Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisa Sediment Transport Pada Saluran Terbuka Model Trapesium (Studi Laboratorium) Indra Mulia Lubis; Amran Juniardi; Nurkhasanah Rina Puspita
STATIKA Vol. 5 No. 2 (2022): STATIKA Volume 5 , Nomor 2 , SEPTEMBER 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sedimen merupakan hasil proses erosi, baik berupa erosi permukaan, erosi parit, maupun jenis erosi tanah lainnya. Sedimen umumnya mengendap di bagian bawah kaki bukit, di daerah banjir, di saluran air, sungai, dan waduk. Hasil sedimen adalah jumlah sedimen yang berasal dari erosi yang terjadi di daerah tangkapan air yang diukur pada periode waktu dan tempat tertentu. Penelitian tentang laju sedimentasi telah banyak dilakukan oleh berbagai peneliti, baik secara langsung di lapangan maupun dalam skala laboratorium. Namun secara umum sedimen yang diteliti adalah sedimen secara keseluruhan atau lebih dikenal dengan istilah sedimen suspensi, dimana sedimen tersebut sudah terdiri dari berbagai material seperti : tanah, kayu, pasir, kerikil/batuan dan lain-lain. Pada penelitian ini dilakukan pengujian dengan memisahkan jenis dari sedimen tersebut. Material sedimen yang menjadi sampel uji adalah pasir, kerikil dan tanah. Ketiga jenis sedimen ini diuji dengan bantuan alat uji hidrolis di Laboratorium Teknik Sipil UGN untuk mengetahui laju sedimentasi. Dari data pengujian yang dihasilkan, laju aliran massa sedimen (Qs) jenis kerikil dan tanah pada bukaan pintu air 100 mm berturut-turut adalah 0,065 kg/s dan 0,072 kg/s. Sedangkan material sedimen pasir memiliki debit aliran sedimen sebesar 0,133 kg/s pada bukaan pintu air yang sama. Hal ini menunjukkan bahwa material sedimen pasir lebih cepat dan lebih banyak terenkapsulasi atau tergusur daripada sedimen kerikil dan tanah.
IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DAN SENSOR INTERNET OF THINGS (IOT) UNTUK PEMETAAN KERAWANAN DAN PERINGATAN DINI BANJIR DI DESA GAROGA Khairunnisa Samosir; Ahmad Rafii; Rini Anggraini Pakpahan; Amran Juniardi; Ucok Reonaldy Harahap
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.61492

Abstract

Desa Garoga di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, merupakan wilayah yang berada di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Aek Garoga dan berulang kali mengalami banjir bandang. Bencana pada akhir November 2025 mengakibatkan kerusakan pada sebagian besar rumah warga dan menunjukkan belum tersedianya sistem pemantauan waktu nyata serta pemetaan daerah rawan banjir. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan integrasi Sistem Informasi Geografis (SIG) dan Internet of Things (IoT) untuk mendukung mitigasi dan peringatan dini banjir. Metode yang dilakukan meliputi pemasangan sensor ketinggian muka air ultrasonik dan sensor curah hujan pada bagian hulu, tengah, dan hilir sungai yang terhubung dengan mikrokontroler dan platform WebGIS. Data yang diperoleh diintegrasikan dengan parameter kemiringan lereng, tata guna lahan, curah hujan, dan jarak terhadap sungai untuk menghasilkan peta zona rawan serta mengirimkan notifikasi otomatis melalui Telegram dan sirine desa ketika ambang batas tercapai. Hasil kegiatan menunjukkan sistem mampu mendeteksi peningkatan muka air dan menyebarkan peringatan lebih cepat dibandingkan metode manual, sehingga mendukung kesiapsiagaan masyarakat dan perencanaan mitigasi banjir di Desa Garoga.