Kamalatan Nihaya
Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Neuro Linguistic Programming dalam Meningkatkan Motivasi Siswa: Tinjauan Pustaka Sistematis Chrisanta Kezia Yemima; Annisa Silvia Wulandari; Rahmifanti R. Jacub; Nurul Izzah Subhan; Yuyun Lestari; Kamalatan Nihaya
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan Neuro Linguistic Programming (NLP) dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. NLP, sebagai pendekatan yang memfokuskan pada hubungan antara pikiran, bahasa, dan perilaku, menawarkan teknik-teknik yang dapat mengubah pola pikir dan perilaku siswa. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review. Penelitian dilakukan dengan menganalisis 11 artikel terkait penerapan NLP terhadap Motivasi siswa dengan database elektronik Google Scholar, scopus, Garuda, dan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan kajian bahwa siswa yang menerima intervensi NLP mengalami peningkatan yang signifikan dalam motivasi belajar, ditandai dengan peningkatan minat, semangat, dan kepercayaan diri dalam belajar. Temuan ini menunjukan bahwa kajian-kajian mengenai penerapan NLP dapat menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan motivasi siswa melalui teknik yang digunakan pada NLP yaitu diantaranya reframing, anchoring, rapport, criteria, cause and effect, complex equivalence, presuppositions, pacing current experience, neuro logical level dan mirroring.
The Challenges and Opportunities of the Merdeka Belajar Policy in Higher Education: The Prospects for Its Implementation Wiwin Windiana; Kamalatan Nihaya; Muhammad Iqbal Nugraha
Khazanah Pendidikan Islam Vol. 6 No. 2 (2024): Khazanah Pendidikan Islam
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/kpi.v6i2.38548

Abstract

Permendikbudristek number 12 year 2024, explains that the Merdeka curriculum includes the basic curriculum framework and curriculum structure. It exists because Curriculum 13 (Kurtilas) sets standards but can be rigid, limiting schools' flexibility to adapt to local needs and student interests. This research aims to analyze further and beyond the challenges and opportunities of the Merdeka Belajar curriculum for the prospects of future curricula and the prospects of the Merdeka Belajar curriculum itself. This research used a systematic literature review from 34 highly regarded global and national indexes and computerized databases accessible via Scopus Dimension accounts. Data analysis in this paper entails the process of inspecting, filtering, and modeling data to discover useful information, draw conclusions, and support decision-making. The finding shows the diffusion of innovation of the Merdeka Belajar curriculum adopted from Roger’s theory (2003). The main challenges are curriculum adjustment, funding, and partnership exploration. While the opportunities are producing academically competent graduates and skills in the face of technological challenges and society’s expectations, independent learning, enhancing students’ competency in soft and hard skills as human capital that fits the age of digital technology, as well as inviting various partners and universities and providing a range of learning experiences and networking options for students.