Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MENGELOLA SAMPAH NON ORGANIK MENJADI BARANG BERNILAI EKONOMI DI TPA DESA PAKUSARI KABUPATEN JEMBER Stivaniyanti Atmanegara; Indria Dwi Hapsari; Ismatul Hasanah; Khusnul Mawazin; Tri Bastian Subagio
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.43113

Abstract

Pengelolaan sampah non-organik menjadi barang bernilai ekonomi di TPA Desa Pakusari, Kabupaten Jember, merupakan solusi strategis dalam mengatasi permasalahan lingkungan sekaligus meningkatkan perekonomian lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan sampah non-organik melalui metode daur ulang serta mengkaji dampak ekonomi yang dihasilkan bagi masyarakat setempat. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi proses pengelolaan sampah mulai dari pemilahan, pengolahan, hingga pemasaran produk daur ulang, seperti kerajinan tangan, bahan bangunan, dan produk-produk lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya inovatif dalam mendaur ulang sampah non-organik telah menciptakan peluang usaha baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat kesadaran lingkungan yang berkelanjutan. Program pengelolaan sampah di TPA Pakusari tidak hanya memberikan manfaat ekonomis, tetapi juga menciptakan dampak sosial yang signifikan dengan memberdayakan komunitas lokal dan memperbaiki kondisi lingkungan setempat. Dari perspektif sosial ekonomi, pengelolaan sampah non-organik ini menjadi model pemberdayaan masyarakat yang dapat direplikasi di daerah lain. Kesimpulannya, pengelolaan sampah di TPA Pakusari berperan vital dalam mendorong kesejahteraan ekonomi, sekaligus menjaga keseimbangan ekologi dan menciptakan peluang usaha yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat.
PENGEMBANGAN USAHA KULINER BERBASIS INDUSTRI RUMAHAN SEBAGAI STRATEGI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DALAM MEMASUKI DAN MENGOPTIMALKAN POTENSI INDUSTRI KREATIF. Indria Dwi Hapsari; Melur Tri Swastika; Ismatul Hasanah; Rieke Fenita Lorenza; Anggun Putri Gianti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.43630

Abstract

Industri kreatif saat ini menuntut pemanfaatan informasi dan kreativitas secara intensif, dengan mengandalkan ide serta pengetahuan dari sumber daya manusia sebagai faktor utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Dalam konteks ini, perempuan, khususnya ibu rumah tangga, memiliki peran strategis dalam mengelola dan mendukung perekonomian keluarga. Namun, banyak di antara mereka yang belum mampu memanfaatkan potensi diri secara optimal akibat keterbatasan pengetahuan dan akses terhadap teknologi. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan pelaku usaha kuliner rumahan (home industry) guna meningkatkan pendapatan keluarga dan menciptakan kemandirian ekonomi. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi pelatihan kewirausahaan, pendampingan manajemen usaha, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman terkait strategi bisnis dan penggunaan internet dalam pemasaran berkontribusi signifikan terhadap perkembangan usaha peserta. Dengan demikian, program ini menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan dalam sektor industri rumahan dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga sekaligus mendorong pertumbuhan industri kreatif berbasis komunitas.
MEMBUKA PELUANG WIRAUSAHA MANDIRI DENGAN MENGEMBANGKAN PRODUK INOVASI LIMBAH TULANG SISA FILLET AYAM MENJADI PENTOL BAKSO DI DESA CANGKRING BARU Ismatul Hasanah; Indria Dwi Hapsari; Imam Arifi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.44257

Abstract

Pencemaran lingkungan berupa limbah sisa tulang fillet menjadi salah satu permasalahan pada industri rumah potong ayam di Desa Cangkring Baru. Industri rumah potong ayam atau RPA merupakan industri skala kecil menengah yang banyak berkembang di masyarakat. Industri ini mengolah ayam hidup menjadi daging ayam yang siap dipasarkan yang menjadi salah satu lauk yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Desa Cangkring Baru memiliki industri rumah potong ayam, kelompok usaha seperti agen sosis dan pasar tradisional. Selain itu terdapat beberapa UMKM. Metode yang digunakan terdiri dari empat tahap yaitu survei dan kajian, sosialisasi, serta pelatihan bagi kelompok ibu-ibu.