Bagus Nurul Iman
Universitas Muhammadiyah Cirebon

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Membangun Sekolah Aman dengan Gerakan Anti Bullying di SDN 1 Astanajapura Rodiatul Ismayanah; Rizkiyah Rizkiyah; Mirna Safitri; Bagus Nurul Iman; Dadang Kurnia
Journal on Education Vol. 7 No. 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.8240

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the anti-bullying movement in creating a safe school environment at SDN 1 Astanajapura. A descriptive qualitative approach was employed, with data collection techniques including observation, in-depth interviews, and documentation. The primary informants consisted of teachers, students, and parents. The findings revealed that anti-bullying programs, such as social skills training, awareness campaigns on the impacts of bullying, and school-based reporting policies, were effective in raising student awareness and preventing bullying behavior. Furthermore, the role of teachers as facilitators and mentors was crucial in supporting the success of these programs. However, challenges such as low parental involvement and students’ reluctance to report bullying cases still need to be addressed. This study concludes that synergy among schools, students, teachers, and parents is essential to ensure the sustainability of the anti- bullying movement and to create a conducive school environment.
BUDAYA LITERASI DALAM DUNIA PENDIDIKAN Bagus Nurul Iman
PROCEEDING UMSURABAYA Vol 1 No 1 (2022): PROSIDING “CES” (CONFERENCE OF ELEMENTARY STUDIES) TAHUN 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu permasalahan pendidikan di Indonesia yang terbesar adalah rendahnya mutu pendidikan. Pemerintah sesungguhnya sudah mengupayakan beragai kebijakan untuk mengatasi hal tersebut, namun hasil yang diperoleh terlihat belum signifikan. Berdasarkan dari beberapa sumber bacaan dan pengamatan di lapangan, masalah rendahnya mutu pendidikan ini dipicu karena rendahnya kemampuan literasi peserta didik dalam pembelajaran maupun aktivitas kehidupan sehari-hari. Masalah mutu pendidikan ini diperparah dengan adanya pandemi Covid-19 yang mengakibatkan adanya pembelajaran yang hilang (learning loss) karena pembelajaran tidak bisa dilakukan dengan tatap muka secara langsung. Oleh karena itu perlu adanya pemahaman guru untuk mengetahui dan mengembangkan budaya literasi melalui implementasi kegiatan enam literasi dasar di dunia pendidikan khususnya dalam pembelajaran. Kini pandemi covid-19 semakin menurun, maka kita dapat mengimplementasi budaya literasi di dunia pendidikan dalam Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT). Implementasi budaya literasi di sekolah diharapkan nantinya dapat meningkatkan mutu pendidikan. Kata Kunci: Mutu pendidikan, pembelajaran tatap muka terbatas, budaya literasi