Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Benefits of Binahong Leaves for Health: Natural Solutions for Various Diseases Tedjo Narko; Sudiyarti Sudiyarti; Zaenal Zaenal; Fitri Ardiani
Oshada Vol. 2 No. 1 (2025): Oshada Journal - February
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/5scp6x76

Abstract

This study aims to explore the benefits of binahong leaves (Anredera cordifolia) as a natural solution for various diseases. The method used is a literature review by collecting and analyzing scientific sources, such as indexed journals, reference books, and research reports from academic and health institutions. The analysis focused on the content of active compounds, mechanisms of action, and the effectiveness of binahong leaves based on laboratory tests and clinical studies. The results showed that binahong leaves contain flavonoids, saponins, and alkaloids that have antioxidant, anti-inflammatory, and antibacterial effects. The benefits include accelerating wound healing, lowering blood pressure, and potential therapy for diabetes and cancer. Its use in traditional medicine has long been proven, both in the form of decoctions, juices, and external medicines. Although its effectiveness is supported by various studies, further studies are needed to ensure safety and proper dosage, especially for long-term use. With increasing awareness of natural medicine, binahong leaves have great potential as an alternative in the medical world. The development of binahong-based products can expand its use as a complementary therapy that supports conventional medicine.
PENYULUHAN DAN PEMBELAJARAN PRAKTEK PERAWATAN LUKA KEPADA MASYARAKAT KELURAHAN KATIMBANG KECAMATAN BIRINGKANAYA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMALANREA MAKASSAR Abdul Rivai Saleh Dunggio; Nona Mu’minun; Jukarnain Jukarnain; Baso Witman Adiaksa; Zaenal Zaenal; Ima Mustika Tri Lestari; Rahmat Pannyiwi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41757

Abstract

Luka terbuka yang menembus dermis atau epidermis sangat rentan terhadap infeksi jika tidak segera ditangani. Luka dapat memperlambat penyembuhan karena sejumlah alasan, termasuk: tidak mengikuti protokol perawatan luka yang tepat, mengalami nyeri, memiliki masalah kesehatan lain (seperti diabetes), tidak mendapatkan nutrisi yang cukup, menjadi pecandu alkohol atau perokok, menggunakan narkoba, memiliki sirkulasi darah yang buruk, lokasi luka berubah sehingga anggota keluarga dapat merawatnya di rumah, dan luka tersebut pada akhirnya tidak menjadi cacat. Kami bertujuan untuk mendidik masyarakat melalui layanan masyarakat tentang berbagai jenis luka, cara merawatnya, dan apa yang harus dihindari agar luka sembuh secepat mungkin. Kami juga ingin meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga lingkungan yang bersih dan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang perawatan luka. Untuk melaksanakan pekerjaan sukarela ini, kelompok-kelompok kecil akan berpartisipasi dalam sesi konseling dan pengajaran menggunakan pendekatan demonstratif. Layanan masyarakat ini menemukan bahwa meskipun banyak variabel yang memengaruhi keterampilan keluarga, salah satu yang terpenting adalah usia, dengan aturan umum bahwa orang lebih mampu mengambil inisiatif ketika mereka lebih tua. Ketika seseorang dalam keluarga memiliki luka terbuka, orang dewasa dapat merawatnya lebih baik daripada anak muda atau remaja.
PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP SANITASI LINGKUNGAN SEHAT DAN SCREENING PENYAKIT TIDAK MENULAR DI RT 06 DAN RT 07 RW 22 KEL. PLUIT KEC. PENJARINGAN JAKARTA UTARA Muh. Risal Tawil; Rizky Rahadian Wicaksono; Baso Witman Adiaksa; Dika Saraswati; Rini Mustamin; Zaenal Zaenal
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.49475

Abstract

Sanitasi lingkungan yang buruk masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di wilayah perkotaan padat penduduk. Kondisi ini dapat memicu timbulnya penyakit menular seperti diare dan infeksi kulit, serta meningkatkan faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi dan diabetes mellitus. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga mengenai sanitasi lingkungan sehat, sekaligus melakukan skrining PTM sebagai upaya deteksi dini. Program dilaksanakan di RT 06 dan RT 07 RW 22 Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, dengan melibatkan tenaga medis, kader kesehatan, serta partisipasi aktif warga. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi praktik sanitasi, sesi diskusi interaktif, serta pemeriksaan tekanan darah dan gula darah. Kegiatan diikuti oleh 62 warga. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman warga tentang sanitasi lingkungan dari 45% (pra-penyuluhan) menjadi 85% (pasca-penyuluhan). Pada skrining PTM ditemukan 15 warga dengan hipertensi (24%) dan 9 warga dengan kadar gula darah sewaktu tinggi (15%). Warga dengan hasil pemeriksaan abnormal dirujuk ke puskesmas setempat untuk tindak lanjut. Kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan kesadaran dan menjadi model preventif yang dapat diaplikasikan di wilayah perkotaan lain untuk memutus rantai penyakit akibat sanitasi buruk dan mengurangi beban PTM di masyarakat.
Edukasi Pertolongan Pertama Luka Bakar Untuk Meningkatkan Keselamatan Masyarakat Reghula Maryeti Sandra; Angriawan Angriawan; Anshar Rante; Safrina Ramadhani; Zaenal Zaenal
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Burn injuries are common incidents in the community and can lead to serious consequences if not properly managed. Lack of knowledge regarding first aid for burns may increase the risk of complications and worsen the condition. This community service program aims to improve public knowledge and skills in providing first aid for burn injuries. The method used was a participatory educational approach through counseling, demonstrations, and hands-on practice. The activity involved 50 community participants. Evaluation was conducted using pre-test and post-test as well as skill observation. The results showed an increase in knowledge from an average score of 54.6 to 83.8. Participants also demonstrated improved skills in proper burn first aid management. In conclusion, burn first aid education is effective in improving community safety. Keywords: Burn Injury, First Aid, Health Education, Community Safety, Community Service ABSTRAK Luka bakar merupakan salah satu cedera yang sering terjadi di masyarakat dan dapat menyebabkan dampak serius jika tidak ditangani dengan tepat. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pertolongan pertama luka bakar dapat meningkatkan risiko komplikasi dan memperparah kondisi luka. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam melakukan pertolongan pertama pada kasus luka bakar. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif melalui penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung. Kegiatan melibatkan 50 peserta dari masyarakat umum. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test serta observasi keterampilan peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dari nilai rata-rata 54,6 menjadi 83,8. Selain itu, terjadi peningkatan keterampilan peserta dalam melakukan penanganan luka bakar secara tepat. Kesimpulan menunjukkan bahwa edukasi pertolongan pertama luka bakar efektif dalam meningkatkan keselamatan masyarakat. Kata Kunci: Luka Bakar, Pertolongan Pertama, Edukasi Kesehatan, Keselamatan Masyarakat, Pengabdian Masyarakat
Edukasi Dan Implementasi Asuhan Keperawatan Pada Pasien Asma Dan Manajemen Serangan Akut Di Lingkungan Rumah Tangga Zaenal Zaenal; Rini Mustamin
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asthma is a chronic respiratory disease characterized by airway inflammation and narrowing, causing symptoms such as shortness of breath, coughing, wheezing, and chest tightness. Acute asthma attacks may occur suddenly and require prompt and appropriate management to prevent severe complications. Lack of family knowledge regarding early signs of attacks, proper medication use, and initial home management can worsen the patient's condition. This Community Service Program aimed to improve patients’ and families’ knowledge about acute asthma attack management through nursing care education at the household level. The activities included health education, inhaler technique demonstrations, education on trigger control, and evaluation using pre-test and post-test assessments. The program involved 35 asthma patients and family members in the primary healthcare service area. The results showed an increase in participants’ knowledge scores from 55.2 before education to 86.8 after education. Participants were also able to recognize warning signs of asthma attacks and understand appropriate initial management. This educational intervention was effective in improving family preparedness in managing asthma and preventing complications at home
Penyuluhan Kesehatan Dan Deteksi Dini Penyakit Jantung Koroner Dengan Pemeriksaan Rekam EKG (Elektrokardiogram) di Muara Angke Kel. Pluit, Kec. Penjaringan Zaenal Zaenal; Rahmat Pannyiwi; Meillisa Carlen Mainassy; Kurniati Nawangwulan; Yusnita Yusfik; Rizki Andita Noviar; M. Khalid Fredy Saputra
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Desember)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v3i1.514

Abstract

Coronary Heart Disease is an atherosclerotic disease of an inflammatory nature, manifested by stable angina, unstable angina, myocardial infarction (MI), or sudden cardiac death. Symptoms that can arise from Coronary Heart Disease include chest pain, shortness of breath, heart attacks, changes in heart rate, nausea and extreme fatigue. The aim of community service is to evaluate and find the causes of health problems related to heart disease such as chest pain, fatigue, difficulty breathing and dizziness. Know the heart rhythm so you can detect if there is an irregular heart rhythm. The methods used in community service are health education and early detection of coronary heart disease by examining ECG (Electrocardiogram) records. The results of examination of ECG records from 15 residents, 3 people had normal ECG rhythms and 13 people had abnormal ECG rhythms with varying abnormalities. The conclusion is that there are still several risk factors in the group that need to be evaluated, such as smoking, diabetes mellitus, physical activity, family history and blood cholesterol levels.
Optimalisasi Peran Perawat Dalam Home Care Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Pasien Terminal Yenny Sima; Ridwan Ridwan; Zaenal Zaenal; Sardi Anto
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i2.1019

Abstract

Terminal patients are a group of patients with incurable diseases who require comprehensive care focused on comfort and quality of life. Home care is an effective healthcare approach to meeting the physical, psychological, social, and spiritual needs of terminally ill patients. Nurses play a strategic role in implementing home care through the provision of palliative care, family education, and ongoing support. This Community Service activity aims to optimize the role of nurses in home care services to improve the quality of life of terminally ill patients. Implementation methods include education, training, nursing support in palliative care at home, and evaluation. The results of the activity indicate an increase in nurses' understanding of palliative care, improved therapeutic communication skills, and an improvement in the comfort and quality of life of terminally ill patients. Optimizing the role of nurses in home care is expected to provide more humane services oriented toward the needs of terminally ill patients.