Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Factors Causing Misconceptions Among Students in Mathematics Subjects Annisa Ayu Kuserawati; Riyadi Riyadi; Sudiyanto Sudiyanto
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i1.98936

Abstract

Miskonsepsi dalam pembelajaran matematika merupakan masalah yang sering terjadi di kalangan peserta didik dan dapat mempengaruhi pemahaman konsep-konsep dasar yang penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya miskonsepsi pada mata pelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur. Penelitian ini dilaksanakan dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber literatur. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif untuk memahami dan menggambarkan informasi secara mendalam. Beberapa faktor utama yang ditemukan antara lain rendahnya pemahaman konsep dasar, penggunaan metode pembelajaran yang kurang efektif, keterbatasan media pembelajaran, serta minimnya interaksi dan umpan balik dari guru. Selain itu, kesulitan dalam memahami bahasa matematika dan kesalahan interpretasi simbol atau istilah matematis juga menjadi penyebab signifikan. Faktor lain yang turut berperan adalah kecemasan terhadap matematika, rendahnya motivasi belajar, serta kurangnya penerapan pembelajaran kontekstual. Hasil penelitian ini memberikan wawasan bagi para pendidik untuk merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dalam mengurangi miskonsepsi dan meningkatkan pemahaman matematika di kalangan peserta didik.
Profil Tes Diagnostik Model Four Tier Diagnostic Test dalam Mengungkap Miskonsepsi pada Pembelajaran Matematika Annisa Ayu Kuserawati; Riyadi; Sudiyanto
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2454

Abstract

Miskonsepsi dalam pembelajaran matematika adalah salah satu permasalahan utama yang menghambat pemahaman konsep peserta didik. Miskonsepsi yang tidak teridentifikasi dapat berdampak pada kesulitan peserta didik dalam mempelajari konsep-konsep lanjutan. Four-Tier Diagnostic Test hadir sebagai metode diagnostik yang lebih efektif dibandingkan tes konvensional atau three-tier test. Metode ini mengukur jawaban peserta didik, alasan di balik jawaban tersebut, serta tingkat keyakinan peserta didik terhadap jawaban dan alasannya. Artikel ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan profil penggunaan Four-Tier Diagnostic Test dalam mengungkap miskonsepsi matematika, (2) mengidentifikasi faktor-faktor penyebab munculnya miskonsepsi, dan (3) mengusulkan rekomendasi pengunaan instrumen diagnostik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal nasional dan internasional terkait Four-Tier Diagnostic Test dan miskonsepsi matematika. Hasil kajian menunjukkan bahwa Four-Tier Diagnostic Test efektif dalam mendeteksi miskonsepsi klasifikasional, korelasional, dan teoritikal, sekaligus mengukur tingkat keyakinan peserta didik terhadap pemahaman mereka. Solusi yang diusulkan mencakup pengembangan instrumen berbasis konteks lokal dan integrasi Four-Tier Diagnostic Test ke dalam sistem pembelajaran berbasis digital. Artikel ini memberikan manfaat teoretis dalam pengembangan metode diagnostik berbasis empat tingkatan dan manfaat praktis bagi guru untuk mendeteksi miskonsepsi peserta didik secara lebih akurat.