Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PROMOSI KESEHATAN RISIKO DIABETES MELLITUS PADA REMAJA DI SMAN 4 SIDRAP Masdiana; Salsabila Salsabila; Amelia Gaffar; Nur Tri Wahyuni JS; Ina Sutrisno; Fitriani Umar
Mediasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): Mediasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Media Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In an increasingly sophisticated and modern age, people's eating habits that prioritize convenience over health have led to an increase in non-communicable diseases such as diabetes mellitus. Diabetes mellitus is one of the most common diseases suffered by the Indonesian people, even Indonesia is ranked 7th in the world with the highest number of diabetics according to the International Diabetes Federation (IDF). Adolescents are a high-risk group because they often consume unhealthy foods without a healthy lifestyle. Based on these conditions, health promotion activities regarding the risk of diabetes mellitus were carried out at SMAN 4 Sidrap by students of the Public Health Study Program of Muhammadiyah University of Parepare. The purpose of this activity was to increase adolescents' knowledge about diabetes mellitus, including symptoms, risk factors, and preventive measures. The method used was education through lectures with PowerPoint media to 26 class XII students. The material presented included normal blood sugar levels, classic symptoms of diabetes, risk groups, and eight steps for early prevention of diabetes. The results of the activity showed an increase in participants' understanding of diabetes mellitus, which was shown by active participation during the discussion session. Health education like this is important to be carried out on an ongoing basis to foster early awareness of non-communicable diseases, especially among adolescents
Hubungan Quality Of Life Dengan Kejadian Hipertensi Pada Masyarakat Usia Produktif : Studi Cross-Sectional Menggunakan WHOQOL-BREF: The Relationship Between Quality of Life and the Incidence of Hypertension Among the Working-Age Population: A Cross-Sectional Study Using the WHOQOL-BREF Ina Sutrisno; Haniarti Haniarti; Henni Kumaladewi Hengky; Dirman Sudarman
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 5 No 1 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (November)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v5i1.1621

Abstract

apabila tekanan darah sistolik mencapai ≥140 mmHg dan/atau tekanan darah diastolik ≥90 mmHg berdasarkan hasil pengukuran pada kesempatan yang berbeda. Desain Penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, yaitu studi epidemiologi yang menilai hubungan antara paparan dan penyakit pada waktu yang sama dalam suatu populasi Populasi penelitian adalah seluruh masyarakat usia produktif di wilayah kerja UPT Puskesmas Rappang, baik yang mengalami hipertensi maupun yang tidak mengalami hipertensi. Berdasarkan data UPT Puskesmas Rappang, jumlah masyarakat usia produktif yang mengalami hipertensi sebanyak 1.177 orang, sedangkan masyarakat usia produktif yang tidak mengalami hipertensi digunakan sebagai kelompok pembanding. Pemilihan sampel dilakukan sesuai dengan kriteria penelitian dan teknik pengambilan sampel yang telah ditetapkan untuk memperoleh responden yang dapat mewakili populasi penelitian sebanyak 89 orang. Tujuan mengetahui hubungan antara variabel independen (quality of life) dan variabel dependen (kejadian hipertensi) yang diukur secara bersamaan. Pendekatan ini dipilih karena praktis, cepat, dan sesuai untuk menggambarkan kondisi kualitas hidup dengan kejadian hipertensi pada usia produktif di UPT Puskesmas Rappang. Kesimpulan: Secara keseluruhan, kualitas hidup pada domain fisik, psikologis, hubungan sosial, dan lingkungan memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian hipertensi pada masyarakat usia produktif. Semakin baik kualitas hidup seseorang, semakin besar peluang untuk menjaga tekanan darah tetap terkendali.