Heppy Lismayanti
Universitas PGRI Kalimantan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EKOLOGI SASTRA PADA CERITA ANAK KALIMATAN SELATAN ‘DOA UNTUK AMANG KANI’ KARYA NURUL MAKIAH Erni Susilawati; Novia Winda; Heppy Lismayanti
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i1.480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ekologi alam Kalimantan Selatan dalam cerita anak yang berjudul ‘Doa Untuk Amang Kani’ karya Nurul Makiah. Karya sastra dibutuhkan oleh alam sebagai sarana publikasi dan sarana dalam penyampaian gagasan tentang alam dan pelestariannya. Ekologi alam dan ekologi budaya pada cerita anak Kalimantan Selatan yang berjudul ‘Doa Untuk Amang Kani’ karya Nurul Makiah ini patut digambarkan sebagai bentuk apresiasi terhadap sastra yang peduli terhadap kelestarian alam sekitar. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan ekologis dengan jenis penelitian kualitatif. Hasil penelitian ditemukan bahwa ekologi sastra Masyarakat Kalimantan Selatan terbagi menjadi 2 yakni, a) sastra yang berhubungan dengan pelestarian lingkungan yang meliputi menanam pohon, merawat tanaman hiyas, dan keinginan mengetahui berbagai jenis tumbuhan dan manfaatnya, b) sastra yang berhubung dengan pemanfaatan meliputi: pemanfaatan tumbuhan sebagai bahan kerajinan, bahan bangunan, obat-obatan, dan penjaga ekosistem alam.
Tongkonan is One of The Cultural Symbols For The Toraja People That Has Noble Values Asniati Kuasa Rombelinggi'; Bahar Bahar; Akbar Abu Thalib; Heppy Lismayanti
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1897

Abstract

Tongkonan is a traditional house of Torajan people. Tongkonan is a place to discuss or conduct traditional affairs, not just an extendeed family home and a place to maintain community ties. The aim of this research is to identify the meanings contained in tongkonan. In this research, researcher using qualitative methods, with the aim of researchers to find out the meaning of tongkonan for Torajan people. The meanings of tongkonan from Torajan cultural perspective are; tongkonan is symbol of lineage and family identity, tongkonan served as the center of traditional government, tongkonan is a center of traditional ceremonies and rituals, and tongkonan as symbol of cosmic harmony (Aluk Todolo). The research result show that Tongkonan is a source of pride and splendor for the entire Torajan tribe, as this traditional house serves not only as a residence but also as a kinship symbol for the entire Torajan family, even if some family members have passed away. Tongkonan is not only a place to live with extended family, but also a place to perform various traditional rituals and ceremonies, also tongkonan is not something that is 'chosen', but something that is determined by descent.