Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pentingnya Profesionalisme Guru dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Indonesia Fatkhul Ibnu Prayoga; Nisaul Masruroh; Nur Vina Safitri
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91633

Abstract

Keberadaan profesionalisme guru menjadi kunci dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, yang pada akhirnya berperan penting dalam kemajuan pendidikan nasional secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan betapa krusialnya profesionalisme guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Studi ini merupakan tinjauan pustaka yang mengkaji berbagai penelitian terdahulu tentang profesionalisme guru dalam pengajaran dengan metode kualitatif deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa profesionalisme guru yang tinggi dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia melalui pemenuhan standar kompetensi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa profesionalisme guru sangat penting untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia dan mendorong kemajuan pendidikan nasional.
Penerapan Model Discovery Learning Berbantuan Media Powerpoint Interaktif untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar IPAS pada Siswa Kelas IV SD Nur Vina Safitri; Wahyono Wahyono
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.103548

Abstract

Keterampilan berpikir kritis membekali siswa dalam pemecahan masalah, membuat keputusan serta mencapai hasil belajar yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan penerapan model Discovery Learning berbantuan media Powerpoint interaktif, (2) meningkatkan keterampilan berpikir kritis, dan (3) meningkatkan hasil belajar. Penelitian tindakan kelas kolaboratf dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian yaitu guru dan siswa kelas IV SD Negeri 1 Sidoharum. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model Discovery Learning berbantuan Powerpoint interaktif dilaksanakan dengan langkah-langkah: (1) pemberian rangsangan berbantuan powerpoint interaktif, (2) identifikasi masalah berbantuan powerpoint interaktif, (3) pengumpulan data, (4) pengolahan data, (5) pembuktian berbantuan powerpoint interaktif, dan (6) menarik kesimpulan berbantuan powerpoint interaktif. Keterampilan berpikir kritis siswa pada siklus I = 74,28%, siklus II = 82,45%, dan siklus III = 87,26%. Hasil belajar siklus I = 67,31%, siklus II = 86,54%, dan siklus III = 92,31%. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan model Discovery Learning dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Sidoharum tahun ajaran 2024/2025.
Analisis Keterampilan Berpikir Kritis di Sekolah Dasar Wahyono Wahyono; Nur Vina Safitri; Moh Salimi; Ratna Hidayah; Anesa Surya; Suhartono Suhartono; Achmad Basari Eko Wahyudi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.111169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV di SD Negeri 1 Sidoharum dan menganalisis keterampilan berpikir kritis siswa pada indikator interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu guru dan siswa kelas IV sebanyak 26 siswa. Data yang diperoleh dari penelitian ini berasal dari tes tertulis dan wawancara. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis berpikir kritis dan wawancara. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata keterampilan berpikir kritis siswa pada kategori sedang atau cukup kritis. Hasil analisis per indikator menunjukkan bahwa interpretasi, analisis, dan inferensi berada pada kategori sedang atau cukup, sedangkan kategori evaluasi berada pada kategori rendah. Hasil ini mengindikasikan bahwa perlu dikembangkan strategi, metode, model, maupun media pembelajaran yang efektif dan inovatif untuk memfasilitasi keterampilan berpikir kritis siswa.