Penggunaan cangkang sawit sebagai substitusi pada pasir dalam pembuatan beton diharapkan mampu mengurangi cangkang buah sawit yang dihasilkan oleh perkebunan sawit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kuat tekan beton pasir pantai Natal sebagai agregat halus dengan menambah sebagian campuran cangkang kelapa sawit sebagai pengganti agregat kasar sedangkan sebagai pembanding adalah beton normal.. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen (pengujian). Dari hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan penurunan nilai kuat tekan beton yang menggunakan pasir pantai Natal dengan campuran cangkang buah sawit dari nilai kuat tekan beton normal yang menjadi pembandingnya. Kuat tekan rata-rata beton pada umur 7, 14, 28 hari dengan menggunakan pasir pantai dengan campuran cangkang buah sawit secara berturut turut sebesar 2,97 MPa, 4,87 MPa, 6,66 MPa. Kuat tekan rata-rata beton normal pada umur 7, 14, 28 hari secara berturut turut sebesar 9,20 MPa, 7,56 MPa, 12,14 MPa untuk beton berbentuk silinder. Dari hasil penelitian yang dilakukan didapati hasil penurunan mutu beton maka untuk beton yang menggunakan pasir pantai dengan campuran cangkang buah sawit agar dilakukan penelitian lebih lanjut tentang kegunaan cangkang buah sawit tersebut dan mempertimbangkan resiko penurunan nilai kuat tekan beton yang direncanakan.