Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Utilization of Energy Conversion Machines in Solar Power Systems January Jefry Prasetya; Candra Wahyu Sportyawan; Agustine Zulaidah; Sukaryo; Sri Subekti
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 6 No. 3: July 2024 - International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v6i3.5717

Abstract

The utilization of solar energy as an alternative energy source is becoming increasingly important in the face of dependence on fossil fuels and reducing greenhouse gas emissions. This study analyzes the use of various energy conversion machines in solar power systems, including photovoltaic technology, thermal solar collectors, and Stirling engines. Advances in photovoltaic technology, such as the use of perovskite materials and tandem solar cells, have improved the efficiency of converting solar energy into electricity. Innovations in thermal solar collectors, including the use of nanofluids and solar concentrator designs, have also improved the efficiency of thermal energy collection. Stirling engines show great potential in solar power systems due to their high efficiency and ability to work with a v8ariety of heat sources. This research also discusses challenges and solutions in the implementation of this technology, including initial costs, efficiency affected by weather conditions, and the importance of efficient energy storage systems. Policy support, financial incentives, and collaboration between government, industry, and research institutions are identified as key factors to accelerate the adoption of solar technology. The social and environmental impacts of solar technology implementation are significant, including reduced greenhouse gas emissions, improved energy access in remote areas, and contribution to national energy security. This research contributes to the development of renewable energy technologies and supports the transition to a more sustainable energy system.
PELATIHAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA KELOMPOK USAHA MEBEL BAMBU ARIMBI GUNUNGPATI SEMARANG Shintawati Dyah Purwaningrum; Niyar Candra Agustin; Agustien Zulaidah; Sukaryo Sukaryo; Candra Wahyu Sportyawan; January Jefry Prasetya
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.62762

Abstract

Kelompok Mebel Bambu Arimbi yang berada di Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang merupakan salah satu kelompok usaha masyarakat yang bergerak dalam pengolahan bambu menjadi berbagai produk mebel. Aktivitas pengolahan bambu meliputi proses pemotongan, pembelahan, penghalusan, perakitan, dan finishing yang memiliki potensi bahaya terhadap keselamatan dan kesehatan pekerja. Risiko tersebut antara lain berupa luka akibat penggunaan peralatan tajam dan mesin, paparan debu, kebisingan, postur kerja yang tidak ergonomis, serta potensi kecelakaan akibat penggunaan peralatan kerja yang tidak sesuai prosedur sehingga penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi aspek penting dalam kegiatan produksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi dan pelatihan K3 memberikan pemahaman yang lebih baik kepada pengrajin mengenai potensi bahaya di lingkungan kerja, pentingnya penggunaan alat pelindung diri, serta penerapan prosedur kerja yang lebih aman. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong terbentuknya budaya kerja yang lebih aman, mengurangi risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja, serta mendukung peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha Mebel Bambu Arimbi.
Pengaruh Debit Udara Masukan Terhadap Kecepatan Respon Sistem Pengendalian Suhu pada Mesin Sangrai Kopi Menggunakan Sistem Radiasi Panas dengan Kendali PID Candra Wahyu Sportyawan; Niyar Candra Agustin; Puji Basuki; January Jefry Prasetya; Shintawati Dyah Purwaningrum; Sukaryo
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 22 No 2 (2026): Oktober
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v22i2.12888

Abstract

Mesin sangrai kopi yang banyak digunakan saat ini umumnya memanfaatkan metode pemanasan induksi atau konveksi. Metode induksi sering menghasilkan distribusi panas yang kurang merata, sedangkan metode konveksi membutuhkan konsumsi energi yang relatif tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi debit udara masukan terhadap respon sistem kendali suhu pada mesin sangrai kopi berbasis pemanas radiasi dengan kontrol Proportional–Integral–Derivative (PID) serta menentukan nilai debit udara yang menghasilkan respon suhu paling optimal. Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimen dengan memberikan variasi debit udara sebesar 0 LPM, 2,5 LPM, 5 LPM, 7,5 LPM, 10 LPM, dan 12,5 LPM. Parameter yang dianalisis meliputi waktu respon sistem, suhu maksimum, suhu minimum, dan elevasi suhu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu respon sistem berada pada rentang 704,5–842,5 detik. Suhu maksimum yang dicapai berkisar antara 150°C–151,5°C, sedangkan suhu minimum berada pada rentang 147°C–148°C dengan elevasi suhu antara 3°C–5°C. Analisis regresi linier menunjukkan adanya kecenderungan peningkatan parameter suhu seiring bertambahnya debit udara. Namun demikian, hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa variasi debit udara tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap parameter yang diamati. Respon sistem terbaik diperoleh pada kondisi tanpa penambahan debit udara (0 LPM).