Gangguan berbahasa pada gangguan Autism Spectrum Disorder atau ASD mengacu pada berbagai kesulitan yang dialami individu dengan ASD dalam memahami dan menggunakan bahasa. Tujuan peneliti memilih film "Miracle in Cell No.7 karena di dalam film tersebut terdapat tokoh yang mengalami gangguan berbahasa Autism Spectrum Disorder atau ASD, serta memiliki banyak nilai moral yang terjadi pada adegan film. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan kajian psikolinguistik. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari dua jenis yakni sumber data primer yang diperoleh dari naskah dialog dan adegan film serta data sekunder yang diperoleh dari literatur terkait ASD, nilai moral dalam film dan pola komunikasi pada individu penyandang disabilitas. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan pencatatan. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam film Miracle in Cell No.7 terdapat nilai moral baik berupa tanggung jawab, sopan santun, dan kerja keras, serta terdapat nilai moral buruk yang berupa kekuasaan, pengancaman, dan pembohongan. Pada kemampuan komunikasi tokoh utama Dodo Rozak yang mengalami Autism Spectrum Disorder ditandai dengan kesulitan menangkap makna, berbicara, dan menggunakan bahasa. Dodo Rozak juga mengalami masalah artikulasi substitusi, artikulasi emisi, dan artikulasi disfluensi.