Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP SANITASI LINGKUNGAN SEHAT DAN SCREENING PENYAKIT TIDAK MENULAR DI RT 06 DAN RT 07 RW 22 KEL. PLUIT KEC. PENJARINGAN JAKARTA UTARA Muh. Risal Tawil; Rizky Rahadian Wicaksono; Baso Witman Adiaksa; Dika Saraswati; Rini Mustamin; Zaenal Zaenal
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.49475

Abstract

Sanitasi lingkungan yang buruk masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di wilayah perkotaan padat penduduk. Kondisi ini dapat memicu timbulnya penyakit menular seperti diare dan infeksi kulit, serta meningkatkan faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi dan diabetes mellitus. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga mengenai sanitasi lingkungan sehat, sekaligus melakukan skrining PTM sebagai upaya deteksi dini. Program dilaksanakan di RT 06 dan RT 07 RW 22 Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, dengan melibatkan tenaga medis, kader kesehatan, serta partisipasi aktif warga. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi praktik sanitasi, sesi diskusi interaktif, serta pemeriksaan tekanan darah dan gula darah. Kegiatan diikuti oleh 62 warga. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman warga tentang sanitasi lingkungan dari 45% (pra-penyuluhan) menjadi 85% (pasca-penyuluhan). Pada skrining PTM ditemukan 15 warga dengan hipertensi (24%) dan 9 warga dengan kadar gula darah sewaktu tinggi (15%). Warga dengan hasil pemeriksaan abnormal dirujuk ke puskesmas setempat untuk tindak lanjut. Kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan kesadaran dan menjadi model preventif yang dapat diaplikasikan di wilayah perkotaan lain untuk memutus rantai penyakit akibat sanitasi buruk dan mengurangi beban PTM di masyarakat.
Reduction of Cortisol Levels in the Stress State of Diabetic Ulcer Post Amputation Patients by Quran Murattal Therapy in the Surgical Treatment Room Faisal Islamic Hospital Makassar Zaenal; Rini Mustamin
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 2 (2025): February
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i2.10104

Abstract

Amputation due to diabetic ulcers is one of the serious complications of diabetes mellitus which can result in significant psychological impacts for amputee patients experiencing anxiety disorders and depression. In the context of diabetic ulcers, where amputation often occurs in an attempt to save lives, feelings of anxiety and depression can increase significantly. This study uses an Experimental Quasy design, where this study aims to find out the effect of Qur'an Reading Therapy (TBA) on cortisol levels and anxiety levels in the state of stress after amputation of diabetic ulcers at Faisal Islamic Hospital Makassar. The sample size in this study was 30 respondents (15 treatment groups and 15 control groups). Data collection was carried out by means of a pre-post test with control group, In this study used the Wilcoxon Test paired t-test at the level of significance α = 0.05. Based on the results of the study, it was found that there was an effect of TBA on cortisol levels and anxiety response in postoperative patients (p=0.000). The conclusion in this study is the effect of Qur'an Reading Therapy (TBA) on cortisol levels and anxiety levels in the state of post-amputation of diabetic ulcers. Suggestion So that nurses can consider this therapy as one of the additional methods in managing diabetic amputee patients