Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Development of Integrated Basic Physics Learning E-modules for Natural Disaster Mitigation to Improve Quality Learning Finta Amalinda; Eka Dewi; Daud K Walanda; Darsikin Darsikin; I Komang werdhiana
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 2 (2025): February
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i2.9734

Abstract

In an era of increasingly frequent natural disasters, integrating disaster mitigation into educational frameworks is crucial. This study addresses the need for innovative teaching materials that not only enhance basic physics understanding but also prepare students for challenges in disaster-prone regions. The research aims to develop a basic physics e-module integrated with disaster mitigation. The goal is to improve students' knowledge of physics and disaster preparedness, particularly in areas like Central Sulawesi. Using a Research and Development (R&D) approach with the ADDIE model, the study's findings show expert validators gave an average score above 4.00, lecturers rated the course 4.67, and there was an improvement in learning outcomes, with CI values ranging from 6.74 to 8.39 and an effect size (Cohen's d) of 4.17. The research concludes that e-modules can effectively enhance learning quality and disaster preparedness.
PENGARUH BEBAN KERJA DAN BURNOUT SYNDROME TERHADAP KINERJA PEGAWAI RSUD MADANI : KOMPENSASI MODERATING Annisa Putri Ana Phalis; Sudirman Sudirman; Finta Amalinda
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v5i3.58002

Abstract

Kinerja pegawai rumah sakit sangat menentukan kualitas layanan kesehatan, namun tekanan kerja dan keterbatasan SDM sering memicu beban kerja berlebih serta burnout syndrome. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh beban kerja dan burnout syndrome terhadap kinerja pegawai di UPT RSUD Madani Provinsi Sulawesi Tengah dengan kompensasi sebagai variabel moderasi. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain korelasional pada populasi 535 pegawai. Data dikumpulkan melalui kuesioner pada tahun 2025 dan dianalisis menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA). Beban kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja (sig. 0,002), begitu pula dengan burnout syndrome (sig. 0,000). Hasil uji MRA menunjukkan kompensasi secara signifikan mampu memoderasi dan memperkuat pengaruh kedua variabel tersebut terhadap kinerja sebesar 99,7%. Kompensasi memiliki peran strategis sebagai faktor penguat kinerja di tengah tekanan kerja tinggi dan risiko kelelahan mental. Manajemen RSUD Madani disarankan untuk mengoptimalkan sistem pengupahan yang adil dan transparan guna menjaga stabilitas produktivitas serta kualitas pelayanan kesehatan secara berkelanjutan
ANALISIS DETERMINAN KEPATUHAN IBU DALAM MEMBERIKAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH PUSKESMAS KALEKE Sukmawati Sukmawati; Sudirman Sudirman; Finta Amalinda
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v5i3.58020

Abstract

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif merupakan pilar fundamental dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul karena menyediakan nutrisi lengkap dan zat imunologis bagi bayi selama enam bulan pertama kehidupan. Meskipun sangat krusial untuk menekan angka kematian bayi, cakupan ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Kaleke, Kabupaten Sigi, masih fluktuatif dan berada di bawah target nasional. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional ini dilakukan untuk menganalisis determinan yang memengaruhi kepatuhan ibu, dengan melibatkan 77 responden yang dipilih melalui teknik proportionate random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner digunakan untuk mengukur variabel pengetahuan, dukungan keluarga, dan dukungan tenaga kesehatan terhadap kepatuhan ibu.Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan ibu di wilayah tersebut mencapai 77,9%. Secara statistik, pengetahuan ibu (p=0,020) dan dukungan tenaga kesehatan (p=0,001) terbukti berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan pemberian ASI eksklusif. Temuan menarik menunjukkan bahwa dukungan tenaga kesehatan menjadi faktor yang paling dominan dengan nilai Odds Ratio sebesar 9,187, yang berarti ibu yang didampingi secara aktif oleh petugas kesehatan memiliki peluang 9 kali lipat lebih besar untuk patuh. Sebaliknya, dukungan keluarga (p=0,263) tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan dalam model penelitian ini.Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa peran tenaga kesehatan sebagai edukator dan pendamping teknis adalah penggerak utama dalam keberhasilan laktasi. Meskipun pengetahuan ibu berkontribusi, kehadiran petugas kesehatan mampu memberikan keyakinan klinis yang mengubah niat ibu menjadi tindakan nyata. Oleh karena itu, penguatan program konseling laktasi yang intensif sangat diperlukan untuk mengoptimalkan cakupan ASI eksklusif di wilayah tersebut.
Analisis Faktor Penyebab Klaim Pending, Verifikasi dan Audit Pascaklaim BPJS Kesehatan di RSUD Anutapura Palu Nurlaela; Sudirman; Finta Amalinda
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16703

Abstract

Klaim pending BPJS Kesehatan menjadi tantangan sistemik yang mempengaruhi arus kas rumah sakit dan keberlanjutan pelayanan. RSUD Anutapura Palu mengalami lonjakan signifikan nilai klaim pending dari Rp5,8 miliar (2023) menjadi Rp14,26 miliar (2024), mencerminkan kompleksitas permasalahan yang memerlukan analisis mendalam. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi faktor penyebab klaim pending serta proses verifikasi dan audit pascaklaim berdasarkan pendekatan 5M (Man, Machine, Method, Material, Money). Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di RSUD Anutapura Palu pada Februari-Maret 2026. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap 5 informan (koordinator klaim, dua koder, verifikator internal, dan DPJP) serta observasi. Analisis data menggunakan model Miles & Huberman (reduksi, penyajian, penarikan kesimpulan) dengan validasi melalui triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan faktor Man: kompetensi SDM cukup namun pengalaman terbatas, beban kerja coder dan verifikator tidak proporsional. Machine: penggunaan SIMRS dan e-claim belum optimal karena gangguan jaringan dan proses coding manual. Method: belum ada SOP baku untuk coding, verifikasi, dan pengajuan klaim. Material: ketidaklengkapan resume medis dan dokumen penunjang menjadi penyebab utama pending. Money: klaim pending menghambat arus kas dan pembayaran jasa pelayanan. Proses klaim meliputi pengumpulan berkas, coding INA-CBGs, verifikasi internal, pengajuan, hingga audit BPJS. Output berupa klaim layak bayar, pending, dan dispute yang berdampak pada efisiensi keuangan. Kesimpulan penelitian ini adalah klaim pending disebabkan oleh kelemahan pada seluruh faktor 5M, terutama ketiadaan SOP baku dan ketidaklengkapan dokumen. Direkomendasikan penyusunan SOP terintegrasi, pelatihan koder berkelanjutan, optimalisasi SIMRS, serta penguatan koordinasi antar unit.
Analysis of the Effect of Drug Management on the Level of Drug Availability in Central Sulawesi Province Asmanur Asri Rendelemba; Sudirman; Finta Amalinda
JURNAL KESMAS DAN GIZI (JKG) Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Kesmas dan Gizi (JKG)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/h7qtyt63

Abstract

The availability of essential medicines is one of the main indicators of healthcare service quality in primary health centers (Puskesmas). Inadequate medicine availability can hinder medical services and reduce public trust in healthcare facilities. Problems related to medicine availability are generally influenced by various aspects of the drug management cycle, ranging from planning to reporting. This study aimed to analyze the effect of drug management on the level of medicine availability in primary health centers in Central Sulawesi Province and to identify the most dominant influencing variables.This study employed a quantitative approach with a cross-sectional design. The study population consisted of all 219 primary health centers in Central Sulawesi Province, with a sample of 142 health centers selected using proportional random sampling. Data were collected through structured questionnaires administered to pharmaceutical personnel. The independent variables included planning, procurement, receiving, storage, distribution, and recording and reporting, while the dependent variable was medicine availability. Data were analyzed using univariate analysis, bivariate analysis with the chi-square test, and multivariate analysis using multiple logistic regression at a significance level of 0.05.The bivariate analysis showed that all drug management variables were significantly associated with medicine availability (p < 0.05). Multivariate analysis revealed that planning (p = 0.006; Exp(B) = 1.366), procurement (p = 0.006; Exp(B) = 1.365), and distribution (p = 0.016; Exp(B) = 1.346) were significant predictors of medicine availability. The regression model demonstrated a Nagelkerke R Square value of 0.406, indicating that 40.6% of the variation in medicine availability could be explained by the variables included in the model.It can be concluded that strengthening data-based planning, improving procurement effectiveness, and ensuring timely and accurate distribution are key factors in enhancing medicine availability at primary health centers. Integrated logistics information systems and capacity building for pharmaceutical personnel are necessary to ensure sustainable medicine availability.