Abdul Malik Qimanullah
UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Values of Character Education in the Poem "Tears of Lamentation" by Ibn Rumi Rizzaldy Satria Wiwaha; Fitma Nailurrahmi; Hilma Auliya Fauziyatullah; Abdul Malik Qimanullah
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 9 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v9i2.2052

Abstract

The existence and role of Arabic literature in world civilization cannot be denied, particularly from the perspective of scholars. This is because Arabic literature has significantly contributed to the development of modern civilization. This study aims to analyze the meaning and sorrow in Ibn Rumi's elegy, explore the character education values embedded within it, and examine the linguistic style used to express his grief. This research employs a qualitative approach using the library research method, involving the review of various books, journals, and other publications related to the research topic. The findings reveal that the poet's life events influenced the emotional expression in his elegy, enhancing the beauty of the language style used.
PERKEMBANGAN SEJARAH STILISTIKA DI BARAT DAN ARAB: EKSPLORASI KOMPARATIF CORAK STILISTIKA Abdul Malik Qimanullah; Diva Sekar Nur Haqim; Rayhan Muhamad Ridwan; Channah Qotrunnada; Rizzaldy Satria Wiwaha
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 8 No 2 (2025): Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v8i2.48578

Abstract

Dalam tinjauan historis dan keilmuan, masih terdapat kekosongan kajian yang secara khusus dan komprehensif membandingkan perkembangan stilistika dalam dua tradisi besar Barat dan Arab dalam kerangka yang tidak hanya deskriptif-historis, tetapi juga bersifat analitis-konseptual. Selama ini, penelitian tentang stilistika di Barat dan Arab lebih sering dikaji secara parsial dan terpisah, sehingga belum banyak yang mengungkapkan titik temu dan perbedaan mendalam antara keduanya secara sistematis. Hal ini menimbulkan pertanyaan penting: sejauh mana pendekatan dan orientasi epistemologis stilistika dari dua dunia ini dapat saling memperkaya dalam konteks analisis teks sastra dan religius.Penelitian ini menunjukkan bahwa stilistika Barat berakar dari tradisi retorika Yunani Kuno yang kemudian berkembang ke arah pendekatan linguistik fungsional dan semiotik pada abad ke-20. Di sisi lain, stilistika Arab berakar pada tradisi balāghah, khususnya dalam konteks keindahan ekspresif Al-Qur’an, yang kemudian mengalami revitalisasi melalui teori stilistika Barat modern. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, dan menemukan bahwa meskipun berbeda dalam orientasi awal, kedua tradisi kini saling berkonvergensi, khususnya dalam konteks analisis sastra dan wacana religius. Penelitian ini merekomendasikan integrasi pendekatan linguistik dan estetis dari kedua tradisi sebagai kontribusi terhadap pengembangan ilmu stilistika global. Kata Kunci: Balāghah, Bahasa, Perbandingan, Retorika, Sastra, Stilistika