I Gusti Agung Ketut Chatur Adhi Wirya Aryadi
Universitas Mataram

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS POTENSI BIOMASSA SEKAM PADI DI PULAU LOMBOK, INDONESIA SEBAGAI SUMBER ENERGI TERBARUKAN: ANALYSIS OF RICE HUSK BIOMASS POTENTIAL IN LOMBOK ISLAND, INDONESIA AS A RENEWABLE ENERGY SOURCE I Gede Bawa Susana; I Ketut Perdana Putra; I Gusti Agung Ketut Chatur Adhi Wirya Aryadi
Energy, Materials and Product Design Vol. 4 No. 1 (2025): Energy, Materials and Product Design
Publisher : Jurusan Teknik Mesin dan Industri, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/empd.v4i1.6877

Abstract

The utilization of renewable energy is one of the strategic solutions for overcoming dependence on fossil fuels and supporting sustainable development. This study aims to analyze the potential of rice husk biomass on the island of Lombok as an environmentally friendly renewable energy source. The methods used include collecting secondary data on rice production, estimating rice husk production as agricultural waste, and projecting the potential energy to produce. The analysis was carried out through theoretical calculations of the potential energy of rice husk biomass. It did not include economic aspects, and the collection of raw materials was not considered. The study results show that the island of Lombok has a reasonably enormous potential for rice husk biomass, with an energy value that can be converted into electricity or alternative fuels. In addition, the use of rice husk as biomass can also reduce greenhouse gas emissions and provide a positive economic impact on local communities. However, optimizing this potential requires the support of appropriate technology, infrastructure, and policies. Thus, rice husk on the island of Lombok has the prospect of being one of the promising renewable energy sources within the framework of the national energy transition.
KAJIAN ENERGI TERBARUKAN DAN PENINGKATAN EKONOMI DARI PEMANFAATAN LIMBAH SEKAM PADI MELALUI CO-FIRING BIOMASSA I Gede Bawa Susana; I Gusti Agung Ketut Chatur Adhi Wirya Aryadi
Energy, Materials and Product Design Vol. 4 No. 2 (2025): Energy, Materials and Product Design
Publisher : Jurusan Teknik Mesin dan Industri, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/n0qbf184

Abstract

Pemanfaatan limbah sekam padi sebagai sumber energi terbarukan memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan energi nasional sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. Indonesia dengan produksi padi mencapai 53,14 juta ton pada tahun 2024 memiliki potensi limbah sekam padi sebesar 10,63 juta ton. Dengan nilai kalor rata-rata 14 MJ/kg, potensi energi teoritis sekam padi mencapai 148,8×10⁹ MJ atau setara dengan 41,33 GWh per tahun. Pemanfaatan sekam padi sebagai bahan bakar campuran (co-firing) pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan bauran energi terbarukan dan pengurangan emisi gas rumah kaca. Berdasarkan data PLN, program co-firing biomassa telah diterapkan di 46 PLTU hingga 2023 dengan penggunaan biomassa 1 juta ton dan penurunan emisi sekitar 1,05 juta ton CO₂e. Uji coba co-firing sekam padi di beberapa PLTU seperti Jeranjang, Paiton, dan Suralaya menunjukkan operasi yang stabil dengan efisiensi tinggi dan penurunan emisi SO₂ hingga 29,22%. Meskipun memiliki nilai kalor lebih rendah dibanding batubara dan kadar abu tinggi (hingga 20,67%), sekam padi tetap potensial digunakan hingga rasio 20–30% massa energi. Kandungan silika (SiO₂) yang mencapai 95,52% menimbulkan tantangan seperti slagging dan fouling, namun residu abu dapat dimanfaatkan sebagai bahan campuran semen atau silica powder. Pemanfaatan sekam padi melalui metode direct co-firing dinilai paling sesuai untuk PLTU di Indonesia karena murah dan mudah diterapkan tanpa modifikasi besar. Secara keseluruhan, co-firing sekam padi mampu mendukung transisi energi bersih, mengurangi ketergantungan pada batubara, meningkatkan ekonomi sirkular pedesaan, serta berkontribusi terhadap target Net Zero Emission 2060 di Indonesia.
Pengenalan dan Edukasi Postur Kerja Ergonomis pada Aktivitas Menggunakan Gerinda Tangan di Bengkel Mobil Listrik Jurusan Teknik Mesin Universitas Mataram I Gede Bawa Susana; I Gusti Agung Ketut Chatur Adhi Wirya Aryadi; I Wayan Joniarta; I Made Mara; I Ketut Perdana Putra
JURNAL KARYA PENGABDIAN TEKNIK MESIN Vol. 8 No. 1 (2026): April, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Jurusan Teknik Mesin FT Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jkp.v8i1.241

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Bengkel Mobil Listrik Jurusan Teknik Mesin Universitas Mataram dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa atau operator dalam menerapkan postur kerja ergonomis pada aktivitas penggunaan gerinda tangan. Permasalahan utama yang ditemukan adalah penggunaan postur jongkok atau setengah jongkok saat menggerinda akibat rendahnya posisi benda kerja, yang berpotensi meningkatkan risiko gangguan muskuloskeletal. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif yang meliputi tahap observasi awal, penyuluhan ergonomi, demonstrasi teknik postur kerja, serta pelatihan praktis. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa postur jongkok ditandai dengan fleksi batang tubuh dan leher yang besar serta beban statis pada lutut dan pergelangan kaki. Setelah dilakukan edukasi dan penyesuaian fasilitas kerja sederhana, seperti pengaturan ketinggian benda kerja, peserta mampu beralih ke postur berdiri yang lebih alamiah dan ergonomis. Kegiatan ini menunjukkan bahwa intervensi ergonomi sederhana melalui edukasi dan pelatihan praktis efektif dalam meningkatkan kesadaran, kenyamanan, dan keselamatan kerja pada aktivitas menggerinda di lingkungan bengkel pendidikan.