Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Implementation of Accrual-Based Government Accounting Standards in the Village Government of Dompu District Safiratun Hasanah; Irwansyah Irwansyah; Sumarni Sumarni
Business Management Vol. 4 No. 2 (2025): Business Management Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/bisnis.v4i2.8826

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the accrual-based government accounting system at the village government level, especially in Dompu District, Dompu Regency. The method used in this study is descriptive qualitative with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The informants selected were village government financial management officials who had direct knowledge of the accounting practices applied. The results of the study indicate that although financial management officials in Dompu District did not fully understand the definition of accrual-based accounting, they had implemented several basic principles of the system in financial recording. The implementation of the accrual-based accounting system in these villages experienced challenges, especially related to the separation between budget accounting and financial accounting, as well as a lack of understanding of the complexity of the resulting financial reports. Nevertheless, most villages in Dompu District have recognized changes in equity and long-term liabilities in accordance with the accrual principle, although there are still obstacles in budget management that affect recording. This study provides insight into the challenges and implementation of the accrual-based accounting system at the village government level, as well as the importance of training and a deeper understanding of accrual-based accounting at the local level. 
Pengaruh Kualitas Pelayanan Publik (Dimensi Tangible, Responsiveness, Realibility, Assurance and Emphaty) Terhadap Kepuasan Masyarakat pada Kantor Desa Baka Jaya Robi Andri; Irwansyah Irwansyah; Ibrahim Zakariah
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v5i2.1713

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan publik—yang diproyeksikan melalui dimensi tangible, responsiveness, reliability, assurance, dan empathy—terhadap kepuasan masyarakat pada Kantor Desa Baka Jaya, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, NTB. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan metode survei terhadap sampel sebanyak 100 responden yang dipilih menggunakan teknik kuesioner terstruktur. Data dianalisis secara statistik menggunakan analisis regresi linear berganda melalui perangkat lunak Eviews 12. Hasil uji simultan (Uji F) menunjukkan bahwa kualitas pelayanan publik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan masyarakat. Namun, hasil uji parsial (Uji t) membuktikan bahwa hanya dimensi jaminan (assurance) dan empati (empathy) yang berpengaruh positif dan signifikan secara nyata, sedangkan bukti fisik (tangible), kehandalan (reliability), dan daya tanggap (responsiveness) tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemetaan dimensi SERVQUAL di tingkat birokrasi desa dengan karakteristik sosiokultural lokal. Implikasi penelitian menegaskan bahwa instansi pemerintah desa perlu memprioritaskan aspek kompetensi etika perangkat desa dan pendekatan humanis guna mengoptimalkan indeks kepuasan publik.
Analisis Penentuan Harga Jual Kompetitif Kue Tar Berbasis Full-Costing Afriani Afriani; Irwansyah Irwansyah; Rizky Ramadhan
JURNAL RISET MANAJEMEN (JURMA) Vol 4 No 1 (2026): March: JURNAL RISET MANAJEMEN (JURMA)
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jurma.v4i1.4410

Abstract

Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk menganalisis penentuan harga pokok produksi (HPP) dan harga jual kompetitif kue tar menggunakan metode Full Costing pada Toko Kue Hum’aisyah Cake di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara langsung, sedangkan data sekunder bersumber dari laporan keuangan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Full Costing menghasilkan perhitungan HPP yang lebih akurat dibandingkan metode sederhana yang diterapkan perusahaan selama ini. Total biaya produksi dengan metode sederhana tercatat sebesar Rp55.100.250 (Rp185.000/unit), sedangkan metode Full Costing menghasilkan Rp57.395.250 (Rp195.000/unit). Terdapat selisih sebesar Rp2.295.000 secara total atau Rp10.000 per unit. Selisih ini terjadi karena metode sederhana milik perusahaan belum memperhitungkan seluruh unsur biaya produksi, khususnya biaya overhead pabrik secara rinci.
Efektivitas Penerapan Mall Pelayanan Publik Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu Syahran Asrof; Irwansyah Irwansyah; Fahrudin Fahrudin
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i3.1088

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan Mal Pelayanan Publik (MPP) dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Dompu. Fokus utama penelitian ini adalah menilai sejauh mana konsep one-stop service dapat meningkatkan efisiensi waktu, transparansi birokrasi, serta kepuasan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kabupaten Dompu berdampak positif pada kualitas layanan publik dengan mempercepat administrasi, meningkatkan aksesibilitas, efisiensi, transparansi, dan kepuasan masyarakat. Penggunaan teknologi seperti antrean elektronik dan layanan digital turut mendukung efektivitas pelayanan. Namun, kendala seperti keterbatasan infrastruktur, rendahnya literasi digital, dan kurangnya kompetensi SDM masih menjadi tantangan. Untuk mengatasinya, diperlukan penguatan teknologi, pelatihan petugas, dan sosialisasi lebih luas. Dengan dukungan pemerintah dan masyarakat, MPP diharapkan terus berkembang sebagai model layanan publik yang efisien dan transparan.   This study aims to analyze the effectiveness of the implementation of the Public Service Mall (MPP) in improving the quality of public services in Dompu Regency. The main focus of this study is to assess the extent to which the one-stop service concept can improve time efficiency, bureaucratic transparency, and public satisfaction. This study uses a qualitative descriptive approach with data collection techniques through interviews, observations, and documentation studies. The results show that the implementation of the Public Service Mall (MPP) in Dompu Regency has a positive impact on the quality of public services by accelerating administration, increasing accessibility, efficiency, transparency, and public satisfaction. The use of technology such as electronic queuing and digital services also supports service effectiveness. However, obstacles such as limited infrastructure, low digital literacy, and a lack of human resource competency remain challenges. To overcome these challenges, technological enhancements, officer training, and broader outreach are needed. With government and community support, the MPP is expected to continue to develop as an efficient and transparent public service model.  
Pengaruh Tingkat Kesehatan Bank Dengan Metode RGEC Terhadap Kinerja Keuangan Sektor Perbangkan Konvensional Fitri Ningsih; Dian Urna Fasihat; Irwansyah Irwansyah
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i3.1091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat kesehatan bank yang diukur menggunakan metode RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, dan Capital) terhadap kinerja keuangan sektor perbankan konvensional di Indonesia selama periode 2019–2023. Kinerja keuangan dalam penelitian ini diukur menggunakan rasio Return on Assets (ROA), sementara indikator kesehatan bank mencakup Risk Profile, Loan to Deposit Ratio (LDR), dan Good Corporate Governance (GCG). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari laporan keuangan tahunan bank-bank konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga indikator kesehatan bank memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Risk Profile memiliki pengaruh signifikan negatif, LDR berpengaruh signifikan positif, dan GCG juga menunjukkan pengaruh signifikan positif terhadap ROA. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut berkontribusi terhadap perubahan kinerja keuangan sebesar 79%. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan risiko yang efektif, pengelolaan likuiditas yang optimal, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik guna meningkatkan kinerja keuangan perbankan konvensional.   This study aims to analyze the influence of bank health, as measured using the RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, and Capital) method, on the financial performance of the conventional banking sector in Indonesia during the 2019–2023 period. Financial performance in this study is measured using the Return on Assets (ROA) ratio, while bank health indicators include the Risk Profile, Loan to Deposit Ratio (LDR), and Good Corporate Governance (GCG). The research method used is a quantitative approach with multiple linear regression analysis. The data used are secondary data from the annual financial reports of conventional banks listed on the Indonesia Stock Exchange. The results show that all three bank health indicators have a significant impact on financial performance. Risk Profile has a significant negative effect, LDR has a significant positive effect, and GCG also has a significant positive effect on ROA. Simultaneously, these three independent variables contribute 79% to the change in financial performance. This study emphasizes the importance of effective risk management, optimal liquidity management, and the implementation of good corporate governance in improving the financial performance of conventional banks.