Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN AKTIVITAS FISIK DAN PENGETAHUAN LANSIA MELALUI PROGRAM SENAM ANTI HIPERTENSI DAN PENYULUHAN DI POSYANDU LANSIA DESA KUDU BAKI SUKOHARJO Muthoifa Muthoifa; Wangsit Restu Adi Guritno; Nuril Aqwani; Presinta Dewi; Anggri Romadhona; Amara Kurnia Fitri; Ngaizatul Fikriyah; Ananta Qotrunnada; Anas Tasya Ardea Zerlind; Afiffah Arundina Zakarisma; Wanda Youvada; Selvia Nur'aini
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1, No. 2, Mei 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v1i2.5819

Abstract

Semakin meningkatnya usia pada lansia maka semakin kompleks penyakit yang diderita, termasuk lebih sering terserang hipertensi. Penyakit ini menjadi topik yang sering diperbincangkan oleh warga di Desa Kudu. Menurut WHO, hipertensi sistolik diastolik didiagnosis bila TDS ≥ 140 mmhg dan TDD ≥ 90 mmHg dan hipertensi sistolik terisolasi (HST) adalah bila TDS ≥ 140 mmHg dengan TDD < 90 mmHg. Memberikan senam hipertensi, penyuluhan, exercise, dan makanan yang dianjurkan dapat digunakan sebagai solusi untuk pengendalian tekanan darah ketika naik dengan tujuan menambah wawasan pada lansia di Desa Kudu. Metode yang digunakan pada pengabdian ini berupa penyuluhan dengan responden para lansia. Hasil dari penyuluhan ini yaitu terdapat penurunan tekanan darah setelah dilakukan senam hipertensi dan exercise dengan teknik acupressure yang mana dapat dilihat dari hasil pre-test dan post-test. Kesimpulan dari penyuluhan ini dapat menurunkan/mengendalikan tekanan darah lansia di Desa Kudu. Saran untuk lansia hipertensi agar melakukan senam dan exercise yang sudah diajarkan dan mencari informasi tentang bahaya hipertensi
Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap Warga dengan PHBS di RW 06 Kelurahan Semanggi Kota Surakarta Muthoifa Muthoifa; Dwi Astuti
World Health Digital Journal Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wolgitj.v1i1.1

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan oleh individu, keluarga, dan masyarakat secara sadar untuk menjaga dan mengoptimalkan kesehatan. PHBS di tatanan rumah tangga yang buruk dapat berdampak negatif pada kesehatan dan kesejahteraan keluarga serta lingkungan. Warga memiliki peran krusial dalam penerapan gaya hidup sehat karena perubahan perilaku dimulai dari kesadaran dan tindakan individu serta keluarga. Berdasarkan survei PHBS rumah tangga di Jawa Tengah yang dilaporkan Dinas Kesehatan, terdapat penurunan dalam proporsi rumah tangga yang dipantau. Penurunan dalam pemantauan perlu menjadi perhatian untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya PHBS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap warga terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Kelurahan Semanggi Kota Surakarta. Jenis penelitian yang digunakan kuantitatif dalam bentuk survei yang bersifat observasional dengan metode pendekatan cross-sectional dengan populasi warga Kelurahan Semanggi. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 100 warga RW 06. Analisis data menggunakan Uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan PHBS warga RW 06 Kelurahan Semanggi (p-value 0,480) dan tidak ada hubungan antara sikap dengan PHBS warga RW 06 Kelurahan Semanggi (p-value 0,107). Dalam penelitian ini ditemukan kesimpulan bahwa pengetahuan dan sikap cenderung tidak memiliki pengaruh pada PHBS. Meskipun memiliki sikap positif, sikap tersebut tidak menentukan PHBS masyarakat. Hal ini mengungkapkan bahwa ada faktor lain yang turut memengaruhi kemampuan dan kemauan masyarakat untuk mengimplementasikan PHBS dalam kehidupan sehari-hari