Mutu pendidikan di Indonesia masih menjadi tantangan yang kompleks, terutama di tingkat sekolah dasar. Berbagai faktor memengaruhi kualitas pendidikan, salah satunya adalah peran kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan. Di Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, rendahnya mutu pendidikan tercermin dari hasil rapor pendidikan yang belum optimal dalam aspek literasi, numerasi, serta kualitas pembelajaran. Salah satu faktor penyebabnya adalah belum maksimalnya peran kepala sekolah dalam menjalankan fungsinya sebagai educator, manager, administrator, supervisor, leader, inovator, dan motivator. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana peran kepala sekolah berpengaruh terhadap mutu pendidikan di sekolah dasar di Kecamatan Bogorejo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Sampel penelitian terdiri dari 113 guru sekolah dasar yang dipilih secara proporsional. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, yang dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara peran kepala sekolah dan mutu pendidikan, dengan koefisien korelasi sebesar 0,704 yang termasuk dalam kategori kuat. Selain itu, hasil analisis regresi menunjukkan bahwa peran kepala sekolah berkontribusi sebesar 49,6% terhadap mutu pendidikan, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti kompetensi guru, fasilitas sekolah, dan dukungan kebijakan. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa kepala sekolah memiliki peran kunci dalam meningkatkan mutu pendidikan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kompetensi kepala sekolah dalam kepemimpinan dan manajerial agar dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih efektif dan berkualitas.