Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Integrasi Pendekatan Etnopedagogi dalam Pengembangan Media Pembelajaran sebagai Upaya Penguatan Literasi Budaya di Sekolah Refisa Ananda; Sri Tatminingsih; Sari Wardani Simarmata; Valeria Yekti Kwasaning Gusti; Sudirman Sudirman; Isti Rokhiyah; Fitra Jaya; Sucipto Sucipto
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.1081

Abstract

Keterbatasan akses terhadap sumber belajar kontekstual dan minimnya integrasi budaya asal peserta didik dalam pembelajaran menjadi permasalahan utama yang dihadapi guru yang mengajar anak pekerja migran Indonesia di Malaysia. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya literasi budaya serta kurang bermaknanya proses pembelajaran bagi peserta didik yang hidup dalam konteks lintas budaya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menguatkan literasi budaya melalui integrasi pendekatan etnopedagogi dalam pengembangan media pembelajaran bagi 66 guru yang tergabung dalam pusat kegiatan belajar masyarakat anak pekerja migran Indonesia di wilayah Sabah, Malaysia, yang berada dalam Gugus Kalabakan, Gugus Kunak, Gugus Tawau, dan Gugus Lahad Datu. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahap pemetaan kebutuhan, perancangan media pembelajaran berbasis budaya Indonesia, pendampingan pengembangan dan penerapan media dalam pembelajaran, serta evaluasi hasil kegiatan. Kegiatan ini menghasilkan 10 media pembelajaran berbasis etnopedagogi berupa alat permainan edukatif yang dikembangkan oleh guru dan diterapkan langsung dalam pembelajaran di kelas. Hasil kegiatan tersebut menunjukkan bahwa guru mampu mengembangkan media pembelajaran yang memanfaatkan nilai-nilai budaya Indonesia secara kontekstual, relevan dengan kondisi sosial peserta didik, dan mudah diterapkan dalam pembelajaran di pusat kegiatan belajar masyarakat. Media yang dihasilkan mendorong peningkatan pemahaman peserta didik terhadap identitas dan nilai budaya asalnya serta meningkatkan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa integrasi pendekatan etnopedagogi dalam pengembangan media pembelajaran efektif sebagai strategi penguatan literasi budaya bagi anak pekerja migran Indonesia di lingkungan pendidikan lintas negara.
Penguatan Karakter Disiplin melalui Program Guru Sahabat Siswa Berbasis Pendekatan Disiplin Positif di SD Kota Binjai Sari Wardani Simarmata; Dony Darma Sagita; Anugrah Murtini; Ayubi Cakradiwati; Novi Eka Saputri
Jurnal Cendekia Mengabdi Berinovasi dan Berkarya Vol 4 No 3 (2026): Juni - September (IN PROGRESS)
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jenaka.v4i3.1629

Abstract

Permasalahan kedisiplinan siswa masih menjadi tantangan yang dihadapi sekolah dasar dalam upaya membentuk karakter peserta didik dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih humanis melalui penerapan disiplin positif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat karakter disiplin siswa melalui Program Guru Sahabat Siswa berbasis pendekatan disiplin positif di sekolah dasar Kota Binjai. Kegiatan melibatkan guru dari enam sekolah dasar negeri. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, sosialisasi konsep disiplin positif, pelatihan guru, pendampingan implementasi program, serta monitoring dan evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman guru, angket tingkat keyakinan implementasi, angket kepuasan peserta, serta observasi pelaksanaan program di sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pemahaman guru dari 56,8 pada pre-test menjadi 86,7 pada post-test. Selain itu, sebesar 83,3% guru menyatakan yakin dapat mengimplementasikan pendekatan disiplin positif dalam pembelajaran dan pembinaan siswa. Tingkat kepuasan peserta terhadap pelaksanaan program juga tergolong sangat baik dengan skor rata-rata 4,76 dari skala 5,00. Hasil observasi menunjukkan bahwa guru semakin mampu membangun hubungan yang suportif dengan siswa, sementara siswa menunjukkan perilaku yang lebih disiplin, seperti meningkatnya kepatuhan terhadap aturan kelas, ketepatan waktu, tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas, dan partisipasi aktif dalam pembelajaran. Program ini juga mendorong perubahan paradigma guru dari pendekatan disiplin yang berorientasi pada hukuman menuju pendekatan yang menekankan komunikasi positif, tanggung jawab, dan kesadaran diri peserta didik. Dengan demikian, Program Guru Sahabat Siswa berbasis pendekatan disiplin positif terbukti memberikan dampak positif dalam meningkatkan kapasitas guru serta mendukung penguatan karakter disiplin siswa dan pengembangan budaya sekolah yang lebih humanis, inklusif, dan berkelanjutan.
Laman Minda Sihat: Kolaborasi Pendampingan Psikologis Siswa oleh Konselor Indonesia-Malaysia Melalui Terapi Hortikultura Ade Chita Putri Harahap; Dinda Permatasari Harahap; Sari Wardani Simarmata; Awalya Siska Pratiwi; Nengsih Nengsih; Alya Aqilah binti Ahmad Johari
PATRIOTIKA: Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1 No 2 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Laman Minda Sihat program is a form of collaboration between Indonesian and Malaysian counselors in providing psychological support to students thru a horticultural therapy approach. This activity will be held at SK Bandar Puteri Jaya, Sungai Petani, Kedah, Malaysia on October 8, 2024, with the aim of improving students' psychological well-being thru activities that align with their interests and talents. This counselling service emphasizes a humanistic and reflective approach, where students are directly involved in planting their chosen plants as a form of therapy. The mentoring process is carried out in several stages, starting from observation, question-and-answer sessions with the counselor, plant selection, to self-reflection after the activity. This planting activity aims to help students express themselves, overcome negative emotions, and cultivate responsibility and self-confidence. The results of the activity show that using the Laman Minda Sihat website as a counselling medium is able to have a positive effect on students' behavioral changes, particularly in increasing learning motivation and reducing problematic behavior. This cross-country collaboration also strengthens the application of cross-cultural counselling principles and enriches counselling guidance practices in primary education settings. The horticultural therapy approach has proven effective in improving students' emotional, social, and psychological well-being thru a harmonious relationship with nature and the application of positive reinforcement in the counselling process.