Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PEMAHAMAN PENELITIAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE KUALITATIF DAN KUANTITATIF MELALUI WEBINAR NASIONAL Yekti Nilasari; Tono Wartono; Darmun Darmun; Much Al khaqqoh Istifa
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.42252

Abstract

Penelitian atau pengabdian masyarakat dalam bidang penelitian metodologi menjadi penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai metode penelitian yang efektif dan tepat. Salah satu metode yang banyak digunakan adalah metode kualitatif dan kuantitatif, yang masing-masing memiliki pendekatan yang berbeda dalam pengumpulan dan analisis data. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai kedua metode tersebut kepada masyarakat umum, terutama mahasiswa, pelajar, dan praktisi penelitian. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah webinar interaktif yang dilaksanakan secara daring menggunakan platform Zoom. Webinar ini menyajikan materi mengenai perbedaan antara metode kualitatif dan kuantitatif, serta bagaimana cara memilih dan mengintegrasikan kedua metode tersebut dalam penelitian. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta berhasil memahami konsep dasar dan aplikasi kedua metode tersebut dengan baik, terbukti dari kuis dan diskusi interaktif yang berjalan lancar. Kegiatan ini juga berhasil memperkenalkan pentingnya pemilihan metode yang tepat dalam menghasilkan penelitian yang valid dan reliabel. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa webinar dapat menjadi platform yang efektif dalam meningkatkan literasi penelitian bagi masyarakat luas.
PELATIHAN PENYUSUNAN ARTIKEL ILMIAH TERINDEKS SCOPUS BERBASIS PENELITIAN KUANTITATIF Nelli Roza; Dina Mayadiana Suwarma; Didi Sudrajat; Ramson Rikson Maruwahal Sijabat; Indra Cahaya Tresna; Tono Wartono
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.45738

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul Pelatihan Penyusunan Artikel Ilmiah Terindeks Scopus Berbasis Penelitian Kuantitatif bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam menyusun artikel ilmiah yang sesuai dengan standar jurnal internasional, khususnya yang terindeks Scopus. Topik ini dipilih karena banyak peneliti, terutama di kalangan akademisi Indonesia, yang mengalami kesulitan dalam mempublikasikan penelitian mereka di jurnal internasional yang bereputasi. Selain itu, pemahaman yang tepat tentang metodologi kuantitatif dan cara penulisan artikel ilmiah yang memenuhi kriteria jurnal internasional sering kali kurang dimiliki oleh peneliti muda. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pelatihan daring melalui platform Zoom yang melibatkan 32 peserta dari berbagai latar belakang akademis. Pelatihan ini mencakup materi tentang struktur artikel ilmiah, penyusunan metodologi kuantitatif, serta cara memilih jurnal yang tepat untuk publikasi. Hasil dari pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang penyusunan artikel ilmiah dan kemampuan mereka dalam memilih jurnal yang sesuai. Selain itu, pelatihan ini berhasil meningkatkan motivasi peserta untuk mempublikasikan artikel ilmiah mereka di jurnal internasional. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil meningkatkan kualitas penulisan artikel ilmiah dan memberikan dampak positif bagi pengembangan karir akademik peserta.
Implementation Of Green Human Resource Management In Improving Green Brand Image: The Role of Environmental Behavior As A Moderating Variable Soni Suardi; Muhamad Risal Tawil; Muhammad Faizul Husnayain; Tono Wartono; Darmun
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1825

Abstract

This study aims to analyze the volatility dynamics and spillover phenomena among major crypto assets (Bitcoin, Solana, and Ethereum) and their relationship with the Jakarta Composite Index (JCI), a proxy for the Indonesian capital market. In the era of digital financial integration, the link between speculative crypto asset markets and conventional stock markets is a crucial issue for financial system stability. This study uses daily price time series data for the period 2020-2025. The analysis was conducted using the Generalized Autoregressive Conditional Heteroskedasticity (GARCH) model and the Diebold-Yilmaz spillover index approach to measure the magnitude of shock transmission between markets. The results indicate significant volatility transmission between the three crypto assets, with Bitcoin remaining the primary volatility transmitter. Furthermore, this study finds an increasing dynamic correlation between the global crypto market and the Indonesian capital market during periods of economic uncertainty. These findings have important implications for investors in portfolio diversification strategies and for Indonesian regulators in monitoring systemic risks originating from digital assets.
Sumber Daya Manusia Sebagai Resources Pengembangan Dan Tantangan Perilaku Organisasi Tono Wartono
Jurnal Jembatan Efektivitas Ilmu dan Akhlak Ahlussunah Wal Jama'ah Vol 6 No 1 (2025): March
Publisher : LPPM UNU CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52188/jeas.v6i1.1335

Abstract

Study purpose. This study aims to analyse the strategic role of human resources (HR) in organisational development and identify behavioural challenges encountered in its management.Materials and methods. The method used is a literature study with a descriptive qualitative approach, which explores theories and findings from previous studies related to HR management and organisational behaviour. Results. The research findings indicate that HR plays a central role not only as implementers of policies but also as agents of change, innovators, and guardians of a healthy organisational culture. However, behavioural challenges such as interpersonal conflicts, resistance to change, and low work motivation pose serious obstacles to achieving organisational goals.Conclusion. effective HR management requires adaptive strategies focused on competency development, transformative leadership, employee empowerment, and the creation of a positive and inclusive work culture.
Islamic And Human Rights Perspectives on The Discourse on The Existence of Gender-Neutral Toilets in Indonesia: Penelitian Kaokabah; Rabith Madah Khulaili Harsya; Aklima Aklima; Tono Wartono; Darmun
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5396

Abstract

The discourse on gender-neutral toilets has sparked a multidimensional debate in Indonesia, a Muslim-majority country that upholds religious values ​​and Eastern norms. This study aims to analyze the existence of gender-neutral toilets through a dual lens: the perspective of Islamic law (Maqasid al-Shari'ah) and international human rights instruments. Using normative legal research methods with a conceptual and comparative approach, this article explores the tension between the inclusiveness of public spaces for gender minorities and the principles of privacy ( khalwah ) and gender segregation in Islamic tradition. The results show that while the human rights perspective emphasizes non-discriminatory accessibility and human dignity according to the Yogyakarta principles, the Islamic perspective in Indonesia tends to emphasize the protection of public morality and the boundaries of aurat. However, there is a dialectical space through the principle of maslahah mursalah to provide safe facilities without disrupting the existing social order. This study concludes that the implementation of gender-neutral toilets in Indonesia requires a hybrid model that takes into account local sensitivities to avoid escalating social conflict.
Interprestasi Kritis Maqashid SyariahAl-Ghazali:Upaya Reaktualisasi Konsep Maslhahah Dalam Tata Pemerintahan Digital Tono Wartono; Darmun Darmun
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i3.1122

Abstract

Penelitian ini menganalisis maqashid syariah menurut Imam Al-Ghazali, dengan penekanan pada pembaruan konsep maslhahah agar responsif terhadap tantangan pemerintahan digital, seperti perlindungan data, keamanan siber, dan transparansi layanan publik. Melalui kajian literatur dan pendekatan filosofis-historis, penelitian ini menemukan bahwa integrasi maqhashid khususnya perlindungan harta (hifdz al-mal), jiwa (hifdz al-nafs), dan akal (hifdz al-‘aql) relevan sebagai kerangka etika dan hukum guna mewujudkan tata kelola digital yang adil dan bernilai spiritual. Metodologi kualitatif-komparatif mengidentifikasi potensi maqashid syariah sebagai acuan pembaruan regulasi digital di Indonesia, sehingga memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan tata pemerintahan inklusif sekaligus pelestarian nilai syariah di era kontemporer.   This study analyzes the maqashid sharia according to Imam Al-Ghazali, with an emphasis on updating the concept of maslhahah to be responsive to the challenges of digital governance, such as data protection, cybersecurity, and transparency of public services. Through a literature review and a philosophical historical approach, this study finds that the integration of maqhashid particularly the protection of property (hifdz al-mal), life (hifdz al-nafs), and reason (hifdz al-‘aql) is relevant as an ethical and legal framework for realizing fair and spiritually valuable digital governance. The qualitative-comparative methodology identifies the potential of maqashid sharia as a reference for updating digital regulations in Indonesia, thereby making a significant contribution to the development of inclusive governance while preserving sharia values ​​in the contemporary era.