Alda Clarissa Aurellia
Universitas Negeri Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS GANGGUAN BERBAHASA ASD PADA TOKOH DODO ROZAK DALAM FILM MIRACLE IN CELL NO. 7: KAJIAN PSIKOLINGUISTIK Puspita Rahmawati; Alda Clarissa Aurellia; Aqiela Fadia Haya; Alifiatus Zahra Salsabila
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i1.368

Abstract

Gangguan berbahasa pada gangguan Autism Spectrum Disorder atau ASD mengacu pada berbagai kesulitan yang dialami individu dengan ASD dalam memahami dan menggunakan bahasa. Tujuan peneliti memilih film "Miracle in Cell No.7 karena di dalam film tersebut terdapat tokoh yang mengalami gangguan berbahasa Autism Spectrum Disorder atau ASD, serta memiliki banyak nilai moral yang terjadi pada adegan film. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan kajian psikolinguistik. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari dua jenis yakni sumber data primer yang diperoleh dari naskah dialog dan adegan film serta data sekunder yang diperoleh dari literatur terkait ASD, nilai moral dalam film dan pola komunikasi pada individu penyandang disabilitas. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan pencatatan. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam film Miracle in Cell No.7 terdapat nilai moral baik berupa tanggung jawab, sopan santun, dan kerja keras, serta terdapat nilai moral buruk yang berupa kekuasaan, pengancaman, dan pembohongan. Pada kemampuan komunikasi tokoh utama Dodo Rozak yang mengalami Autism Spectrum Disorder ditandai dengan kesulitan menangkap makna, berbicara, dan menggunakan bahasa. Dodo Rozak juga mengalami masalah artikulasi substitusi, artikulasi emisi, dan artikulasi disfluensi.
E-Komik untuk Meningkatkan Kompetensi Plurikultural Pemelajar BIPA Pemula dalam Menggunakan Kalimat Imperatif Alda Clarissa Aurellia; Alifiatus Zahra Salsabila; Prima Vidya Asteria
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 8, No 1 (2026): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v8i1.8973

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berupa e-komik iklan hari raya bermuatan nilai plurikultural dalam format flipbook bagi pemelajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) tingkat pemula (level 2), khususnya pada keterampilan memahami dan menggunakan kalimat imperatif. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Media divalidasi oleh ahli materi dengan hasil 78% (cukup valid) dan ahli media dengan hasil 74% (cukup valid). Implementasi dilakukan pada tujuh pemelajar BIPA dari berbagai negara. Hasil uji coba menunjukkan bahwa media tidak hanya membantu pemelajar memahami bentuk dan penggunaan kalimat imperatif secara kontekstual, tetapi juga secara signifikan meningkatkan kompetensi plurikultural mereka. Pemelajar mampu mengenali makna budaya dari setiap perayaan hari raya, memahami nilai keberagaman, serta menghubungkan penggunaan bahasa dengan norma sosial budaya Indonesia. Keefektifan media mencapai 93,21% (sangat efektif) dan kepraktisan sebesar 71% (efektif), sehingga e-komik dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran yang mampu mengintegrasikan unsur kebahasaan dan budaya secara seimbang. Media ini berkontribusi pada peningkatan kemampuan berbahasa sekaligus menumbuhkan sensitivitas lintas budaya pemelajar BIPA.