Muhammad Fazli Taib Bin Saearani
Universiti Pendidikan Sultan Idris

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Paradigma dan Isu dalam Pendidikan Seni: Strategi Untuk Pengembangan Pendekatan yang Relevan dan Berkelanjutan Ken Steven; Hartono; Muhammad Fazli Taib Bin Saearani
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 Agustus (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.924

Abstract

Pendidikan seni memainkan peran penting dalam membentuk karakter dan keterampilan siswa. Penelitian ini mengidentifikasi dan menganalisis sembilan isu utama dalam pendidikan seni, yaitu akhlak, akses, perkembangan teknologi, multikulturalisme, kreativitas, nilai seni, keberlanjutan, evaluasi, dan peran guru. Setiap isu dianalisis dengan strategi yang relevan untuk mengatasi tantangan, termasuk integrasi nilai-nilai akhlak dalam kurikulum seni, program inklusi untuk mengatasi kesenjangan akses, dan penggunaan teknologi dalam pembelajaran seni. Selain itu, artikel ini menekankan pentingnya kurikulum multikultural, pendekatan holistik dalam pengajaran seni, dan evaluasi berbasis proses kreatif. Peran guru sebagai fasilitator dan mentor diuraikan untuk mendukung pembelajaran seni yang inklusif dan kreatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian literatur dan analisis konten dari berbagai sumber yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan strategi-strategi yang tepat, pendidikan seni dapat menjadi lebih relevan dan berkelanjutan, memberikan pengalaman pendidikan yang bermakna bagi semua siswa. Artikel ini diharapkan dapat membantu pendidik seni mengembangkan pendekatan yang lebih efektif dalam menyediakan pengalaman pendidikan seni yang berkelanjutan dan bermakna.
The Influence of Social-Emotional Learning (SEL) in Understanding the Concept of Digital Citizenship Fajar Setiawan; Bagus Nurul Iman; Arya Setya Nugroho; Muhammad Fazli Taib Bin Saearani
Profesi Pendidikan Dasar Vol. 13, No. 1, April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ppd.v13i1.13868

Abstract

The massive digital transformation in the world of education requires teachers to be prepared as role models and character builders for the digital native generation. However, the digital literacy approach, which has so far focused on technical and instrumental aspects, is considered insufficient to shape responsible digital citizens. This study aims to analyze the influence of Social-Emotional Learning (SEL) on the understanding of the concept of Digital Citizenship among students of the Teacher Professional Education (PPG) Program in Elementary School Teacher Education (PGSD). The research method used a correlational design with a sample of 200 PPG PGSD students selected through proportional random sampling. Data were collected using a closed questionnaire. Data analysis used simple linear regression with a preliminary analysis prerequisite test. The results revealed a very significant influence between SEL and the understanding of the concept of Digital Citizenship (β = 0.995, p < 0.001) with a coefficient of determination R² = 0.989. The results of the normality and heteroscedasticity tests showed that the data were normally distributed and indicated heteroscedasticity. The implication of this study is that the development of SEL competencies in the teacher education curriculum is an imperative strategy for shaping prospective teachers who are not only digitally skilled but also socially and emotionally mature in leading digital transformation in the educational environment.