Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMAHAMAN PENELITIAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE KUALITATIF DAN KUANTITATIF MELALUI WEBINAR NASIONAL Yekti Nilasari; Tono Wartono; Darmun Darmun; Much Al khaqqoh Istifa
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.42252

Abstract

Penelitian atau pengabdian masyarakat dalam bidang penelitian metodologi menjadi penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai metode penelitian yang efektif dan tepat. Salah satu metode yang banyak digunakan adalah metode kualitatif dan kuantitatif, yang masing-masing memiliki pendekatan yang berbeda dalam pengumpulan dan analisis data. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai kedua metode tersebut kepada masyarakat umum, terutama mahasiswa, pelajar, dan praktisi penelitian. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah webinar interaktif yang dilaksanakan secara daring menggunakan platform Zoom. Webinar ini menyajikan materi mengenai perbedaan antara metode kualitatif dan kuantitatif, serta bagaimana cara memilih dan mengintegrasikan kedua metode tersebut dalam penelitian. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta berhasil memahami konsep dasar dan aplikasi kedua metode tersebut dengan baik, terbukti dari kuis dan diskusi interaktif yang berjalan lancar. Kegiatan ini juga berhasil memperkenalkan pentingnya pemilihan metode yang tepat dalam menghasilkan penelitian yang valid dan reliabel. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa webinar dapat menjadi platform yang efektif dalam meningkatkan literasi penelitian bagi masyarakat luas.
Dampak Implementasi Batik Proklim Lestari Terhadap Pemberdayaan Ekonomi Dan Pelestarian Lingkungan Di Merbabu Asih 08 Kota Cirebon Tono Wartono tono; Darmun Darmun
Jurnal Jembatan Efektivitas Ilmu dan Akhlak Ahlussunah Wal Jama'ah Vol 7 No 1 (2026): March
Publisher : LPPM UNU CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52188/jendelaaswaja.v7i1.1408

Abstract

Study purpose. This study aims to analyze the impact of the Batik Proklim Lestari program on economic empowerment and environmental preservation in Merbabu Asih 08, Larangan Harjamukti, Cirebon City.Materials and Methods. Using a qualitative case study approach, data was collected through in-depth interviews, observation, and documentation.Results. The study shows that this program provides double-track benefits. Economically, there has been a 15%-30% increase in artisans' technical skills and income due to expanded market access for environmentally friendly products. Ecologically, the application of natural dyeing techniques and waste management has successfully reduced industrial pollution by 40%-50%. Conclusion. The sustainability of this program requires strengthening the natural raw material supply chain and adopting more efficient waste processing technologies.
Pengaruh FOMO (Fear Of Missing Out) terhadap Keputusan Pembelian Barang Generasi Z dalam Konteks Tiktok (Studi Kasus Mahasiswa Angkatan Tahun 2021 – 2022 Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon) Tono Wartono tono; Darmun Darmun; Nurlani Nurauliah
Jurnal Jembatan Efektivitas Ilmu dan Akhlak Ahlussunah Wal Jama'ah Vol 6 No 2 (2025): Juni
Publisher : LPPM UNU CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52188/jeas.v6i2.1416

Abstract

This study aims to determine the influence of the Fear of Missing Out (FOMO) phenomenon on purchasing decisions among Generation Z, particularly among students of the 2021-2022 batch at Nahdlatul Ulama University Cirebon in the context of using the TikTok application. The population of Generation Z students in this study was 246 students, while the sample taken based on the Slovin formula was 71 students. The method used in this study is a causal research method with simple linear regression analysis using a quantitative approach and data collection techniques through questionnaires. The research instrument was tested for validity and reliability before use. The results of the regression analysis show that the t- count value of 15.259 is greater than the t-table value of 1.667, and the significance value of 0.001 is less than 0.05. This indicates that FOMO has a positive and significant influence on purchasing decisions among Generation Z. Thus, the alternative hypothesis (Ha) in this study is accepted, while the null hypothesis (Ho) is rejected. In conclusion, FOMO has a strong influence in driving Generation Z, particularly students, to make purchasing decisions for items they see or encounter through TikTok.
Interprestasi Kritis Maqashid SyariahAl-Ghazali:Upaya Reaktualisasi Konsep Maslhahah Dalam Tata Pemerintahan Digital Tono Wartono; Darmun Darmun
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i3.1122

Abstract

Penelitian ini menganalisis maqashid syariah menurut Imam Al-Ghazali, dengan penekanan pada pembaruan konsep maslhahah agar responsif terhadap tantangan pemerintahan digital, seperti perlindungan data, keamanan siber, dan transparansi layanan publik. Melalui kajian literatur dan pendekatan filosofis-historis, penelitian ini menemukan bahwa integrasi maqhashid khususnya perlindungan harta (hifdz al-mal), jiwa (hifdz al-nafs), dan akal (hifdz al-‘aql) relevan sebagai kerangka etika dan hukum guna mewujudkan tata kelola digital yang adil dan bernilai spiritual. Metodologi kualitatif-komparatif mengidentifikasi potensi maqashid syariah sebagai acuan pembaruan regulasi digital di Indonesia, sehingga memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan tata pemerintahan inklusif sekaligus pelestarian nilai syariah di era kontemporer.   This study analyzes the maqashid sharia according to Imam Al-Ghazali, with an emphasis on updating the concept of maslhahah to be responsive to the challenges of digital governance, such as data protection, cybersecurity, and transparency of public services. Through a literature review and a philosophical historical approach, this study finds that the integration of maqhashid particularly the protection of property (hifdz al-mal), life (hifdz al-nafs), and reason (hifdz al-‘aql) is relevant as an ethical and legal framework for realizing fair and spiritually valuable digital governance. The qualitative-comparative methodology identifies the potential of maqashid sharia as a reference for updating digital regulations in Indonesia, thereby making a significant contribution to the development of inclusive governance while preserving sharia values ​​in the contemporary era.