Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

The Relationship of Health Workers' Workload with The Quality of Interpersonal Communication Services at the West City Health Center Marlin Giu; Herlina Jusuf; Suardi
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) (Special Issue) - International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) - July 20
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v8i3.11127

Abstract

The workload of health workers at the West City Health Center is characterized by high patient visits, limited number of officers, and administrative tasks that must be completed simultaneously. This condition often causes work pressure and has the potential to disrupt interpersonal communication in the ministry. This study aims to determine the relationship between the workload of health workers and the quality of interpersonal communication in services at the West City Health Center. The type of quantitative research with the analytical survey method uses a cross-sectional design. The research population of all health workers at the West City Health Center amounted to 58 health workers with a total sampling technique. Data collection using workload questionnaires and interpersonal communication quality questionnaires. Data analysis using the Spearman's Rank test. Based on data analysis, it was shown that there was no relationship between workload variables and the quality of interpersonal communication in health workers at the West City Health Center with the Spearman's Rank test value p-value = 0.428 (P > 0.05), there was no relationship between workload and the quality of interpersonal communication. In conclusion, even though the workload is quite high, health workers at the West City Health Center continue to carry out interpersonal communication well between health workers in the service. Suggestions, health workers are expected to maintain effective, empathetic, and open communication with patients and colleagues.
PEMBERDAYAAN IBU PKK DESA IGIRISA KABUPATEN BOELEMO MELALUI INOVASI OLAHAN IKAN SARDEN UNTUK MENDUKUNG KETAHANAN GIZI KELUARGA Herlina Jusuf; Hartono Hadjarati; Mohamad Adam Mustapa; Muhammad Taupik; Ahmad M. Andy Suryadi; Amanda Adityaningrum
Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 7, No 1 (2026): Mei: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jpkm.v7i1.38855

Abstract

Ikan memegang peranan penting dalam pemenuhan sumber gizi dan keamanan hidup bagi manusia, namun sayangnya banyak sekali orang yang tidak mau mengonsumsi ikan. Rendahnya konsumsi ikan di Desa Igirisa menjadi perhatian, karena dapat menyebabkan kekurangan gizi, terutama pada anak-anak yang memerlukan pola makan seimbang. Kebaruan program ini terletak pada inovasi diversifikasi olahan ikan sarden menjadi puding sebagai alternatif pangan sehat, menarik, dan ekonomis untuk meningkatkan minat konsumsi ikan masyarakat. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut dengan mempromosikan konsumsi ikan melalui pembuatan puding ikan sarden, produk olahan ikan yang bergizi dan menarik untuk berbagai kalangan usia. Pendekatan yang digunakan adalah dengan menyelenggarakan pelatihan praktis bagi ibu-ibu PKK, di mana mereka dilatih membuat puding sarden. Metode ini memungkinkan peserta untuk terlibat langsung dalam proses persiapan, meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka dalam pengolahan ikan. Hasilnya menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam mengolah ikan, serta antusiasme yang lebih tinggi di antara mereka untuk memperkenalkan produk berbasis ikan kepada keluarga mereka. Program ini berhasil meningkatkan konsumsi ikan di desa, yang berkontribusi pada praktik gizi dan kesehatan yang lebih baik.Kata Kunci: Puding Ikan Sarden; Konsumsi Ikan; Ketahanan Gizi
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Stres Kerja Pada Sales Di Pt. Gembira Grosir Sejahterah Kota Gorontalo: Factors Related To Work Stress Levels Among Sales Staff At Pt. Gembira Grosir Sejahterah, Gorontalo City Desfani Nathalia Massolo; Herlina Jusuf; Tri Septian Maksum
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.10478

Abstract

Stres kerja merupakan respon fisik dan emosional yang berbahaya dan dapat terjadi ketika tuntutan pekerjaan yang ada melebihi kemampuan atau kontrol kerja yang dimiliki oleh pekerja. Sales rentan mengalami stres kerja, terutama di sektor ritel produk rumah tangga, akibat tuntutan target tinggi, beban kerja berlebih, dan tekanan waktu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat stres kerja pada sales di PT. Gembira Grosir Sejahterah Kota Gorontalo. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini aldalah Observasional Alnalitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh sales yang tersebar di PT. Gembira Grosir Sejahterah Kota Gorontalo yalng berjumlah 35 sales dengan teknik total sampling. Analisis data meggunakan uji Korelasi Pearson dengan nilai ? ? 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan signifikan antara beban kerja (? =0,001; r = 0,540), konflik keluarga (? = 0,012; r = 0,421), dan dukungan sosial rekan kerja (? = 0,017; r = 0,401) dengan tingkat stres kerja pada sales di PT. Gembira Grosir Sejahterah Kota Gorontalo. Disarankan pihak perusahaan untuk melakukan evaluasi berkala terhadap distribusi beban kerja, target penjualan, serta sistem kerja sales agar tetap proporsional dan tidak memicu stres kerja berlebihan.
Hubungan Aggressive Driving Behavior Dengan Kejadian Kecelakaan Lalu Lintas Pada Pengemudi Bus AKAP dan AKDP di Terminal Kota Gorontalo: The Relationship Between Aggressive Driving Behavior and Traffic Accidents in AKAP and AKDP Bus Drivers at the Gorontalo City Terminal Fenadila Kanaila Putri Bobihhu; Herlina Jusuf; Putri Ayuningtias Mahdang
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 7: July 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i7.5597

Abstract

Aggresive driving behavior merupakan perilaku mengemudi secara agresif yang disengaja dapat mengakibatkan resiko kecelakaan karena dipicu oleh rasa ketidaksabaran dalam mengemudi dalam upaya menghemat waktu. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan antara aggressive driving behavior dengan kejadian kecelakaan lalu lintas pada pengemudi bus AKAP dan AKDP di Terminal Kota Gorontalo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan survey analitik dengan desain penelitian cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode non-probability sampling dengan teknik purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh supir bus dengan trayek AKAP maupun AKDP yang ada di Gorontalo yakni sebanyak 1.010 pengemudi bus, dan sampel yang diperoleh sebanyak 287 responden. Data di analisis dengan uji chi-square. Hasil pada penelitian ada hubungan antara variabel aggresive driving behavior dengan kejadian kecelakaan diperoleh (p-value=0,001 < ? = 0,05). Simpulan, variabel aggressive driving behavior ada hubungan dengan variabel kejadian kecelakaan lalu lintas pada pengemudi bus AKAP dan AKDP di Terminal Kota Gorontalo. Saran kepada pengemudi bus agar lebih memperhatikan keamanan dalam mengemudi dengan selalu menerapkan sikap safety driving agar pengemudi bisa terhindar dari perilaku aggressive driving yang dapat menyebabkan bahaya kecelakaan lalu lintas.
Hubungan Faktor Pengawasan K3 dan SOP K3 dengan Penerapan Safety Behavior Pada Pekerja Bagian Produksi di PT. Charoen Pokphand Indonesia: The Relationship between K3 Supervision Factors and K3 SOPs with the Implementation of Safety Behavior in Production Workers at PT. Charoen Pokphand Indonesia Nadia Pakaya; Herlina Jusuf; Putri Ayuningtias Mahdang
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 7: July 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i7.5598

Abstract

Safety behavior adalah perilaku pekerja dalam menggunakan alat keamanan pada saat bekerja yang dapat diamati secara langsung dengan tujuan mengurangi kecelakaan kerja. Penerapan safety behavior pada pekerja bagian produksi di PT. Charoen Pokphand Indonesia masih kurang maksimal terlihat dari pekerja yang sering tidak patuh dalam penggunaan APD. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengawasan K3, dan SOP K3 dengan penerapan safety behavior pada pekerja bagian produksi di PT. Pabrik Charoen Pokphand Indonesia. Desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode probability sampling. Populasi penelitian yaitu seluruh pekerja bagian produksi, diketahui jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 50 pekerja. Dengan analisis uji statistik menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pengawasan (p-value=0,005), SOP (p-value= 0,003). Simpulan bahwa pengawasan dan SOP terdapat hubungan secara signifikan dengan penerapan safety behavior pada pekerja bagian produksi di PT. Charoen Pokphand Indonesia dengan hasil p-value (<? 0,05). Disarankan kepada pekerja untuk melaporkan setiap pekerja yang tidak berperilaku aman agar mempermudah tugas dari pengawas, dan pekerja cenderung akan menerapkan safety behavior walaupun sedang tidak dilakukan pengawasan.
Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Stres Kerja pada Pekerja Industri Mebel Kecamatan Dungingi Kota Gorontalo: The Factors Related to Work Stress Experienced by Workers in the Furniture Industry in Dungingi Sub-District, Gorontalo City Andini Nurlatiffah H. Musa; Herlina Jusuf; Putri Ayuningtias Mahdang
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 3: Maret 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i3.7085

Abstract

Stres kerja diartikan sebagai suatu kondisi yang muncul saat terjadi interaksi antar manusia dan pekerjaan dan di tandai dengan perubahan pada manusia yang memaksa mereka untuk berperilaku menyimpang dari perilaku normal mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan stres kerja yang dialami oleh pekerja yang ada di industri mebel Kecamatan Dungingi Kota Gorontalo. Populasi penelitian sebanyak 102 orang, dengan rumus slovin didapat 80 orang sampel. Variabel independen penelitian ini yaitu usia, masa kerja, lama kerja, kebiasaan sarapan sebelum bekerja, dan kebisingan. Variabel dependen yakni stres kerja. Jenis penelitian menggunakan metode kuantitatif dan suvey analitik, dengan pendekatan cross cestional. Teknik analisis data menggunakan uji statistik Chi-square, untuk mengetahui hubungan antara variable independen dan dependen. Hasil penelitian didapat ada hubungan antara variabel usia, masa kerja, dan lama kerja dengan stress kerja, kemudian tidak terdapat hubungan antara kebiasaan sarapan sebelum bekerja dan kebisingan dengan stres kerja yang dialami oleh pekerja mebel yang ada di Kecamatan Dungingi Kota Gorontalo. Disarankan bagi pemilik mebel untuk dapat mengatur jam kerja, melakukan safety talk sebelum bekerja, dan lebih memperhatikan penggunaan APD guna mencegah terjadinya kecelakaan kerja.