Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mengukur Ketersediaan Instrumen Penyembuhan Psikologis pada Pengungsi Asal Afganistan Riky Novarizal; Rahmat Amin Siregar
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 1 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i1.8836

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur ketersediaan instrumen penyembuhan psikologis pada pengungsi asal Afganistan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ditemukan bahwa faktor penyebab depresi dan trauma pengungsi adalah lingkungan, finansial, merasa kehilangan identitas dan kebudayaannya dan keterbatasan layanan. Dari sembilan instrumen hanya terdapat dua instrumen penyembuhan psikologis pada partisipan penelitian ini. Beberapa instrumen dan proses lainnya, sebagaimana yang dibangun oleh ahli, tidak selalu harus terpenuhi namun dapat menutupi atau mengurangi dampak dari depresi dan trauma guna mencegah tindakan bunuh diri oleh pengungsi. Simpulan penelitian bahwa dalam mengukur kesembuhan psikologis dalam penanganan depresi, trauma, dan stres menggunakan pendekatan keyakinan, keagamaan, dan praktik spiritual. Kata kunci: Pengungsi, Bunuh Diri, Depresi dan Trauma, Healing
MEMBANGUN DESA SEHAT BERKELANJUTAN MELALUI LITERASI DIGITAL PENCEGAHAN PENYELAHGUNAAN DI NEGARA BAGIAN TRENGGANU DARUL IMAN MALAYSIA Riky Novarizal; Rahmat Amin Siregar; Mohd Syaiful Nizam Bin Abu Hassan; Khotami Khotami
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41637

Abstract

Literasi digital menjadi salah satu sarana penguatan modal sosial bagi sebuah komunitas di desa agar mendapatkan informasi. Pemahaman yang komprehensif tentang berbagai upaya dan pemahaman seputar narkotika harus dikuatkan dalam masyarakat. Khususnya pria muda rentang usia 15-25 tahun yang telah diidentifikasi sebagai kelompok berisiko tinggi untuk penggunaan narkoba sintetis. Dalam mewujudkan target Sustainable Development Goals (SDG) yang ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sangat berkaitan dengan permasalahan narkotika. Pengabdian dilakukan di Negara Bagian Terengganu, Malaysia menawarkan pemahaman tentang tiga komponen literasi yang mampu mendukung pencegahan penyalahgunaan narkotika di desa. Hasil evaluasi program pengabdian menunjukkan tingkat pemahaman dan pengaplikasian yang tinggi. Namun tindak lanjut pengabdian perlu menghasilkan produk digital seperti Program Edukasi Online, untuk memberikan sumber-sumber program edukasi online yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan tentang narkoba dan keterampilan hidup sehat