Firman Surya Putra
Institut Agama Islam Lukman Edy

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Tradition of “Uang Hantaran” in Riau Malay Marriage: an ”˜Urf-Based and Maqāṣid Al-SharÄ«”˜ah Analysis Mawardi Mawardi; Masduki Masduki; Khairil Anwar; Firman Surya Putra; Azzuhri Al-Bajuri; Agusman Saputra
QONUN: Jurnal Hukum Islam dan Perundang-undangan Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : FASYA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/qj.v10i1.13137

Abstract

This study examines the tradition of uang hantaran in Riau Malay marriages from the perspective of Islamic law, addressing the limited analytical discussion on its legal status and socio-religious implications. Using a qualitative ethnographic approach, data were collected through fieldwork in Siak Regency, Pekanbaru City, and Dumai City, involving interviews with community members and religious figures. The findings show that uang hantaran is a deeply rooted customary practice determined through mutual agreement, functioning as both financial support for wedding expenses and a symbol of commitment. However, excessive demands may generate financial burdens, indebtedness, and delays in marriage. From the standpoint of Islamic jurisprudence, although not prescribed in the Qur’an or Sunnah, the practice may be accommodated under the concept of ”˜urf (custom) as long as it aligns with Islamic principles””permissible when it promotes maá¹£laḥah and invalid when it leads to mafsadah. This study contributes by offering an integrative ”˜urf-based analysis that bridges local cultural practices with Islamic legal theory, providing a more nuanced framework for evaluating customary marriage traditions in contemporary Muslim societies.
Kaidah-Kaidah Fikih Ibn Daqiq dan Penerapannya terhadap Bab Munakahat dalam Kitab Ihkam Al-Ahkam Syarh ‘Umdatu Al-Ahkam Firman Surya Putra; Mawardi Mawardi; Azzuhri al-Bajuri; Misra Netti
AL-FIKRA Vol 24 No 2 (2025): Al-Fikra: Jurnal Ilmiah Keislaman
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kaidah-kaidah fikih yang dirumuskan oleh Ibn Daqiq al-‘Id dalam Ihkam al-Ahkam Syarh ‘Umdatu al-Ahkam serta penerapannya dalam bab munakahat. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif dan analitis, menggunakan metode ushul fikih dan kaidah fikih. Sumber data primer adalah teks Ihkam al-Ahkam pada pembahasan munakahat, sedangkan data sekunder berupa literatur fikih, ushul fikih, dan penelitian ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibn Daqiq al-‘Id merumuskan sejumlah kaidah fikih yang bersifat kulli dan aplikatif, di antaranya: sighat amar menunjukkan kewajiban, sesuatu yang tergantung pada syarat tidak berlaku saat syarat tidak ada, syarat dalam akad wajib dipenuhi, dalil mutlak tidak menunjukkan salah satu pembatasnya secara spesifik, meninggalkan perincian menunjukkan keumuman hukum, serta pengkhususan tidak selalu menunjukkan perbedaan hukum. Penerapan kaidah-kaidah tersebut dalam masalah pernikahan, mahar, talak, ‘iddah, dan ihdad menunjukkan bahwa metodologi beliau bersifat sistematis, berbasis nash, serta selaras dengan maqāṣid al-syarī‘ah dalam mewujudkan kemaslahatan dan mencegah kemudaratan dalam kehidupan keluarga.