konstruksi kapal, pemilihan material lambung yang terbaik sangat penting untuk menghadapi masalah korosi. Paduan aluminium dikenal memiliki ketahanan korosi yang baik, sehingga sering dipilih untuk aplikasi di lingkungan korosif, seperti laut. Paduan seri 5xxx, khususnya Aluminium 5083 dan 5052, umum digunakan dalam industri pembuatan kapal karena karakteristik mekanis dan ketahanan korosinya. Lingkungan laut yang agresif dapat mempercepat laju korosi, mengancam integritas struktural lambung kapal. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan pemahaman komparatif tentang perilaku kedua paduan ini dalam kondisi korosif seperti air laut. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan laju korosi aluminium 5083 dan 5052 dalam media air laut, dengan fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi korosi serta implikasinya terhadap pemilihan material lambung kapal dengan metode kehilangan berat (Weight Loss) sesuai dengan ketentuan dari ASTM G31-72. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan pengujian perendaman kedua jenis aluminium dalam air laut selama beberapa periode waktu (168 hingga 720 jam). Penelitian ini membandingkan laju korosi aluminium 5083 dan 5052 dalam media air laut selama periode waktu tertentu. Hasilnya menunjukkan bahwa aluminium 5083 memiliki laju korosi yang lebih rendah dibandingkan aluminium 5052 pada semua durasi perendaman. Analisis struktur mikro juga menunjukkan distribusi partikel magnesium yang lebih merata pada aluminium 5083, yang memberikan ketahanan korosi yang lebih baik. Penelitian ini menunjukkan aluminium 5083 memiliki ketahanan korosi yang lebih baik dibandingkan aluminium 5052 dalam media air laut, dengan laju korosi yang lebih rendah dan distribusi partikel magnesium yang lebih merata.
Pemodelan Spasial Kerawanan Banjir di Kepulauan Nias dan sekitarnya berbasis Sistem Informasi Geografis dan Multi-Criteria Decision Analysis Hulu, Amati Eltriman; R, Dandy Adriansyah; Alexis, Mizero; Arianingsih, Ida; Hamka, Hamka; Purnama, Rizky; Maiwa, Arman
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 5 (2025): September 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.5.1243-1252

Abstract

Peningkatan kejadian Banjir di Kepulauan Nias dalam dekade terakhir menimbulkan kerugian ekonomi dan sosial yang besar. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model spasial untuk pemetaan tingkat kerawanan banjir di Kepulauan Nias dan Sekitarnya. Metode yang digunakan adalah Multi-Criteria Decision Analysis (MCDA) berbasis Analytical Hierarchy Process (AHP) yang diintegrasikan dengan Sistem Informasi Geografis (SIG). Enam variabel kriteria dianalisis yaitu kemiringan lereng, ketinggian, curah hujan, jenis tanah, tutupan lahan, dan jarak dari sungai. Hasil analisis AHP menunjukkan bahwa ketinggian dan curah hujan merupakan faktor yang paling berpengaruh signifikan terhadap kerawanan banjir. Model yang dibangun kemudian mengklasifikasikan wilayah ke dalam tiga tingkat kerawanan yaitu rendah, sedang, dan tinggi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Kabupaten Nias Utara dan Nias Barat memiliki proporsi wilayah dengan kerawanan tinggi yang cukup besar. Sebaliknya, Kota Gunungsitoli dan Kabupaten Nias Selatan didominasi oleh wilayah dengan kerawanan rendah. Model spasial ini dapat berfungsi sebagai alat pendukung keputusan yang efektif bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam perencanaan mitigasi bencana, pengembangan tata ruang berbasis kebencanaan, dan pengembangan sistem peringatan dini banjir yang terintegrasi di Kepulauan Nias dan Sekitarnya.
KEANEKARAGAMAN JENIS TUMBUHAN OBAT DI SEKITAR DANAU TAUJI NGATA KATUVUA DONGI - DONGI Purnama, Rizky; Sudhartono, Arief; Rosyid, Abdul; Rukmi, Rukmi; Weraengkati, Yosua Wynalda
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 12 No. 3 (2024): August: Ilmu Pertanian dan Bidang Terkait
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/fruitset.v12i3.5492

Abstract

Diversity of medicinal plants in Indonesia around ± 1,040 species from seed plants. Now, the existing of many species of medicinal plants decrease. Traditional medicinal plants in Indonesia play a crucial role, particularly for those living in rural areas where access to healthcare facilities is still very limited. Dongi-dongi forest area has a variety of diversity of pls including medicinal plants. The purpose is knowing the diversity of medicinal plant species around Lake Tauji Ngata Katavua Dongi-dongi. This research has been conducted around 2 months starting from March to May 2023, using the exploratory survey by conducting a path transect. This method in which the observation follows the direction and location of the transect center line along the path of the research path which is paired with a discontinuous plot. The results showed 10 species including 104 individuals from 8 medicinal plants families, with the highest INP value is the Sintrong type (Crassocep halum Crepidiodes) with a value approximately 72.38% while the lowest INP value is the Legetan type (Acmella Oleraceae) with a value approximately 7.28%. Overall diversity index of medicinal plant species was found to be H' 2.21 included in the medium category.