Permasalahan kedisiplinan siswa masih menjadi tantangan yang dihadapi sekolah dasar dalam upaya membentuk karakter peserta didik dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih humanis melalui penerapan disiplin positif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat karakter disiplin siswa melalui Program Guru Sahabat Siswa berbasis pendekatan disiplin positif di sekolah dasar Kota Binjai. Kegiatan melibatkan guru dari enam sekolah dasar negeri. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, sosialisasi konsep disiplin positif, pelatihan guru, pendampingan implementasi program, serta monitoring dan evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman guru, angket tingkat keyakinan implementasi, angket kepuasan peserta, serta observasi pelaksanaan program di sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pemahaman guru dari 56,8 pada pre-test menjadi 86,7 pada post-test. Selain itu, sebesar 83,3% guru menyatakan yakin dapat mengimplementasikan pendekatan disiplin positif dalam pembelajaran dan pembinaan siswa. Tingkat kepuasan peserta terhadap pelaksanaan program juga tergolong sangat baik dengan skor rata-rata 4,76 dari skala 5,00. Hasil observasi menunjukkan bahwa guru semakin mampu membangun hubungan yang suportif dengan siswa, sementara siswa menunjukkan perilaku yang lebih disiplin, seperti meningkatnya kepatuhan terhadap aturan kelas, ketepatan waktu, tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas, dan partisipasi aktif dalam pembelajaran. Program ini juga mendorong perubahan paradigma guru dari pendekatan disiplin yang berorientasi pada hukuman menuju pendekatan yang menekankan komunikasi positif, tanggung jawab, dan kesadaran diri peserta didik. Dengan demikian, Program Guru Sahabat Siswa berbasis pendekatan disiplin positif terbukti memberikan dampak positif dalam meningkatkan kapasitas guru serta mendukung penguatan karakter disiplin siswa dan pengembangan budaya sekolah yang lebih humanis, inklusif, dan berkelanjutan.