Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pentingnya Profesionalisme Guru dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Indonesia Fatkhul Ibnu Prayoga; Nisaul Masruroh; Nur Vina Safitri
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91633

Abstract

Keberadaan profesionalisme guru menjadi kunci dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, yang pada akhirnya berperan penting dalam kemajuan pendidikan nasional secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan betapa krusialnya profesionalisme guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Studi ini merupakan tinjauan pustaka yang mengkaji berbagai penelitian terdahulu tentang profesionalisme guru dalam pengajaran dengan metode kualitatif deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa profesionalisme guru yang tinggi dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia melalui pemenuhan standar kompetensi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa profesionalisme guru sangat penting untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia dan mendorong kemajuan pendidikan nasional.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) dengan Multimedia untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Fatkhul Ibnu Prayoga; Suhartono Suhartono
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.102471

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu: (1) mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning dengan multimedia untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS tentang keberagaman budaya pada siswa kelas IV; (2) mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning dengan multimedia dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS tentang keberagaman budaya pada siswa kelas IV; (3) mendeskripsikan kendala dan solusi dalam penerapan model Problem Based Learning dengan multimedia dalam peningkatan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS tentang keberagaman budaya pada siswa kelas IV.  Hasil rata-rata tes berpikir kritis siklus I tergolong rendah (72,5%). Siklus II tergolong baik (81,25%), dan siklus III tergolong baik (86,5%). Sedangkan persentase rata-rata ketuntasan siswa pada siklus I pertemuan 1 yaitu 43% dengan rata-rata kelas 70,43, persentase siklus I pertemuan 2 sebesar 61% dengan rata-rata kelas 75, persentase siklus II pertemuan 1 sebesar 74% dengan rata-rata 82,39, persentase siklus II pertemuan 2 sebesar 87% dengan rata-rata 87,82, persentase siklus III sebesar 91% dengan rata-rata sebesar 90,86. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu penerapan model Problem Based Learning dengan multimedia dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS tentang keberagaman budaya pada siswa kelas IV.