Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Keterampilan Berbicara Bahasa Indonesia Melalui Teknologi Augmented Reality Putri Oktaviana Nur Holida; Ahmad Tabrani; Nur Fajar Arief
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1040

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan teknologi Augmented Reality (AR) dalam pembelajaran bahasa Indonesia untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana AR dapat meningkatkan kepercayaan diri, kreativitas, dan pemahaman kontekstual siswa dalam berbicara bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk mengumpulkan data dari siswa sekolah menengah yang menggunakan AR dalam pembelajaran bahasa. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AR secara signifikan meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam berbicara, karena AR menyediakan lingkungan simulasi yang aman dan interaktif yang mengurangi kecemasan siswa. Selain itu, AR juga mendorong kreativitas siswa dalam penggunaan bahasa dengan memungkinkan mereka bereksperimen dalam berbagai situasi simulasi yang realistis. Pemahaman kontekstual siswa juga meningkat karena AR memberikan visualisasi yang membantu mengingat dan menerapkan kosakata serta struktur kalimat dengan tepat. Secara keseluruhan, penelitian ini menemukan bahwa AR adalah alat yang efektif untuk meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Indonesia, dengan memberikan lingkungan belajar yang interaktif, imersif, dan aman yang mendukung pengembangan keterampilan berbicara yang lebih kreatif dan kontekstual.
Motivasi Berbicara Siswa dalam Kegiatan Bercerita Melalui Meshotell (Studi Kasus Kelas IX MTs Al-In’am) Faiqatul Jamilah; Ahmad Tabrani; Abdul Rani
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1058

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan hasil motivasi berbicara siswa dalam kegiatan bercerita melalui penggunaan metode pembelajaran show and tell. Lemahnya keterampilan berbicara siswa kelas IX MTs Al-In’am menjadi masalah yang mencoba diatasi dengan penerapan metode pembelajaran show and tell. Desain penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Lokasi Penelitian ini bertempat di MTs Al-In’am, Desa Banjar Timur, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep. Data diperoleh melalui wawancara terhadap guru bahasa Indonesia di kelas tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Ditemukan hasil penelitian berupa terbentuknya beragam motivasi baru siswa berupa terbentuknya rasa percaya diri yang lebih baik, meningkatnya keterampilan berbicara di depan umum, sebagai metode baru yang menarik, menjadi metode mengasah public speaking hingga termotivasi bercerita dengan baik.
Pendampingn Belajar Bahasa Inggris Siswa SMA Babussalam Dengan Prinsip Frugal Learning Durotun Nasihah; Ahmad Tabrani; Ahmad Shulton
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/nmvby637

Abstract

Pendampingan belajar siswa di SMA Babussalam dengan menggunakan prinsip frugal learning. SMA Babussalam merupakan SMA yang menerapkan sistem pesantren. Siswa tidak diperbolehkan untuk membawa alat elektronik sebagai alat belajar, sehingga mereka hanya menggunakan buku yang dipakai saat sekolah untuk belajar. Berdasarkan latar belakang tersebut, siswa memiliki keterbatasan akses pada media belajar, sehingga pendekatan frugal learning merupakan pendekatan yang tepat untuk siswa karena siswa dapat menggunakan media belajar sederhana yang tersedia di sekitar mereka. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan metode pendampingan materi. Dalam kagiatan ini ada tiga tahap kegiatan yang dilakukan, yaitu tahap pre- pendampingan, pelaksanaan pendampingan dan post-pendampingan. Seluruh proses pendampingan ini dilakukan selama lima kali pertemuan. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa sebelum mendapatkan pendampingan, motivasi belajar siswa berada diangka 2,00. Setelah dilakukan pendampingan belajar dengan metode frugal learning, motivasi belajar bahasa Inggris siswa meningkat ditunjukkan dengan angka 2,78. Hal ini menunjukkan bahwa pendampingan ini cukup memberikan dampak pada peningkatan minat belajar siswa.