Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The relationship between father's involvement in breastfeeding (father's involvement) and success Nur Azizah; Kamelia Sinaga; Rosmani Sinaga; Ribur Sinaga; Aufa Risna; Ayumahara Ayumahara; Fatiyah Fatiyah; Furie Estie Honez
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 4 No. 11 (2026): February Edition
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v4i11.2529

Abstract

Background: Failure to provide exclusive breastfeeding significantly increases the risk of infectious diseases in infants, particularly diarrhea, which can increase up to 30-fold. Globally, exclusive breastfeeding rates remain below established targets, including in Indonesia. In Aceh Province, exclusive breastfeeding coverage has not yet reached the national target of 80%. Various factors influence breastfeeding success, one of which is father involvement, which is currently considered the strongest external variable. Emotional and instrumental support from fathers has been shown to help regulate oxytocin levels and increase mothers' confidence in breastfeeding. Purpose: To analyze the relationship between father involvement and the success of exclusive breastfeeding. Method: This study used a quantitative method with a correlational design through a cross-sectional approach. The study was conducted from February to June 2025 in Pante Raya Village, Wih Pesam District. The study population was mothers with infants aged 7–12 months, with a purposive sampling technique of 30 respondents. The research instrument was a Likert-scale questionnaire to measure paternal involvement and an interview with infant feeding history to assess the success of exclusive breastfeeding. Data analysis was performed using the chi-square test with a 95% confidence level (p value = 0.05). Results: Univariate analysis results showed that the majority of fathers had good levels of involvement (73.3%) and most mothers were successful in providing exclusive breastfeeding (80.0%). Bivariate analysis showed that good paternal involvement was followed by a high level of exclusive breastfeeding success (95%). Chi-square test results showed a p value of 0.002 (p < 0.05). Conclusion: There is a significant relationship between father involvement and the success of exclusive breastfeeding in Pante Raya Village. Fathers' support is a crucial factor in increasing the success of exclusive breastfeeding.
Penerapan Komunikasi Efektif Dan Keluarga Terhadap Pencegahan Speech Delay Pada Balita Di Desa Bangun Rejo Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara Tahun 2024 Nopalina Suyanti Damanik; Parningotan Simanjuntak; Yesica Geovani Sianipar; Ribur Sinaga; Maulidya Khairani; Isa Bella Simanjuntak
Compromise Journal Community Proffesional Service Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Compromise Journal : Community Proffesional Service Journal
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/compromisejournal.v2i2.347

Abstract

Background Development of growth and development can be done by providing stimulation and early detection of the baby's growth and development during the "golden age" by providing adequate early stimulation to stimulate the brain and development of movement, speech and language as well as socialization and independence of the baby so that it is optimal according to its age.( Uli, 2019. The aim of this community service program (PKM) is to increase the implementation of effective and family communication towards preventing speech delay in toddlers in Bangun Rejo Village, Tanjung Morawa District, Deli Serdang Regency, North Sumatra Province in 2024. The methods used include 1) identifying toddlers about Speech Delay); 2) preparation of materials and steps for implementing effective and family communication towards preventing speech delay in toddlers); 3) implementation of education on the Implementation of Effective Communication and Family towards Prevention of Speech Delay in Toddlers). Results Based on the results of implementing community service for toddlers in Bangun Rejo Village, Tanjung Morawa District, Deli Serdang Regency, North Sumatra Province, there are a total of 19 toddlers, where the majority are 1-3 years old, 10 toddlers (53%), 3-5 years old, 9 toddlers (43%). %), all parents are enthusiastic about implementing effective and family communication towards preventing speech delay in toddlers
EFEKTIVITAS PROGRAM KESEHATAN MENTAL BERBASIS APLIKASI DIGITAL TERHADAP TINGKAT STRES REMAJA DI DESA BANGUN REJO KECAMATAN TANJUNG MORAWA KABUPATEN DELI SERDANG PROVINSI SUMATERA UTARA TAHUN 2025 Parningotan Simanjuntak; Nopalina Suyanti Damanik; Ribur Sinaga; Febriana Sari; Plora Novita Febrina Sinaga
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v4i2.1419

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang sedang mengalami masa transisi penting dalam berbagai aspek perkembangan, baik fisik, emosional, maupun sosial. Masa ini ditandai dengan berbagai tekanan, mulai dari tuntutan akademik, pergaulan sosial, hingga pencarian jati diri. Jika tekanan tersebut tidak ditangani dengan baik, dapat menimbulkan stres yang berkelanjutan dan berisiko menyebabkan gangguan kesehatan mental seperti kecemasan dan depresi. Laporan UNICEF dan BKKBN juga mengungkapkan bahwa hampir 50% remaja Indonesia merasa stres berat akibat tekanan sosial, akademik, dan kritik dari lingkungan. Sayangnya, masih rendahnya literasi kesehatan mental dan tingginya stigma menjadi penghalang utama bagi remaja dalam mencari pertolongan yang tepat (IDN Times, 2024). Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen menggunakan desain pre-test dan post-test with control group. Sampel penelitian ini remaja usia 13–18 tahun yang berdomisili di Desa Bangun Rejo. total sebanyak 30 responden (15 kelompok intervensi, 15 kelompok kontrol) dengan Uji Paired Sample T-Test. Hasil uji Paired Sample T-Test. Pada kelompok intervensi, nilai p sebesar 0,000 (p < 0,05) menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pre-test dan post-test. Sementara itu, kelompok kontrol memiliki nilai p sebesar 0,081 (p > 0,05), menandakan tidak adanya perbedaan yang signifikan. Hasil uji Paired Sample T-Test. Pada kelompok intervensi, nilai p sebesar 0,000 (p < 0,05) menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pre-test dan post-test. Sementara itu, kelompok kontrol memiliki nilai p sebesar 0,081 (p > 0,05), menandakan tidak adanya perbedaan yang signifikan. Disarankan untuk menggunakan aplikasi secara konsisten dan disertai refleksi pribadi agar manfaatnya optimal.
Pengaruh Breast Care Terhadap Kelancaran Air Susu Ibu (ASI) Pada Ibu Nifas di Klinik Pratama Vina Kota Medan Tahun 2026 Chyntia Silitonga; Mediana Beru Sembiring; Lastini Siagian; Ribur Sinaga; Okta Piara
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.61918

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik bagi bayi yang berperan penting dalam menunjang pertumbuhan, perkembangan, serta meningkatkan daya tahan tubuh. Meskipun demikian, masih banyak ibu nifas yang mengalami hambatan dalam kelancaran pengeluaran ASI pada hari-hari pertama setelah persalinan. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu memperlancar pengeluaran ASI adalah breast care. Perawatan payudara dapat merangsang sirkulasi darah, meningkatkan refleks let-down, serta merangsang pelepasan hormon prolaktin dan oksitosin sehingga produksi dan pengeluaran ASI menjadi lebih optimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan pelaksanaan breast care terhadap kelancaran ASI pada ibu nifas di Klinik Pratama Vina Kota Medan Tahun 2026. Tujuan penelitian pada skripsi mencakup evaluasi hubungan pelaksanaan breast care dengan kelancaran ASI serta identifikasi karakteristik responden berdasarkan umur, pendidikan, dan pekerjaan. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi sekaligus sampel penelitian berjumlah 30 ibu nifas yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi dan checklist pelaksanaan breast care serta indikator kelancaran ASI. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara pelaksanaan breast care dengan kelancaran ASI pada ibu nifas di Klinik Pratama Vina Kota Medan dengan nilai p = 0,001 (p < 0,05) sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Ibu nifas yang melaksanakan breast care sesuai prosedur memiliki kecenderungan lebih tinggi mengalami kelancaran ASI dibandingkan ibu yang tidak melaksanakan breast care sesuai prosedur. Kesimpulan: Pelaksanaan breast care berhubungan signifikan dengan kelancaran ASI pada ibu nifas. Breast care dapat dijadikan salah satu intervensi kebidanan dalam meningkatkan keberhasilan menyusui dan mendukung program ASI eksklusif.