Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Program Resiliensi Mental Bagi Perawat di Unit Perawatan Intensif: Pendekatan Kognitif dan Mindfulness-Based Intervention Abdullah; M. Agus Jabir; Baso Witman Adiaksa; Ira Kusumawaty; M. Khalid Fredy Saputra; Rezqiqah Aulia Rahmat
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2589

Abstract

Perawat di Unit Perawatan Intensif (ICU) menghadapi tekanan psikologis tinggi yang dapat mempengaruhi resiliensi mental dan kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan resiliensi berbasis pendekatan kognitif dan mindfulness-based intervention (MBI) terhadap peningkatan resiliensi mental perawat ICU. Desain penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan pretest-posttest kelompok kontrol. Sebanyak 40 perawat ICU dibagi dalam dua kelompok: intervensi (n=20) dan kontrol (n=20). Intervensi diberikan selama 6 minggu. Instrumen yang digunakan adalah Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC). Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan skor resiliensi pada kelompok intervensi dibanding kontrol (p<0,01). Intervensi kognitif dan mindfulness terbukti efektif dalam memperkuat ketahanan mental perawat ICU. Diharapkan program ini dapat diintegrasikan ke dalam sistem pelatihan rutin keperawatan kritis.
Peran Kearifan Lokal dalam Praktik Pencegahan Penyakit Menular di Komunitas Adat Achmad Hilal; Sapnita; Lili Amaliah; Baso Witman Adiaksa; Yermi; Yanti mustarin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7238

Abstract

Kearifan lokal merupakan sistem nilai, norma, dan praktik sosial yang diwariskan secara turun-temurun dalam suatu komunitas adat. Dalam konteks kesehatan masyarakat, kearifan lokal berperan penting sebagai bentuk adaptasi sosial terhadap lingkungan dan upaya mempertahankan keseimbangan hidup, termasuk dalam pencegahan penyakit menular. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis peran kearifan lokal dalam praktik pencegahan penyakit menular di komunitas adat, serta mengevaluasi potensinya untuk diintegrasikan dengan strategi kesehatan modern. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif etnografi, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh adat, serta dokumentasi kebiasaan masyarakat yang berkaitan dengan kesehatan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal berperan dalam membentuk perilaku hidup bersih dan sehat melalui ritual adat, pantangan sosial, serta penggunaan tanaman obat tradisional. Selain itu, struktur kepemimpinan adat berfungsi sebagai mekanisme kontrol sosial yang menjaga konsistensi penerapan nilai-nilai kesehatan tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara kearifan lokal dan program kesehatan berbasis masyarakat dapat meningkatkan efektivitas pencegahan penyakit menular, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan akses layanan medis formal. Oleh karena itu, pengakuan dan pemberdayaan sistem pengetahuan lokal menjadi langkah strategis dalam membangun ketahanan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.